UNIDA Gontor — Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor Kelas C menyelenggarakan Kuliah Umum Babak I dalam rangkaian Pekan Perkenalan Khutbatu-l-‘Arsy (PPKA) 100 Tahun Gontor yang berlangsung di Aula Gontor Putri Kampus 1. Kegiatan yang menghadirkan seluruh sivitas akademika tersebut, pada Selasa, 19 Mei 2026, menjadi momentum penguatan pemahaman mengenai identitas kelembagaan UNIDA Gontor sebagai perguruan tinggi berbasis sistem Pondok Modern yang memadukan pendidikan akademik dan kepesantrenan secara integral.
Kuliah umum disampaikan langsung oleh Rektor UNIDA Gontor, Prof. Dr. K.H. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil., yang menekankan pentingnya sistem pendidikan Islam terpadu sebagai fondasi pembentukan generasi unggul. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan bahwa sistem pendidikan di UNIDA Gontor merupakan bentuk integrasi antara sistem madrasah dengan pola pendidikan pesantren yang diasramakan sehingga melahirkan lingkungan pendidikan yang komprehensif, terarah, dan sesuai dengan kebutuhan perkembangan zaman.
Menurut beliau, model pendidikan yang diterapkan di Pondok Modern Darussalam Gontor dan UNIDA Gontor merupakan salah satu bentuk pendidikan Islam yang efektif karena tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, melainkan juga pembentukan karakter, kedisiplinan, kepemimpinan, serta kesiapan hidup di tengah masyarakat. Konsep integrated university system pesantren tersebut diharapkan mampu memperkuat posisi UNIDA Gontor sebagai Universitas Islam Terbaik yang tetap berpijak pada nilai-nilai keislaman dan tradisi kepesantrenan.

Lebih lanjut, Prof. Dr. K.H. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil., memaparkan tentang 15 kompetensi utama yang harus dimiliki mahasiswi UNIDA Gontor sebagai bekal menghadapi dunia profesional di masa mendatang. Beliau menegaskan bahwa keberhasilan seseorang tidak hanya ditentukan oleh capaian Indeks Prestasi Kumulatif (IPK), tetapi juga kemampuan adaptasi, keterampilan interpersonal, kepemimpinan, komunikasi, dan kompetensi lain yang relevan dengan tuntutan era global.
Dalam kesempatan tersebut, beliau turut memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan Apel Tahunan beserta seluruh penampilan yang dinilai berlangsung sangat baik. Beliau mengajak seluruh mahasiswi untuk memandang diri sebagai bagian penting dari perjalanan sejarah Gontor, terlebih dalam momentum PPKA 100 Tahun Gontor yang memiliki makna historis. Salah satu penampilan yang memperoleh perhatian khusus ialah drama sejarah yang menggambarkan perjuangan serta nilai pengorbanan seorang ibu sebagai fondasi lahirnya peradaban. Melalui pesan tersebut, mahasiswi diharapkan memahami peran strategis perempuan dalam membangun masa depan umat.
Rangkaian acara juga diisi dengan pengumuman pemenang parade barisan terbaik. Pada kategori program studi, peringkat ketiga diraih Program Studi Hukum Ekonomi Syari’ah, peringkat kedua diraih Program Studi Pendidikan Agama Islam, sedangkan posisi terbaik pertama berhasil diperoleh Program Studi Pendidikan Bahasa Arab. Sementara itu, pada kategori mahasiswi guru, terbaik ketiga diraih Fakultas Ekonomi dan Manajemen Gontor Putri 3, terbaik kedua diraih Fakultas Tarbiyah Gontor Putri 3, dan terbaik pertama diperoleh Fakultas Syariah Gontor Putri 3.
Tidak hanya itu, panitia juga mengumumkan pemenang expo terbaik dalam rangkaian PPKA tahun ini. Fakultas Tarbiyah menempati posisi juara ketiga, Fakultas Ilmu Kesehatan meraih juara kedua, sedangkan Fakultas Humaniora berhasil memperoleh juara pertama atas kreativitas dan kualitas penyajian yang ditampilkan.

Pada momentum yang sama, dilakukan pula peresmian kartu cashless sebagai sarana transaksi non-tunai yang akan diterapkan di seluruh sektor jual beli di lingkungan UNIDA Gontor Kelas C. Langkah ini menjadi bagian dari transformasi digital kampus dalam menciptakan sistem layanan yang lebih praktis, aman, efisien, serta mendukung modernisasi tata kelola pendidikan tinggi.
Melalui penyelenggaraan kuliah umum ini, nilai-nilai pendidikan Pondok Modern diharapkan semakin mengakar dalam kehidupan mahasiswi sekaligus memperkuat komitmen UNIDA Gontor sebagai Universitas Islam Terbaik yang mampu melahirkan generasi unggul, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan dengan bekal ilmu, adab, serta kompetensi yang menyeluruh.
Penulis: Mega Putri Anjani dan Naila
Editor: Ahmad Ma’ruf Muzaidin Arrosit
Redaksi: UNIDA Gontor






