UNIDA Gontor — Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor melalui sinergi antara UPT. Darussalam Medical Center (DMC), UPT. Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Lingkungan (K3L), serta Himpunan Mahasiswa Program Studi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (HIMAK3) menyelenggarakan Talk Show Kesehatan dalam rangka memperingati Hari Tanpa Tembakau Sedunia (HTTS) 2026 yang berlangsung pada Ahad, 14 Juni 2026, di Lobi Lantai 1 Gedung Terpadu UNIDA Gontor. Kegiatan ini menjadi salah satu langkah strategis kampus dalam meningkatkan kesadaran sivitas akademika terhadap bahaya rokok dan vape, sekaligus memperkuat implementasi Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di lingkungan kampus. Sebagai salah satu Universitas Islam Terbaik, UNIDA Gontor terus mendorong terciptanya lingkungan pendidikan yang sehat dan kondusif bagi seluruh mahasiswa.
Mengusung tema “Bongkar Daya Tarik Nikotin dan Tembakau, Wujudkan Udara Bersih untuk Generasi Berprestasi,” kegiatan ini dirancang dengan pendekatan edukatif dan partisipatif agar mampu memberikan pemahaman komprehensif tentang dampak konsumsi rokok dan vape. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa diajak untuk memahami bahwa pola hidup sehat merupakan fondasi penting dalam mendukung produktivitas akademik, kesehatan mental, serta kualitas hidup jangka panjang.

Agenda utama kegiatan ini adalah sesi Talk Show Kesehatan yang menghadirkan dr. Arrasyid Indra Muliawan, M.M., Direktur RS Yasyfin Gontor periode 2025–2027, sebagai narasumber utama. Dalam pemaparannya yang bertajuk “Di Balik Asap dan Uap: Membongkar Daya Tarik Nikotin serta Dampaknya terhadap Kesehatan, Produktivitas, dan Prestasi Generasi Muda,” beliau menjelaskan secara mendalam berbagai fakta ilmiah terkait kandungan berbahaya pada rokok dan vape. Beliau juga memaparkan bagaimana nikotin dapat memengaruhi sistem saraf, memicu ketergantungan, serta berdampak terhadap kesehatan fisik maupun psikologis, terutama pada generasi muda yang sedang berada dalam fase perkembangan produktif.
Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa dari berbagai program studi di lingkungan UNIDA Gontor serta dihadiri oleh perwakilan Pengurus Asrama Mahasiswa. Tingginya partisipasi peserta mencerminkan besarnya perhatian mahasiswa terhadap isu kesehatan, khususnya terkait pencegahan penggunaan rokok dan vape di lingkungan kampus. Antusiasme peserta tampak jelas sepanjang kegiatan, terutama saat sesi diskusi interaktif dan tanya jawab berlangsung.
Selain sesi pemaparan materi, rangkaian HTTS 2026 juga diisi dengan pengumuman pemenang Lomba Poster Hari Tanpa Tembakau Sedunia yang diikuti oleh mahasiswa UNIDA Gontor. Melalui lomba ini, mahasiswa diberi ruang untuk menyalurkan kreativitas dalam menyampaikan pesan kesehatan melalui media visual yang komunikatif, edukatif, dan inspiratif. Aktivitas tersebut sekaligus menjadi bentuk pemberdayaan mahasiswa dalam mendukung kampanye pengendalian konsumsi tembakau di lingkungan perguruan tinggi.

Berbagai pertanyaan dan refleksi dari peserta menunjukkan bahwa isu rokok dan vape masih menjadi perhatian serius di kalangan generasi muda. Sejumlah peserta menyampaikan pandangan kritis mengenai fenomena meningkatnya penggunaan vape serta tantangan dalam membangun kesadaran kolektif untuk menjauhi kebiasaan merokok. Berdasarkan evaluasi kegiatan, mayoritas peserta memberikan tanggapan positif dan berharap program edukasi kesehatan serupa dapat diselenggarakan secara rutin dengan menghadirkan perspektif yang lebih beragam, termasuk pengalaman nyata dari mantan perokok.
Penyelenggara menegaskan bahwa pengendalian konsumsi rokok dan vape tidak cukup hanya melalui penerapan regulasi kampus. Diperlukan edukasi yang berkesinambungan, keterlibatan aktif mahasiswa, serta lingkungan yang mendukung perubahan perilaku menuju gaya hidup sehat. Sebagai Universitas Islam Terbaik, UNIDA Gontor terus menunjukkan dedikasinya dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang aman, sehat, produktif, dan mendukung pengembangan potensi generasi muda secara optimal. Peringatan HTTS 2026 menjadi momentum penting untuk meneguhkan kesadaran bersama bahwa generasi unggul dan berprestasi lahir dari pilihan hidup yang sehat, disiplin, dan bertanggung jawab.
Penulis: Siti Ma’rifah
Editor: Ahmad Ma’ruf Muzaidin Arrosit
Redaksi: UNIDA Gontor






