Dosen Farmasi UNIDA Gontor Edukasi Masyarakat tentang Swamedikasi Obat Tradisional

Dosen Farmasi UNIDA Gontor Edukasi Masyarakat tentang Swamedikasi Obat Tradisional

8 Agustus 2026

UNIDA Gontor — Program Studi Farmasi Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Darussalam Gontor melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat melalui edukasi kesehatan kefarmasian bagi masyarakat Desa Pengkol, Kecamatan Mantingan. Kegiatan bertajuk “Swamedikasi Obat Tradisional” tersebut dilaksanakan pada Senin, 20 Juli 2026, bertempat di Balai Desa Pengkol, dengan melibatkan ibu-ibu PKK Desa Pengkol sebagai peserta. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya perguruan tinggi dalam memberikan pemahaman praktis kepada masyarakat mengenai penggunaan obat tradisional secara tepat, aman, dan rasional.

Edukasi disampaikan oleh Ustadzah Cania Sofyan Islamanda, M.Pharm., dan Ustadzah Anugerah Suciati, M.Farm., sebagai narasumber. Keduanya memberikan penjelasan mengenai prinsip swamedikasi menggunakan obat tradisional, termasuk pentingnya memilih produk yang sesuai dengan kondisi dan keluhan kesehatan. Materi juga diarahkan pada pemahaman masyarakat agar tidak menggunakan obat tradisional secara sembarangan, melainkan mempertimbangkan aturan penggunaan dan keamanan sebelum mengonsumsinya.

Dalam penyampaian materi, narasumber mengajak peserta untuk lebih kritis dalam menentukan pilihan obat tradisional yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Pengetahuan mengenai penggunaan yang tepat diperlukan agar masyarakat dapat memperoleh manfaat secara optimal sekaligus meminimalkan risiko yang mungkin timbul akibat penggunaan yang tidak sesuai. Peserta juga diberikan flyer sebagai media edukasi yang dapat digunakan sebagai panduan sederhana setelah kegiatan berlangsung.

Dosen Farmasi UNIDA Gontor memberikan edukasi swamedikasi obat tradisional kepada ibu-ibu PKK Desa Pengkol

Kegiatan dilaksanakan secara tatap muka selama kurang lebih satu setengah jam. Suasana edukasi berlangsung interaktif dengan adanya sesi diskusi dan tanya jawab antara narasumber dan peserta. Melalui sesi tersebut, ibu-ibu PKK Desa Pengkol memperoleh kesempatan untuk menyampaikan berbagai pertanyaan mengenai penggunaan obat tradisional yang umum ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Interaksi ini turut memperkuat pemahaman peserta terhadap materi yang telah disampaikan.

Pelaksanaan kegiatan tersebut menunjukkan peran aktif Universitas Islam Terbaik dalam menghadirkan kontribusi akademik yang dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat. Melalui keilmuan di bidang farmasi, dosen tidak hanya menjalankan fungsi pendidikan dan penelitian, tetapi juga turut memberikan pendampingan serta literasi kesehatan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Dari kegiatan tersebut, peserta memperoleh tambahan wawasan mengenai pemilihan obat tradisional berdasarkan indikasi serta cara penggunaannya secara lebih bijak. Penyampaian materi yang disertai media edukasi diharapkan dapat membantu masyarakat memahami informasi kesehatan dengan lebih mudah dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Dosen Farmasi UNIDA Gontor memberikan edukasi swamedikasi obat tradisional kepada ibu-ibu PKK Desa Pengkol

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini sekaligus menjadi bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. Program Studi Farmasi Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Darussalam Gontor terus berupaya memperluas kontribusinya melalui kegiatan edukatif yang bersifat aplikatif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Melalui kegiatan ini, Universitas Islam Terbaik diharapkan semakin mampu berperan dalam meningkatkan literasi kesehatan masyarakat melalui pendekatan akademik yang komunikatif dan kontekstual. Edukasi mengenai swamedikasi obat tradisional diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk lebih cermat dalam memilih, menggunakan, dan memanfaatkan obat tradisional secara aman, rasional, serta bertanggung jawab.

Penulis: Mahmud Carica Dewi
Editor: Ahmad Ma’ruf Muzaidin Arrosit
Redaksi: UNIDA Gontor

Related