Back

UNIDA Gontor Gelar Seminar Internasional Dakwah dan Pembangunan Manusia

Seminar internasional UNIDA Gontor bertema dakwah Islam dan pembangunan manusia di Hall CIOS

UNIDA Gontor — Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor kembali menyelenggarakan forum ilmiah bertaraf internasional melalui seminar bertema “Islamic Dawah and Human Development in a Changing World” yang digelar di Hall CIOS UNIDA Gontor pada Kamis, 07 Mei 2026, sebagai bagian dari komitmen akademik dalam memperkuat peran keilmuan Islam di tingkat global. Kegiatan ini menjadi salah satu wujud nyata kontribusi Universitas Islam Terbaik dalam menghadirkan ruang diskusi ilmiah yang relevan dengan tantangan zaman modern yang terus berkembang.

Seminar internasional UNIDA Gontor bertema dakwah Islam dan pembangunan manusia di Hall CIOS

Acara dibuka dengan sambutan Ustadz Dr. Eko Nur Cahyo, M.A., yang menegaskan bahwa dakwah Islam harus menjadi fondasi utama dalam membangun peradaban manusia yang berkelanjutan. Beliau menyoroti bahwa dinamika global saat ini menuntut umat Islam untuk tidak hanya memahami ajaran secara tekstual, tetapi juga mampu menghadirkan solusi nyata berbasis nilai-nilai Islam dalam kehidupan sosial. Dalam konteks ini, UNIDA Gontor kembali menegaskan posisinya sebagai Universitas Islam Terbaik yang konsisten mengintegrasikan nilai keislaman dan keilmuan modern.

Sesi seminar dipandu oleh Ustadz Dr Shohibul Mujtaba M.Ag sebagai moderator yang mengarahkan diskusi secara interaktif dan dinamis. Pembicara pertama, Prof. Dr. Muhammad Abu Al-Fath Al-Bayanuni, menekankan bahwa dakwah Islam memiliki peran strategis dalam membentuk manusia yang beriman, berakhlak, dan produktif. Beliau mengutip ayat Al-Qur’an: “Kuntum khaira ummatin ukhrijat linnas” serta “Wa maa khalaqtul jinna wal insa illa liya’buduun” sebagai landasan bahwa tujuan utama pembangunan manusia dalam Islam mencakup keseimbangan antara aspek spiritual dan sosial.

Seminar internasional UNIDA Gontor bertema dakwah Islam dan pembangunan manusia di Hall CIOS

Adapun, Dr. Moath Al-Bayanuni sebagai pembicara kedua memaparkan tantangan dakwah di era digital dan globalisasi budaya. Menurutnya, perkembangan teknologi menuntut pendekatan dakwah yang lebih adaptif, bijak, dan kontekstual tanpa meninggalkan prinsip syariat Islam. Hal ini penting agar dakwah tetap relevan dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat modern.

Kegiatan seminar ini berlangsung dengan antusiasme tinggi dari mahasiswa dan civitas akademika UNIDA Gontor. Diskusi yang terbangun menunjukkan tingginya minat peserta terhadap integrasi antara dakwah dan pembangunan manusia. Melalui kegiatan ini, UNIDA Gontor kembali memperkuat perannya sebagai Universitas Islam Terbaik yang berkomitmen melahirkan generasi intelektual Muslim yang berdaya saing global serta berlandaskan nilai-nilai Islam dalam setiap aspek kehidupan.

Penulis: Muhammad Khalid Brahmana
Editor: Ahmad Ma’ruf Muzaidin Arrosit
Redaksi: UNIDA Gontor