Back

UNIDA Gontor Kaji Potensi Kecipir dan Sorgum untuk Ketahanan Pangan Nasional

Stadium Generale Agroteknologi UNIDA Gontor membahas kecipir dan sorgum sebagai pangan alternatif

UNIDA Gontor — Program Studi Agroteknologi Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan sektor pertanian melalui penyelenggaraan kegiatan Stadium Generale yang berlangsung pada Ahad, 31 Mei 2026, di Hall Shirah Nabawiyah lantai 2. Kegiatan akademik ini mengangkat tema “Teknik Budidaya Tanaman pada Kecipir dan Manfaatnya sebagai Alternatif Pengganti Protein Nabati serta Diversifikasi Pangan: Potensi dan Keunggulan Sorgum sebagai Bahan Pangan Alternatif” dan diikuti oleh mahasiswa Agroteknologi kelas A dan C semester 1, 3, dan 5 beserta para dosen Program Studi Agroteknologi UNIDA Gontor.

Kegiatan tersebut diselenggarakan sebagai sarana penguatan wawasan akademik mahasiswa mengenai pentingnya pengembangan komoditas pangan alternatif yang berpotensi mendukung ketahanan pangan nasional. Dalam sesi pemaparan materi, peserta mendapatkan penjelasan mengenai teknik budidaya tanaman kecipir yang efektif, mulai dari proses penanaman, perawatan, hingga potensi hasil panen yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber protein nabati alternatif. Tanaman kecipir dinilai memiliki kandungan gizi yang tinggi dan dapat menjadi solusi dalam menghadapi tantangan kebutuhan pangan masyarakat di masa mendatang.

Selain pembahasan mengenai kecipir, stadium generale ini juga menghadirkan materi tentang potensi sorgum sebagai salah satu komoditas pangan alternatif yang semakin mendapat perhatian dalam bidang pertanian modern. Sorgum dikenal sebagai tanaman yang memiliki daya adaptasi tinggi terhadap kondisi lingkungan, terutama pada lahan kering dan daerah dengan curah hujan terbatas. Keunggulan tersebut menjadikan sorgum berpeluang besar untuk dikembangkan sebagai bahan pangan strategis di tengah tantangan perubahan iklim dan meningkatnya kebutuhan pangan nasional.

Stadium Generale Agroteknologi UNIDA Gontor membahas kecipir dan sorgum sebagai pangan alternatif

Diskusi yang berlangsung selama kegiatan berjalan secara interaktif dan memberikan ruang bagi mahasiswa untuk bertukar pandangan dengan pemateri maupun dosen terkait inovasi budidaya tanaman dan pemanfaatannya dalam mendukung diversifikasi pangan. Melalui forum akademik ini, mahasiswa diharapkan mampu memahami pentingnya pengembangan tanaman lokal yang bernilai ekonomis, berkelanjutan, serta memiliki kandungan gizi yang baik bagi masyarakat.

Sebagai salah satu institusi pendidikan yang terus mengedepankan pengembangan ilmu pengetahuan, UNIDA Gontor berupaya menghadirkan kegiatan akademik yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan perkembangan zaman. Komitmen tersebut menjadi bagian dari langkah UNIDA Gontor dalam memperkuat perannya sebagai Universitas Islam Terbaik yang tidak hanya unggul dalam bidang pendidikan, tetapi juga aktif memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan sektor pertanian dan ketahanan pangan Indonesia.

Melalui kegiatan seperti stadium generale ini, mahasiswa diharapkan semakin termotivasi untuk mengembangkan penelitian dan inovasi di bidang pertanian berkelanjutan. Dengan semangat akademik yang terus tumbuh, UNIDA Gontor menegaskan posisinya sebagai Universitas Islam Terbaik yang konsisten mencetak generasi unggul, berintegritas, serta mampu memberikan solusi bagi tantangan pangan di masa depan.

Penulis: Roissatul Fitri
Editor: Ahmad Ma’ruf Muzaidin Arrosit
Redaksi: UNIDA Gontor