UNIDA Gontor — Universitas Darussalam Gontor (UNIDA Gontor) mengawali Perkuliahan Semester Genap sebagai momentum bagi mahasiswa untuk kembali meningkatkan kesungguhan dalam menuntut ilmu, membangun kepribadian, dan memanfaatkan masa muda secara produktif. Kegiatan pembukaan yang berlangsung di depan Gedung Terpadu pada Sabtu, 5 September 2026, pukul 07.00 WIB tersebut dihadiri oleh Wakil Rektor beserta jajaran pimpinan dan seluruh mahasiswa UNIDA Gontor. Acara diawali dengan pembacaan basmalah oleh pembawa acara.
Dalam kesempatan tersebut, Al Ustadz Assoc. Prof. Dr. Abdul Hafidz bin Zaid, Lc., M.A., selaku Wakil Rektor I UNIDA Gontor, menyampaikan bahwa pendidikan di perguruan tinggi tidak sebatas proses transfer pengetahuan. Pendidikan juga memiliki peran penting dalam membentuk kepribadian, akhlak, spiritualitas, serta kehidupan Islami mahasiswa. Menurut beliau, perguruan tinggi berkewajiban menghadirkan fasilitas, pendampingan, dan lingkungan pendidikan yang mendukung perkembangan mahasiswa secara menyeluruh, sedangkan hidayah merupakan hak dan kehendak Allah SWT.
Beliau menjelaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak semata-mata dapat dilihat dari tersedianya fasilitas maupun terlaksananya proses pembelajaran. Hasil pendidikan justru perlu tercermin melalui perubahan positif dalam diri mahasiswa, baik dari aspek sikap, akhlak, kedisiplinan, kemampuan akademik, maupun kesiapan menjalani kehidupan setelah kembali ke tengah keluarga dan masyarakat. Oleh sebab itu, mahasiswa perlu menjadikan masa perkuliahan sebagai ruang untuk melakukan evaluasi diri dan memperbaiki kualitas pribadi secara berkelanjutan.

Dalam paparannya, Al Ustadz Assoc.Prof. Dr. Abdul Hafidz bin Zaid, Lc., M.A., turut menyinggung pentingnya pendidikan holistik yang mengintegrasikan ilmu pengetahuan dengan pembentukan karakter dan kehidupan spiritual. Hal tersebut juga menjadi salah satu perhatian dalam konferensi internasional bidang pendidikan yang diselenggarakan di Jakarta dan diikuti oleh para pakar pendidikan dari berbagai negara. Rektor UNIDA Gontor, Al-Ustadz Prof. Dr. K. H. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil., bersama Wakil Rektor III, Al Ustadz Assoc. Prof. Dr. Khoirul Umam, M.Ec., berhalangan hadir dalam pembukaan semester karena mengikuti forum tersebut.
Pengalaman panjang Darussalam dalam mengembangkan sistem pendidikan holistik dinilai menjadi modal penting dalam memperkuat pendidikan yang memadukan ilmu, akhlak, spiritualitas, karakter, dan keterampilan. Semangat tersebut sejalan dengan komitmen UNIDA Gontor dalam mengembangkan pendidikan yang tidak hanya menghasilkan lulusan berkompetensi akademik, tetapi juga memiliki integritas dan kemampuan memberikan manfaat kepada masyarakat. Upaya ini menjadi bagian dari ikhtiar untuk terus memperkuat posisi UNIDA Gontor sebagai Universitas Islam Terbaik yang mengintegrasikan pendidikan akademik dan pembentukan karakter.
Lebih lanjut, beliau menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan merupakan tanggung jawab bersama. Keluarga, universitas, masyarakat, dan mahasiswa memiliki peran masing-masing dalam mendukung tercapainya tujuan pendidikan. Mahasiswa diharapkan memanfaatkan berbagai fasilitas yang tersedia, memperluas wawasan melalui perpustakaan dan lingkungan akademik, serta terus meningkatkan hubungan dengan Allah SWT. Kesungguhan tersebut diharapkan dapat menjadikan ilmu yang diperoleh selama berada di kampus benar-benar memberikan manfaat bagi diri sendiri, keluarga, dan masyarakat.
Nasihat berikutnya disampaikan oleh Al Ustadz Assoc.Prof. Dr. K.H. Ahmad Hidayatullah Zarkasyi, M.A., sebelum memimpin doa. Beliau mengingatkan mahasiswa agar tidak menyia-nyiakan masa muda karena fase tersebut merupakan kesempatan penting untuk belajar, mengembangkan potensi, dan mempersiapkan masa depan. Setiap mahasiswa memiliki kemampuan, karakter, serta bidang keunggulan yang berbeda. Karena itu, keberhasilan hendaknya tidak selalu diukur berdasarkan perbandingan dengan orang lain, melainkan melalui kesungguhan dalam mengembangkan kemampuan terbaik yang dimiliki.

Beliau juga mengingatkan pentingnya kemampuan mahasiswa dalam mengelola berbagai distraksi di era digital. Penggunaan telepon seluler perlu dikendalikan agar tidak mengurangi produktivitas dalam belajar dan pengembangan diri. Mahasiswa didorong untuk mengisi waktu dengan kegiatan yang bermanfaat, seperti membaca, berolahraga, melakukan penelitian, serta meningkatkan kemampuan berbahasa Arab dan bahasa Inggris.
Selain itu, beliau menyampaikan bahwa perjalanan karier seseorang tidak selalu berlangsung sesuai dengan bidang program studi yang ditempuh. Oleh karena itu, mahasiswa perlu membangun kompetensi, pengalaman, serta lingkungan yang baik sejak berada di bangku perkuliahan. Ilmu yang diperoleh di perguruan tinggi diharapkan dapat menjadi bekal yang fleksibel untuk menghadapi berbagai peluang dan tantangan kehidupan.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Al Ustadz Assoc.Prof. Dr. K.H. Ahmad Hidayatullah Zarkasyi, M.A., dilanjutkan dengan pembacaan hamdalah, kafaratul majelis, serta pengecekan kehadiran mahasiswa berdasarkan program studi dan semester.
Pembukaan semester genap tersebut menjadi pengingat bagi seluruh mahasiswa UNIDA Gontor untuk kembali menata niat, meningkatkan kesungguhan belajar, dan menggunakan masa muda secara optimal. Dengan memadukan ilmu, akhlak, kedisiplinan, spiritualitas, dan keterampilan, mahasiswa diharapkan mampu menjadi bagian dari Universitas Islam Terbaik yang terus memberikan kontribusi positif bagi keluarga, umat, dan masyarakat.
Penulis: Muhammad Fauzan Al Muhajir
Editor: Ahmad Ma’ruf Muzaidin Arrosit
Redaksi: UNIDA Gontor