UNIDA Gontor dan STID Mohammad Natsir Memperkuat Kolaborasi Pendidikan dan Penelitian

UNIDA Gontor dan STID Mohammad Natsir Memperkuat Kolaborasi Pendidikan dan Penelitian

1 Oktober 2026

UNIDA Gontor — Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor memperkuat hubungan kelembagaan dengan Sekolah Tinggi Ilmu Da’wah (STID) Mohammad Natsir melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang dilaksanakan pada Rabu, 30 September 2026, bertempat di Ruang Rapat Rektor, Gedung Utama Lantai 1, Universitas Darussalam Gontor, Ponorogo. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya kedua institusi dalam membangun kerja sama yang lebih terarah pada bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan kelembagaan.

Kegiatan dihadiri oleh jajaran pimpinan dari kedua perguruan tinggi. Dari UNIDA Gontor hadir Rektor Al-Ustadz Prof. Dr. K.H. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil., Wakil Rektor III Al-Ustadz Assoc. Dr. Khoirul Umam, M.Ec., Kepala LPPI Al-Ustadz Assoc. Prof. Dr. Syamsuri, S.H.I., M.A., Kepala LPI Al-Ustadz Dr. Alif Cahya Setiyadi, S.Pd.I., M.A., Kepala LPM Al-Ustadz Dr. Riza Ashari, S.Pd.I., M.Pd.I., Wakil Kepala LPM Al-Ustadzah Umi Isnatin, S.P., M.P., serta Kepala BKUI Al-Ustadz Dr. Eko Nur Cahyo, S.Th.I., M.A. Sementara itu, STID Mohammad Natsir diwakili oleh Ketua STID Dr. Imam Taufik Alkhottob, M.Pd.I., Wakil Ketua I Dr. Lukman Ma’sa, M.Pd.I., Wakil Ketua II Dr. (Cand) Jumroni Ayana, M.Ag., Wakil Ketua III Dr. (Cand) Aan Handriani, M.Ag., serta Ketua Program Studi Pascasarjana PMI Dr. Dwi Budiman Assiroji, M.Pd.I.

Rangkaian kegiatan diawali dengan silaturahmi dan pra-acara, kemudian dilanjutkan dengan diskusi mengenai peluang kerja sama yang dapat dikembangkan oleh kedua institusi. Pembahasan tersebut menjadi ruang untuk bertukar pengalaman sekaligus mengidentifikasi bidang-bidang yang memiliki potensi untuk dikembangkan secara bersama dan berkelanjutan.

Dalam bidang penelitian, kedua perguruan tinggi membahas peluang kolaborasi antardosen maupun antarunit akademik. Kerja sama tersebut dapat diarahkan pada pengembangan penelitian bersama, termasuk kemungkinan pengelolaan pendanaan secara kolaboratif. Sinergi penelitian diharapkan mampu memperluas ruang pertukaran gagasan sekaligus menghasilkan karya ilmiah yang memberikan kontribusi bagi pengembangan keilmuan.

Pembahasan juga menyoroti pengabdian kepada masyarakat sebagai salah satu bidang yang memiliki peluang besar untuk dikolaborasikan. Al-Ustadz Assoc.Prof. Dr. Syamsuri, S.H.I., M.A. menyampaikan bahwa perguruan tinggi tidak hanya dituntut memiliki kualitas secara kelembagaan, tetapi juga perlu menghadirkan kebermanfaatan yang dapat dirasakan oleh masyarakat.

Penandatanganan MoU UNIDA Gontor dan STID Mohammad Natsir

Sementara itu, Dr. Imam Taufik Alkhottob, M.Pd.I., menjelaskan perhatian STID Mohammad Natsir terhadap pengembangan dakwah melalui para dai yang menjalankan pengabdian di berbagai daerah, termasuk kawasan yang memiliki keterbatasan akses. Dalam pertemuan tersebut, pihak STID Mohammad Natsir juga berdiskusi mengenai pengalaman UNIDA Gontor dalam mengelola berbagai program pendukung pengabdian kepada masyarakat.

Salah satu topik yang mendapat perhatian khusus adalah penerapan Islamisasi ilmu di lingkungan perguruan tinggi. STID Mohammad Natsir menunjukkan ketertarikan untuk mempelajari pengalaman UNIDA Gontor dalam mengintegrasikan Islamisasi ilmu ke dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi, khususnya dalam kaitannya dengan pengembangan pendidikan dan rencana program pascasarjana berbasis Islamisasi ilmu.

