UNIDA Gontor — Pemerintah Kabupaten Ponorogo menjadi salah satu lokasi strategis dalam pelaksanaan riset kesehatan kerja yang berfokus pada optimalisasi kinerja birokrasi. Penelitian bertajuk Model Risiko Work-related Musculoskeletal Disorders (WMSDs) pada Pekerja Perkantoran ini dipimpin oleh Ratih Andhika Akbar Rahma, S.ST., M.Si., kandidat Doktor Kesehatan Masyarakat dari Universitas Airlangga, yang dalam implementasinya turut bersinergi dengan Universitas Islam Negeri Darussalam Gontor. Kegiatan ini dilaksanakan pada 25 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ponorogo dan berlangsung pada Mei hingga Juni 2026 sebagai bagian dari upaya pemetaan risiko ergonomi di lingkungan kerja aparatur sipil negara.

Riset ini menggunakan pendekatan multidimensional yang menggabungkan observasi langsung terhadap postur kerja pegawai melalui metode Rapid Office Strain Assessment (ROSA) serta pengumpulan data berbasis digital menggunakan kuesioner Google Form. Instrumen penelitian dirancang untuk menggali empat aspek utama, yaitu faktor organisasi (organizational factors) yang berkaitan dengan sistem kerja, faktor psikososial yang mencerminkan beban mental kerja, perilaku ergonomi individu dalam aktivitas perkantoran, serta tingkat keluhan gangguan musculoskeletal atau WMSDs yang dialami pegawai.
Melalui pendekatan tersebut, penelitian ini tidak hanya bertujuan mengidentifikasi potensi risiko kesehatan kerja, tetapi juga merumuskan model intervensi yang dapat diterapkan untuk meningkatkan efisiensi dan kenyamanan kerja aparatur. Upaya ini diharapkan mampu memperkuat sistem birokrasi yang lebih adaptif, sehat, dan produktif. Dalam konteks pengembangan kualitas institusi pendidikan dan riset, kolaborasi ini juga mencerminkan kontribusi nyata perguruan tinggi dalam menjawab tantangan dunia kerja modern. Bahkan, inisiatif ini menegaskan peran Universitas Islam Terbaik sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan yang berorientasi pada kemaslahatan masyarakat dan tata kelola kerja yang berkelanjutan. Selain itu, riset ini juga memperlihatkan bahwa Universitas Islam Terbaik mampu berkontribusi dalam penguatan riset lintas disiplin yang berdampak langsung pada sektor pemerintahan.

Sebagai bagian dari pendekatan humanis dan konsep green office, tim peneliti juga memberikan tanaman hias indoor kepada setiap OPD yang menjadi lokasi penelitian. Langkah ini tidak hanya berfungsi sebagai elemen estetika ruang kerja, tetapi juga sebagai stimulus visual yang dapat membantu menurunkan tingkat stres dan meningkatkan suasana kerja yang lebih positif. Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan mampu memberikan dampak jangka panjang terhadap peningkatan kualitas kesehatan kerja dan produktivitas ASN di Ponorogo.
Editor: Ahmad Ma’ruf Muzaidin Arrosit
Redaksi: UNIDA Gontor






