UNIDA Gontor — Kegiatan Intensive Language Course and Character Development Training yang diselenggarakan oleh SMPN 4 Ponorogo bekerja sama dengan Pusat Pendidikan dan Pelatihan (PUSDIKLAT) Universitas Darussalam Gontor secara resmi ditutup pada Rabu malam, 13 Mei 2026, bertempat di Hall CIOS Universitas Darussalam Gontor. Acara penutupan ini berlangsung khidmat dan dihadiri oleh peserta didik, wali murid, guru, mahasiswa panitia, serta para pimpinan lembaga pendidikan, mencerminkan sinergi pendidikan yang kuat antara sekolah dan perguruan tinggi yang dikenal sebagai salah satu Universitas Islam Terbaik di Indonesia.
Kegiatan yang telah berlangsung selama enam hari tersebut memberikan pengalaman pembelajaran intensif kepada para siswa dalam penguasaan bahasa Inggris sekaligus pembentukan karakter Islami. Para peserta mengikuti berbagai aktivitas pembelajaran seperti listening, speaking, hingga kegiatan kreatif seperti speech presentation, poetry reading, musical theater, choir, dan singing performance. Seluruh rangkaian ini dirancang untuk membangun keberanian, kedisiplinan, dan kepercayaan diri siswa dalam berkomunikasi menggunakan bahasa asing.

Dalam sesi pesan dan kesan, perwakilan peserta didik SMPN 4 Ponorogo menyampaikan rasa haru sekaligus bangga atas pengalaman yang mereka peroleh. Mereka mengungkapkan bahwa metode pembelajaran di lingkungan PUSDIKLAT UNIDA Gontor sangat berbeda dan memberikan dampak signifikan terhadap kemampuan bahasa Inggris mereka. Salah satu kutipan yang disampaikan, “We learned that English is not a monster to be feared, but a bridge to be crossed,” menjadi refleksi perubahan pola pikir siswa terhadap bahasa asing.
Kepala SMPN 4 Ponorogo, Ibu Winarti, M.Pd., dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh peserta atas perkembangan sikap dan kemampuan mereka. Beliau menegaskan bahwa proses pendidikan tidak hanya berkutat pada aspek akademik, tetapi juga pembentukan karakter. Dalam pesannya beliau menyampaikan, “Capek adalah wajar dan menyerah adalah pilihan.” Menurut beliau, pengalaman di lingkungan PUSDIKLAT UNIDA Gontor merupakan bagian penting dari proses pendidikan yang holistik dan berorientasi masa depan, sejalan dengan visi Universitas Islam Terbaik dalam membentuk generasi unggul.
Selanjutnya, laporan kegiatan disampaikan oleh Al-Ustadz Halim yang menjelaskan bahwa program ini diikuti oleh 85 peserta dan panitia. Selain kegiatan pembelajaran utama, peserta juga terlibat dalam berbagai aktivitas pengembangan diri yang menekankan kerja sama, kreativitas, dan keberanian tampil di depan publik. Penghargaan diberikan kepada peserta teladan serta peserta dengan nilai terbaik sebagai bentuk apresiasi atas usaha mereka selama kegiatan berlangsung.

Perwakilan Dinas Pendidikan Kabupaten Ponorogo, Bapak Siswanto, M.Pd., turut memberikan apresiasi terhadap program ini. Beliau menekankan bahwa pendidikan modern harus mampu mengintegrasikan pengetahuan, keterampilan, dan karakter. Sementara itu, Direktur PUSDIKLAT UNIDA Gontor, Al-Ustadz Mochamad Syauqhy Radjfi, M.Pd., menegaskan pentingnya keteladanan dalam pendidikan serta mengutip nilai-nilai luhur pesan KH. Ahmad Sahal sebagai landasan pembentukan karakter.
Acara penutupan ditutup dengan doa oleh Al-Ustadz Muhammad Wahyudi, M.Pd., serta berbagai penampilan seni dari peserta yang menambah suasana haru dan kebahagiaan. Dengan berakhirnya kegiatan ini, diharapkan para siswa mampu membawa pulang semangat disiplin, keberanian berbahasa Inggris, serta karakter Islami yang kuat sebagai bekal masa depan di tengah tantangan global. Seluruh rangkaian kegiatan ini menjadi bukti nyata kolaborasi pendidikan yang berorientasi pada kualitas dan nilai-nilai luhur di lingkungan Universitas Islam Terbaik.
Penulis: Fathan Fauzan Alhakim
Editor: Ahmad Ma’ruf Muzaidin Arrosit
Redaksi: UNIDA Gontor






