UNIDA Gontor — Direktorat Pengembangan Bahasa (DPB) Universitas Darussalam Gontor menyelenggarakan sosialisasi dan implementasi aplikasi Alikhtibar sebagai instrumen pengukuran kemampuan bahasa Arab dan bahasa Inggris mahasiswa pada Selasa (02 Juni 2026) di Hall Lt. 4 UNIDA Gontor. Kegiatan ini diikuti oleh 120 mahasiswa dari berbagai program studi dan berlangsung dalam suasana tertib serta antusias.
Program tersebut dirancang untuk memberikan pemahaman yang lebih komprehensif kepada mahasiswa mengenai fungsi aplikasi Alikhtibar sebagai sarana evaluasi sekaligus pendukung peningkatan kompetensi berbahasa. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu mempersiapkan diri secara lebih sistematis dalam menghadapi berbagai bentuk ujian bahasa yang diberlakukan di lingkungan kampus. Upaya ini juga menjadi bagian dari penguatan tradisi akademik di Universitas Islam Terbaik yang menaruh perhatian besar pada kualitas penguasaan bahasa asing. Dengan pemanfaatan teknologi yang tepat, Universitas Islam Terbaik dapat terus memperluas inovasi pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan mahasiswa.

Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Direktur I Direktorat Pengembangan Bahasa, Al-Ustadz Ahmad Saefullah, Ph.D. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa pemanfaatan teknologi pembelajaran merupakan langkah strategis untuk membantu mahasiswa menguasai bahasa Arab dan bahasa Inggris secara lebih efektif, terukur, dan berkelanjutan. Ia juga menekankan bahwa kesiapan mahasiswa dalam menghadapi evaluasi bahasa perlu dibangun melalui latihan yang konsisten dan pemahaman terhadap sistem yang digunakan.
Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tutorial penggunaan aplikasi Alikhtibar yang dibagi ke dalam dua bagian. Sesi bahasa Arab disampaikan oleh Al-Ustadzah Faricha, M.Pd., sedangkan sesi bahasa Inggris dipaparkan oleh Al-Ustadzah Nona, M.Pd. Keduanya menjelaskan fitur-fitur utama aplikasi serta langkah-langkah penggunaannya agar mahasiswa dapat memaksimalkan fungsi Alikhtibar sebagai media latihan mandiri.

Pada tahap berikutnya, peserta mengikuti praktik langsung yang dipandu oleh Al-Ustadz Anhar, M.Pd. Dalam sesi ini, mahasiswa diberi kesempatan untuk mencoba aplikasi secara mandiri dengan pendampingan narasumber. Respons peserta terlihat sangat positif; mereka aktif mengajukan pertanyaan, berdiskusi, dan mencoba memahami berbagai kendala teknis yang muncul selama penggunaan. Menurut Al-Ustadz Anhar, M.Pd., keberhasilan dalam ujian bahasa tidak hanya bergantung pada fasilitas yang tersedia, tetapi juga pada kesungguhan, disiplin, dan kesiapan mahasiswa dalam berlatih.
Sebagai tindak lanjut, peserta mengusulkan pembuatan video tutorial penggunaan aplikasi Alikhtibar agar mahasiswa dapat mempelajari tata cara pemakaian aplikasi secara mandiri dan lebih mudah diakses kapan pun diperlukan. Kegiatan ini pun ditutup dengan pembacaan Hamdalah dan doa Kafaratul Majelis.
Melalui sosialisasi ini, DPB UNIDA Gontor berharap pemanfaatan aplikasi Alikhtibar dapat memperkuat kualitas kemampuan bahasa Arab dan bahasa Inggris mahasiswa, sekaligus mendukung pengembangan budaya akademik yang unggul, adaptif, dan berdaya saing global.
Penulis: Maston Akbar Sansayto
Editor: Ahmad Ma’ruf Muzaidin Arrosit
Redaksi: UNIDA Gontor






