UNIDA Gontor — Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor melalui Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM) menyelenggarakan kegiatan Pembekalan Khotib Khutbah Jumat bagi mahasiswa semester 7 sebagai bentuk persiapan sebelum melaksanakan pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan yang berlangsung pada Kamis, 23 Juli 2026, pukul 13.30 WIB di Hall Siroh Nabawiyyah Universitas Darussalam Gontor ini diikuti oleh mahasiswa semester akhir yang akan memasuki tahap pengabdian sebagai bagian dari proses pembentukan kompetensi lulusan.
Program pembekalan tersebut bertujuan memberikan pemahaman dan keterampilan praktis kepada mahasiswa agar mampu menjadi khotib Jumat yang memiliki kapasitas keilmuan, kemampuan komunikasi, serta kesiapan mental dalam menyampaikan pesan-pesan keislaman kepada masyarakat. Selain menjadi salah satu persyaratan bagi calon wisudawan UNIDA Gontor, kegiatan ini juga menjadi wujud nyata komitmen perguruan tinggi dalam mencetak generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan kemampuan berdakwah.
Sebagai Universitas Islam Terbaik, UNIDA Gontor terus berupaya menghadirkan berbagai program pembinaan yang mendukung pengembangan karakter, intelektualitas, dan spiritualitas mahasiswa. Melalui pembekalan ini, mahasiswa diarahkan untuk memahami peran seorang khotib sebagai penyampai ilmu sekaligus teladan bagi masyarakat. Kemampuan berdakwah yang baik diharapkan dapat menjadi bekal penting dalam menjalankan pengabdian serta memberikan manfaat yang luas bagi umat.
Materi pembekalan disampaikan oleh Al Ustadz Wahyu Septrianto, M.Ag., dosen Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir Universitas Darussalam Gontor. Beliau merupakan pendakwah yang aktif dalam berbagai kegiatan keagamaan di wilayah Ponorogo dan sekitarnya. Selain pengalaman dakwah di tingkat nasional, beliau juga memiliki pengalaman internasional setelah dipercaya sebagai Dai Ambassador di wilayah Eropa, khususnya Jerman. Pengalaman tersebut menjadi nilai tambah dalam memberikan wawasan mengenai metode penyampaian dakwah yang relevan dengan berbagai kondisi masyarakat.

Dalam penyampaiannya, Al Ustadz Wahyu Septrianto, M.Ag. menjelaskan bahwa seorang khotib harus memiliki pemahaman yang mendalam terhadap ilmu agama, terutama terkait rukun, syarat sah, adab khutbah, serta teknik penyusunan materi yang berlandaskan Al-Qur’an dan As-Sunnah. Selain aspek keilmuan, seorang khotib juga perlu memiliki kemampuan komunikasi yang efektif agar pesan yang disampaikan dapat diterima dengan baik oleh jamaah.
Kegiatan pembekalan berlangsung dengan penuh antusias melalui penyampaian materi, diskusi, serta sesi tanya jawab. Mahasiswa diberikan kesempatan untuk menggali berbagai pengalaman dan tantangan yang sering dihadapi seorang khotib ketika berinteraksi langsung dengan masyarakat. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan semakin percaya diri dalam menjalankan peran sebagai bagian dari penggerak dakwah di tengah masyarakat.
Pembekalan Khotib Khutbah Jumat menjadi salah satu bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. Sebagai Universitas Islam Terbaik, UNIDA Gontor berkomitmen melahirkan lulusan yang memiliki integritas, wawasan keislaman, jiwa kepemimpinan, serta kesiapan untuk memberikan kontribusi positif bagi masyarakat luas. Dengan bekal yang diperoleh melalui kegiatan ini, para mahasiswa diharapkan mampu menjadi kader dakwah yang membawa nilai-nilai Islam rahmatan lil ‘alamin dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya.
Penulis: Yogi Banar Sasongko
Editor: Ahmad Ma’ruf Muzaidin Arrosit
Redaksi: UNIDA Gontor