Back

Kuliah Umum PPKA Bahas Sejarah UNIDA Gontor dalam Perjalanan 100 Tahun Gontor

Kuliah Umum PPKA 2026 UNIDA Gontor tentang sejarah PTD hingga UNIDA Gontor

UNIDA Gontor — Semangat akademik dan nuansa reflektif mewarnai pelaksanaan Kuliah Umum Babak II dalam rangka Pekan Perkenalan Khutbatu-l-‘Arsy (PPKA) 2026 Universitas Darussalam Gontor Kampus C. Kegiatan yang berlangsung di Gedung Auditorium Gontor Putri Kampus 1 ini diikuti oleh sivitas akademika sebagai bagian dari agenda penguatan wawasan keilmuan dan internalisasi nilai-nilai kepesantrenan. Dalam kegiatan yang diselenggarakan, pada Selasa, 19 Mei 2026, tersebut, peserta memperoleh pemahaman mendalam mengenai perjalanan historis lembaga pendidikan tinggi Gontor sebagai fondasi perjuangan menuju masa depan pendidikan Islam yang lebih progresif.

Kuliah umum menghadirkan Assoc. Prof. Dr. Mulyono Jamal, M.A., sebagai narasumber dengan materi bertema Sejarah PTD, IPD, ISID, dan UNIDA Gontor. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan transformasi kelembagaan pendidikan tinggi di lingkungan Pondok Modern Darussalam Gontor yang berkembang secara bertahap dan berkesinambungan. Penjelasan tersebut tidak hanya memaparkan aspek historis, tetapi juga menegaskan visi besar pendidikan yang diwariskan oleh para pendiri pondok untuk melahirkan generasi muslim berpengetahuan luas, memiliki integritas moral, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi umat.

Kuliah Umum PPKA 2026 UNIDA Gontor tentang sejarah PTD hingga UNIDA Gontor

Beliau menjelaskan bahwa gagasan pendirian perguruan tinggi telah menjadi cita-cita besar yang tertuang dalam Piagam Wakaf Pondok Modern Darussalam Gontor tahun 1958. Cita-cita tersebut berorientasi pada lahirnya institusi pendidikan Islam yang memiliki mutu tinggi, mengintegrasikan ilmu agama dan ilmu pengetahuan umum, serta tetap berpijak pada nilai-nilai pesantren. Komitmen inilah yang menjadi pijakan penting bagi UNIDA Gontor untuk terus berkembang sebagai salah satu rujukan pendidikan tinggi Islam dan menuju predikat Universitas Islam Terbaik yang mampu memberi manfaat luas bagi masyarakat.

Dalam penjelasannya, Assoc. Prof. Dr. Mulyono Jamal, M.A., menuturkan bahwa langkah awal perjalanan pendidikan tinggi Gontor dimulai dari keberadaan Bovenbouw pada tahun 1942 sebagai jenjang lanjutan pendidikan Kulliyatul Mu’allimin Al-Islamiyah (KMI). Perjalanan tersebut kemudian berlanjut dengan berdirinya Perguruan Tinggi Darussalam (PTD) pada tahun 1963, yang selanjutnya berkembang menjadi Institut Pendidikan Darussalam (IPD) pada 1972. Dinamika pengembangan kelembagaan terus berlangsung hingga berdirinya Institut Studi Islam Darussalam (ISID) pada tahun 1994 dan akhirnya bertransformasi menjadi Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor pada tahun 2014.

Selain memaparkan sejarah perkembangan institusi, beliau juga menegaskan pentingnya memahami nilai dasar yang menjaga kesinambungan perjuangan Pondok Modern Darussalam Gontor. Menurutnya, keberlangsungan lembaga tidak hanya bertumpu pada sistem pendidikan, tetapi juga pada keikhlasan yang bersumber dari nilai tauhid sebagaimana diwariskan oleh Trimurti. Nilai tersebut dinilai menjadi fondasi utama dalam membangun semangat pengabdian dan konsistensi perjuangan pendidikan.

Kuliah Umum PPKA 2026 UNIDA Gontor tentang sejarah PTD hingga UNIDA Gontor

Beliau menambahkan bahwa memahami sejarah tidak cukup berhenti pada pengetahuan mengenai tahun atau urutan peristiwa, melainkan harus disertai kemampuan mengambil hikmah dari perjalanan panjang tersebut. Pemahaman historis diharapkan dapat melahirkan kesadaran kolektif untuk menjaga amanah perjuangan serta memperkuat arah pengembangan institusi menuju kualitas pendidikan yang semakin unggul.

Pada akhir penyampaian materi, beliau mengutip ungkapan terkenal K.H. Imam Zarkasyi, “Andaikata muridku tinggal satu, akan tetap kuajar. Yang satu ini sama dengan seribu. Kalaupun tidak ada, aku akan mengajar dunia dengan pena.” Kutipan tersebut menjadi penegasan mengenai nilai keikhlasan dan komitmen dalam mendidik yang harus terus diwariskan kepada generasi penerus.

Melalui kuliah umum ini, sivitas akademika diharapkan semakin memahami akar sejarah, orientasi perjuangan, dan karakter pendidikan yang menjadi identitas UNIDA Gontor. Momentum tersebut sekaligus memperkokoh semangat kebersamaan dalam menyongsong abad kedua Pondok Modern Darussalam Gontor, serta mempertegas komitmen membangun institusi menuju kualitas Universitas Islam Terbaik yang unggul dalam ilmu, akhlak, dan kepemimpinan.

Penulis: Athifah Awwalisa
Editor: Ahmad Ma’ruf Muzaidin Arrosit
Redaksi: UNIDA Gontor