UNIDA Gontor — Dalam rangka memperkuat tata kelola akademik dan mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia, Universitas Darussalam Gontor menyelenggarakan Rapat Tim Komite Integritas Akademik untuk Ajuan Jabatan Akademik Dosen Lektor Kepala dan Guru Besar. Kegiatan yang berlangsung di Hall Senat Lantai 2 kampus UNIDA Gontor ini menjadi salah satu langkah strategis universitas dalam memastikan setiap proses pengajuan jabatan akademik berjalan secara objektif, transparan, dan sesuai regulasi. Pada pelaksanaannya, Kamis, 11 Juni 2026, rapat dimulai pukul 12.00 WIB hingga selesai dengan melibatkan berbagai unsur pimpinan serta tim penilai akademik universitas.
Rapat tersebut dihadiri oleh Wakil Rektor II, Al-Ustadz Assoc. Prof. Dr. Setiawan bin Lahuri, Lc., M.A., serta Kepala Badan Penjaminan Mutu (BPM), Al-Ustadz Prof. Dr. Mohammad Muslih, M.A. Turut hadir pula jajaran Tim Komite Integritas Akademik dan para dosen, baik ustadz maupun ustadzah, yang terlibat dalam proses evaluasi usulan jabatan akademik. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menunjukkan keseriusan universitas dalam menjaga standar mutu akademik dan integritas institusi secara berkelanjutan.

Dalam jalannya rapat, perwakilan dari Biro Sumber Daya Manusia (BSDM) memaparkan hasil evaluasi terhadap capaian akademik dosen yang diajukan untuk memperoleh jabatan Lektor Kepala maupun Guru Besar. Pembahasan difokuskan pada berbagai indikator penilaian utama, mulai dari rekam jejak penelitian, kontribusi dalam pengabdian kepada masyarakat, hingga produktivitas publikasi ilmiah pada jurnal bereputasi. Penilaian juga mencakup artikel ilmiah yang telah terindeks dalam basis data internasional seperti Scopus maupun nasional melalui SINTA, beserta persyaratan administratif dan akademik lain yang telah ditetapkan oleh regulator pendidikan tinggi.
Setiap usulan dibahas secara komprehensif melalui forum musyawarah yang mengedepankan prinsip akuntabilitas dan integritas. Tim komite melakukan verifikasi terhadap kelengkapan dokumen, validitas karya ilmiah, serta kesesuaian capaian akademik dengan syarat jenjang jabatan yang diajukan. Proses ini menjadi krusial untuk memastikan bahwa dosen yang diusulkan benar-benar memiliki kompetensi, kapasitas ilmiah, dan kontribusi akademik yang memadai. Mekanisme evaluasi yang ketat ini juga mencerminkan komitmen UNIDA Gontor sebagai Universitas Islam Terbaik dalam menjaga kualitas akademik dan reputasi kelembagaan di tingkat nasional maupun internasional.

Lebih dari sekadar forum penilaian administratif, rapat ini juga menjadi ruang refleksi bersama mengenai pentingnya budaya akademik yang sehat dan produktif. Para dosen didorong untuk terus meningkatkan kualitas riset, memperluas jejaring publikasi, serta memperkuat kontribusi ilmiah sebagai bagian dari implementasi tridharma perguruan tinggi. Semangat ini selaras dengan visi universitas dalam melahirkan insan akademik yang unggul, berintegritas, dan berorientasi pada kemaslahatan umat.
Melalui penyelenggaraan rapat komite ini, UNIDA Gontor berharap semakin banyak dosen yang mampu mencapai jenjang akademik yang lebih tinggi melalui proses yang kredibel dan bermutu. Upaya tersebut merupakan bagian dari ikhtiar berkelanjutan universitas dalam meningkatkan kualitas SDM dan memperkuat daya saing institusi. Dengan semangat kolaborasi, tanggung jawab, dan dedikasi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan, UNIDA Gontor terus meneguhkan perannya sebagai Universitas Islam Terbaik yang berkomitmen menghadirkan pendidikan tinggi berkualitas bagi masyarakat, umat, dan bangsa.
Penulis: M. Aqil Zhafran dan Muhammad Fauzan Al Muhajir
Editor: Ahmad Ma’ruf Muzaidin Arrosit
Redaksi: UNIDA Gontor






