UNIDA Gontor — Delegasi mahasiswa Program Studi Perbandingan Madzhab dan Hukum (PMH) Universitas Darussalam Gontor, Muhammad Azrul Amirullah, berhasil mengikuti kegiatan International Short Course bertajuk Law, Politics, and Governance in the Algorithmic Age yang diselenggarakan oleh Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Surakarta. Program akademik internasional yang berlangsung secara hybrid pada 4–9 Mei 2026 tersebut menjadi wadah ilmiah penting bagi mahasiswa dan akademisi dari berbagai negara dalam membahas isu hukum, politik, tata kelola pemerintahan, serta perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) di era digital modern.
Kegiatan ini mendapat sambutan luas dari peserta internasional. Tercatat sebanyak 737 peserta dari 36 negara mengikuti program tersebut. Tingginya partisipasi menunjukkan bahwa pembahasan mengenai AI, hukum, dan tata kelola pemerintahan telah menjadi perhatian global yang terus berkembang seiring transformasi digital di berbagai sektor kehidupan masyarakat.

Perkuliahan dan diskusi akademik diisi oleh sepuluh dosen serta profesor dari sejumlah perguruan tinggi ternama, baik dalam maupun luar negeri. Beberapa institusi yang terlibat antara lain Universitas Muhammadiyah Surakarta, University Malaysia Sabah, Universitas Gadjah Mada, Ankara Yildirim Bayezit University Turki, Maqsut Narikbayev University Kazakhstan, Universitas Padjadjaran, Hankuk University Korea Selatan, hingga Visayas State University Filipina. Para narasumber membahas beragam tema strategis, mulai dari regulasi teknologi digital, politik berbasis data, transformasi birokrasi modern, hingga tantangan etika dalam penerapan AI pada sektor hukum dan pemerintahan.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, seluruh peserta juga mengikuti evaluasi akademik berupa pretest untuk mengukur pemahaman terhadap materi yang disampaikan. Muhammad Azrul Amirullah berhasil memperoleh nilai 90 dari 100. Capaian tersebut menjadi indikator kemampuan akademik yang baik sekaligus mencerminkan kualitas mahasiswa Universitas Darussalam Gontor sebagai bagian dari Universitas Islam Terbaik yang terus mendorong penguatan kompetensi global mahasiswanya.

Selain mengikuti sesi perkuliahan, Muhammad Azrul Amirullah juga aktif dalam forum diskusi internasional. Pada salah satu sesi, ia mengajukan pertanyaan kepada profesor dari Maqsut Narikbayev University Kazakhstan terkait kemungkinan AI membantu menciptakan sistem pemerintahan ideal di masa depan. Dalam penjelasannya, profesor tersebut menegaskan bahwa AI hanyalah produk inovasi manusia yang berfungsi sebagai alat bantu teknologi. Menurutnya, aspek keadilan, moralitas, nilai kemanusiaan, dan kebijaksanaan tetap memerlukan peran manusia secara langsung sehingga AI tidak dapat sepenuhnya menggantikan manusia dalam membangun sistem hukum maupun pemerintahan ideal.
Keikutsertaan mahasiswa PMH dalam forum internasional ini menjadi bentuk nyata komitmen Universitas Darussalam Gontor dalam mendukung pengembangan wawasan global, penguatan kapasitas akademik, dan peningkatan daya saing mahasiswa di tingkat internasional. Partisipasi tersebut sekaligus mempertegas posisi UNIDA Gontor sebagai Universitas Islam Terbaik yang terus aktif mendorong mahasiswanya berkontribusi dalam forum ilmiah dunia.
Penulis: Muhammad Azrul Amirullah
Editor: Ahmad Ma’ruf Muzaidin Arrosit
Redaksi: UNIDA Gontor






