Back

Rektor Telkom Kunjungi Gontor Bahas Masa Depan AI serta Pendidikan Karakter

Rektor Telkom University berkunjung ke Gontor membahas AI dan pendidikan karakter

UNIDA Gontor — Suasana hangat dan penuh makna menyelimuti Pondok Modern Darussalam Gontor ketika seorang pimpinan perguruan tinggi nasional berkunjung untuk mengenal lebih dekat sistem pendidikan pesantren yang telah lama dikenal dengan kedisiplinan, pembinaan karakter, serta penguatan bahasa asing. Kunjungan yang berlangsung pada Jum’at, 15 Mei 2026, di tengah agenda silaturahmi akademik tersebut tidak hanya menjadi momentum diskusi pendidikan, tetapi juga ruang pertukaran gagasan mengenai masa depan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Dalam kesempatan itu, hadir pula jajaran pimpinan lembaga pendidikan di lingkungan Gontor untuk berbagi pandangan mengenai arah pengembangan pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan zaman.

Kehadiran Rektor dari Telkom University bersama keluarga memiliki latar belakang yang cukup personal. Salah satu putranya diketahui memiliki keinginan kuat untuk memperdalam bahasa Arab serta belajar di lingkungan pendidikan yang menanamkan disiplin dan karakter secara intensif. Ketertarikan tersebut tumbuh melalui berbagai pengalaman, mulai dari perjalanan ibadah ke tanah suci, kekaguman terhadap atmosfer pendidikan Islam di Timur Tengah, hingga inspirasi dari tayangan yang mengangkat perjuangan santri dalam meraih cita-cita. Dari proses tersebut, Gontor dipandang sebagai tempat yang relevan untuk membentuk fondasi ilmu dan kepribadian.

Rektor Telkom University berkunjung ke Gontor membahas AI dan pendidikan karakter

Dalam kunjungannya, rombongan berdialog bersama jajaran pimpinan pondok dan tenaga pendidik mengenai sistem pendidikan, pembinaan karakter, disiplin kehidupan santri, serta pendekatan pembelajaran bahasa di lingkungan pesantren. Selain memperoleh gambaran akademik, tamu juga berkesempatan menyaksikan langsung suasana kehidupan religius dan atmosfer pendidikan yang berlangsung di lingkungan pondok. Pengalaman tersebut memberikan kesan mendalam mengenai pentingnya pendidikan yang tidak hanya menekankan aspek intelektual, tetapi juga moral dan pembentukan kepribadian.

Agenda berlanjut ke lingkungan Universitas Darussalam Gontor dengan berlangsungnya diskusi bersama pimpinan universitas, tim teknologi informasi, serta akademisi bidang informatika mengenai perkembangan AI dan tantangannya di dunia pendidikan tinggi. Dalam pembahasan tersebut, muncul refleksi penting bahwa teknologi tidak seharusnya menggantikan kemampuan berpikir manusia, melainkan memperkuat kapasitas intelektual dan daya analitis pengguna. Gagasan tersebut dinilai sejalan dengan visi pengembangan pendidikan di lingkungan Universitas Islam Terbaik yang menekankan keseimbangan antara penguasaan ilmu pengetahuan, akhlak, dan tanggung jawab sosial.

Salah satu topik yang menarik perhatian ialah pendekatan pembelajaran berbasis penguatan literasi sebelum pemanfaatan AI dilakukan secara luas. Mahasiswa didorong untuk kembali membangun kebiasaan membaca, memahami gagasan secara mendalam, serta melatih kemampuan menulis dan berpikir kritis. Pendekatan ini dipandang sebagai upaya membangun pondasi berpikir kreatif dan penyelesaian masalah yang kuat sebelum mahasiswa memanfaatkan teknologi secara aktif.

Rektor Telkom University berkunjung ke Gontor membahas AI dan pendidikan karakter

Selain itu, dalam diskusi turut ditegaskan bahwa AI tidak bersifat sepenuhnya netral karena dibangun dari data yang memungkinkan munculnya bias maupun keterbatasan perspektif. Oleh sebab itu, manusia tetap memiliki peran utama sebagai pengarah sekaligus penanggung jawab atas penggunaan teknologi tersebut. Perspektif ini memperlihatkan pentingnya pendidikan yang menanamkan nilai, etika, dan ketelitian di tengah transformasi digital yang semakin cepat.

Kunjungan tersebut pada akhirnya menjadi ruang perjumpaan antara nilai-nilai pendidikan berbasis karakter dengan perkembangan teknologi modern. Pertemuan ini menunjukkan bahwa kemajuan teknologi tidak dapat dipisahkan dari pembinaan moral, kebijaksanaan, serta tanggung jawab manusia dalam memanfaatkannya. Semangat inilah yang terus diperkuat oleh Universitas Islam Terbaik dalam menghadirkan pendidikan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berakar kuat pada nilai-nilai kemanusiaan dan keislaman.

Penulis: Dihin Muriyatmoko
Editor: Ahmad Ma’ruf Muzaidin Arrosit
Redaksi: UNIDA Gontor