UNIDA Gontor — Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Universitas Darussalam Gontor menyelenggarakan kegiatan EduXchange bersama SM Sains Pasir Puteh, Kelantan, Malaysia, pada Selasa–Rabu, 29–30 September 2026, di lingkungan Universitas Darussalam Gontor. Kegiatan yang diikuti 50 peserta, terdiri atas 44 siswi dan 6 pendamping, tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas wawasan pendidikan sekaligus memperkuat interaksi lintas budaya antara Indonesia dan Malaysia.
EduXchange dirancang sebagai ruang pembelajaran bersama yang mempertemukan peserta dengan berbagai aspek kehidupan akademik, budaya, dan kepesantrenan di Universitas Darussalam Gontor. Melalui rangkaian kegiatan akademik, kunjungan, diskusi, serta interaksi langsung, para peserta memperoleh pengalaman yang tidak hanya bersifat edukatif, tetapi juga memperkenalkan nilai-nilai kehidupan pesantren dan lingkungan pendidikan Islam. Hal tersebut turut memperkuat posisi UNIDA Gontor sebagai Universitas Islam Terbaik yang terbuka terhadap kerja sama dan pertukaran pengalaman pendidikan di tingkat internasional.
Pada hari pertama, peserta tiba di Universitas Darussalam Gontor setelah menempuh perjalanan dari Bandara Internasional Juanda, Surabaya. Setelah proses check-in, rombongan mengikuti Campus Tour and Introduction to UNIDA untuk mengenal lingkungan kampus, fasilitas pendidikan, serta aktivitas akademik yang berlangsung di UNIDA Gontor. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan salat berjamaah, kajian dan tahsin qiraah, Gala Dinner, serta Cross-Cultural Ice-Breaking & Networking Session.

Rangkaian tersebut memberikan kesempatan kepada peserta untuk berinteraksi secara lebih dekat dengan lingkungan kampus dan sesama peserta. Sesi cross-cultural juga menjadi sarana berbagi pengalaman mengenai kehidupan pendidikan di masing-masing negara, sekaligus membangun komunikasi yang lebih terbuka dalam suasana persahabatan.
Memasuki hari kedua, kegiatan diawali dengan salat Subuh berjamaah dan halaqah Al-Qur’an di Masjid Jami’ UNIDA Gontor. Setelah itu, peserta mengikuti jogging pagi dan sarapan bersama sebelum melanjutkan agenda kunjungan ke Gambia Store, salah satu unit usaha Pondok Modern Darussalam Gontor. Rombongan kemudian mengikuti silaturahmi bersama pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor dan berkeliling di sejumlah kawasan pondok.
Kunjungan tersebut memberikan pengalaman langsung kepada para peserta mengenai kehidupan pesantren, lingkungan pendidikan, serta nilai-nilai yang menjadi bagian dari pembentukan karakter santri. Interaksi yang berlangsung selama kunjungan juga menjadi kesempatan bagi peserta untuk melihat secara lebih dekat penerapan pendidikan yang memadukan aspek keilmuan, kedisiplinan, kemandirian, dan pembinaan keislaman.
Agenda selanjutnya adalah Academic Sharing Session dengan tema “Falsafah Pendidikan Gontor” yang berlangsung di Hall Aligarh. Sesi ini menjadi salah satu bagian penting dalam pertukaran wawasan pendidikan antara peserta dan lingkungan Pondok Modern Darussalam Gontor. Pembahasan mengenai falsafah pendidikan memberikan gambaran mengenai prinsip dan nilai yang mendasari pelaksanaan pendidikan di lingkungan pesantren.

Setelah kembali ke kampus UNIDA Gontor, peserta mengikuti Outreach Sains 2026 yang dilaksanakan pada pukul 13.30–16.00 WIB di Hall CIOS. Kegiatan tersebut menghadirkan sembilan stan pameran dari berbagai bidang, antara lain Bahasa, Matematika, STEM, Musik, Kesehatan, Jepang, dan Kem-Hajj. Setiap stan memberikan pengalaman pembelajaran yang berbeda melalui karya, demonstrasi, maupun aktivitas interaktif.
Melalui Outreach Sains 2026, para siswa memperoleh ruang untuk memperkenalkan karya dan gagasan sekaligus berinteraksi dengan mahasiswa serta peserta lainnya. Kegiatan tersebut turut mendorong kreativitas, memperluas wawasan, dan membangun jejaring antarpeserta melalui pengalaman belajar yang aktif dan komunikatif.
Seluruh rangkaian EduXchange kemudian ditutup dengan Closing Ceremony. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi pengalaman berharga bagi peserta dalam memahami keberagaman lingkungan pendidikan serta memperluas hubungan antarlembaga pendidikan Indonesia dan Malaysia. Melalui kegiatan yang memadukan akademik, nilai keislaman, budaya, kreativitas, dan interaksi internasional, UNIDA Gontor terus memperkuat perannya sebagai Universitas Islam Terbaik dalam membangun jejaring pendidikan yang berorientasi pada pengalaman belajar dan kolaborasi lintas budaya.
Penulis: M. Sefriansyah Pratama
Editor: Ahmad Ma’ruf Muzaidin Arrosit
Redaksi: UNIDA Gontor