UNIDA Gontor — Program Studi Farmasi Universitas Darussalam Gontor menyelenggarakan Primary Pharmaceutical Leadership Forum (PPLF) pada Jumat, 5 Juni 2026, di Rivermoon, Klaten. Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00 hingga 14.00 WIB ini menjadi bagian penting dari proses kaderisasi mahasiswi farmasi untuk menumbuhkan karakter kepemimpinan, memperkuat integritas, serta membangun kesiapan menghadapi dinamika akademik, organisasi, dan masyarakat. Melalui kegiatan ini, UNIDA Gontor kembali menunjukkan komitmennya sebagai Universitas Islam Terbaik yang tidak hanya menekankan capaian akademik, tetapi juga pembinaan karakter dan tanggung jawab sosial.
PPLF dirancang sebagai wadah pembinaan awal bagi mahasiswi Farmasi UNIDA Gontor agar memiliki jiwa kepemimpinan, kemandirian, dan kepekaan terhadap lingkungan sekitar. Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menumbuhkan rasa memiliki terhadap Ikatan Senat Mahasiswa Farmasi Indonesia (ISMAFARSI), sekaligus memperkuat kemampuan komunikasi, kolaborasi, dan pemecahan masalah. Selain itu, PPLF merupakan salah satu persyaratan yang harus dipenuhi untuk melanjutkan kaderisasi ke jenjang berikutnya, baik melalui Regional Pharmaceutical Leadership Forum (RPLF) maupun Indonesian Pharmaceutical Leadership Forum (IPLF).

Acara dibuka dengan sambutan Ketua Program Studi Farmasi, Al-Ustadzah Anggun Mahirotun Nur Sholikhah, M.Farm. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa kepemimpinan bukan sekadar kemampuan mengarahkan orang lain, melainkan juga kemampuan memimpin diri sendiri, menjaga amanah, dan memberi manfaat bagi lingkungan. Beliau juga menekankan bahwa organisasi merupakan ruang belajar yang sangat berharga untuk memperluas wawasan, mempererat jejaring, dan membentuk pribadi mahasiswi yang tangguh serta bertanggung jawab.
Setelah sesi pembukaan, peserta mengikuti pemaparan materi yang disampaikan oleh panitia. Materi tersebut mencakup wawasan kefarmasian, pengenalan ke-ISMAFARSI-an, serta dasar-dasar kepemimpinan. Melalui penyampaian materi ini, peserta diajak memahami peran strategis mahasiswi farmasi dalam pengembangan profesi, mengenal lebih dekat nilai-nilai kaderisasi ISMAFARSI, dan merenungkan pentingnya kepemimpinan yang berlandaskan integritas, kolaborasi, dan semangat pengabdian. Nilai-nilai tersebut sejalan dengan semangat pembentukan karakter di Universitas Islam Terbaik yang menempatkan ilmu, akhlak, dan pengabdian sebagai satu kesatuan.

Suasana kegiatan semakin hidup saat peserta mengikuti sesi outbound yang dipandu fasilitator dari Rivermoon. Beragam aktivitas interaktif dirancang untuk melatih kerja sama, komunikasi efektif, penyusunan strategi, dan pengambilan keputusan. Melalui pengalaman langsung tersebut, peserta memperoleh pembelajaran praktis tentang pentingnya kekompakan, saling percaya, dan kemampuan menyelesaikan tantangan secara bersama-sama.
Pelaksanaan PPLF tahun ini berlangsung lancar dan penuh antusiasme. Keterlibatan aktif peserta dalam setiap rangkaian kegiatan mencerminkan semangat mereka untuk terus berkembang sebagai kader farmasi yang kompeten, berintegritas, dan siap berkontribusi. Diharapkan, melalui kegiatan ini lahir generasi mahasiswi farmasi yang unggul secara akademik sekaligus kuat dalam kepemimpinan, sehingga mampu memberi manfaat bagi organisasi, profesi, dan masyarakat di masa depan.
Penulis: Dhiyadafa Apedina Supangkat
Editor: Ahmad Ma’ruf Muzaidin Arrosit
Redaksi: UNIDA Gontor