Dalam diskusi tersebut dijelaskan bahwa Islamisasi ilmu di UNIDA Gontor diterapkan secara terintegrasi dalam berbagai kegiatan akademik dan kelembagaan. Pada aspek akademik, penerapannya tercermin dalam kurikulum, proses pembelajaran, penelitian, serta penulisan ilmiah. Adapun pada aspek nonakademik, prinsip tersebut diperkuat melalui kajian, diskusi, pembinaan mahasiswa, dan berbagai aktivitas kelembagaan.

Al-Ustadz Dr. Muhammad Faqih Nidzom, S.Fil.I., M.Ag., turut menjelaskan bahwa Islamisasi menjadi salah satu unsur yang mengikat berbagai satuan kerja di UNIDA Gontor. Penerapannya mencakup rangkaian proses pendidikan mulai dari input, visi dan misi, hingga output universitas. Mahasiswa memperoleh pembelajaran mengenai Islamisasi ilmu pada setiap semester dan program studi, sementara mahasiswa yang menyelesaikan tugas akhir juga mendapatkan pendampingan dalam aspek tersebut.

Pengalaman tersebut menjadi bagian dari pertukaran pengetahuan antara UNIDA Gontor dan STID Mohammad Natsir dalam mengembangkan pendidikan tinggi yang memadukan pengembangan keilmuan dengan nilai-nilai Islam. Hal ini sekaligus memperkuat posisi UNIDA Gontor sebagai Universitas Islam Terbaik yang terus mengembangkan tradisi akademik dan kelembagaan berbasis nilai-nilai Islam.

Selain pendidikan dan penelitian, pengelolaan pengabdian kepada masyarakat turut menjadi perhatian dalam pembahasan. Kedua pihak mendiskusikan pentingnya merancang kegiatan pengabdian secara sistematis agar tidak hanya memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, tetapi juga memiliki dokumentasi dan luaran akademik yang dapat dipertanggungjawabkan.

Penandatanganan MoU UNIDA Gontor dan STID Mohammad Natsir

Al-Ustadz Dr. Riza Ashari, S.Pd.I., M.Pd.I., menjelaskan bahwa kegiatan pengabdian dapat dikembangkan melalui program yang terstruktur, salah satunya Kuliah Kerja Nyata (KKN). Dengan perencanaan yang tepat, kegiatan tersebut dapat menghasilkan berbagai luaran, seperti artikel jurnal, laporan kegiatan, Hak Kekayaan Intelektual (HKI), berita, serta dokumentasi pendukung lainnya.

Dokumentasi menjadi salah satu unsur penting dalam pelaksanaan pengabdian. Setiap kegiatan perlu dilengkapi dengan foto, informasi kegiatan, dan data pendukung agar dapat diolah menjadi laporan maupun produk akademik. Pengelolaan dokumentasi yang baik diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelaporan sekaligus memperkuat keberlanjutan program pengabdian.

Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) kemudian dilaksanakan sebagai bentuk kesepahaman kedua institusi dalam membuka ruang kerja sama yang lebih luas. Kegiatan dilanjutkan dengan sesi foto bersama sebagai penutup rangkaian acara.

Melalui kerja sama tersebut, UNIDA Gontor dan STID Mohammad Natsir diharapkan dapat mengembangkan program konkret dalam bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dakwah, dan penguatan kelembagaan. Kolaborasi yang terarah diharapkan mampu memberikan manfaat bagi sivitas akademika sekaligus memperluas kontribusi perguruan tinggi kepada masyarakat.

Sebagai Universitas Islam Terbaik, UNIDA Gontor terus membangun jejaring dan sinergi dengan berbagai lembaga pendidikan untuk memperkuat pengembangan ilmu dan kontribusi sosial. Semangat tersebut menjadi bagian dari ikhtiar untuk menghadirkan perguruan tinggi yang tidak hanya memiliki mutu akademik dan kelembagaan, tetapi juga mampu memberikan kebermaknaan melalui karya dan pengabdian yang berkelanjutan.

Penulis: Roudhoh Hannaaris Sa’id
Editor: Ahmad Ma’ruf Muzaidin Arrosit
Redaksi: UNIDA Gontor

Related