UNIDA Gontor — Pascasarjana Universitas Darussalam Gontor Kelas C mengawali perkuliahan semester genap melalui kegiatan Pembukaan Perkuliahan Semester Genap dan Kuliah Umum Perdana yang berlangsung di Aula Pascasarjana Kelas C. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa, 8 September 2026, sebagai momentum bagi seluruh mahasiswa untuk mempersiapkan diri menghadapi proses akademik pada semester yang baru.
Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan Pascasarjana Universitas Darussalam Gontor, di antaranya Direktur Pascasarjana, Al-Ustadz Assoc. Prof. Dr. Mohammad Kholid Muslih, Lc., M.A., Wakil Direktur Pascasarjana, Assoc., Prof. Dr. Jarman Arroisi, S.Ag., M.Ud., dan Dr. Kholid Karomi, M.Fil.I. Turut hadir para Ketua Program Studi, yaitu Dr. M. Faqih Nidzom, S.Fil.I., M.Ag. selaku Ketua MAFI, Assoc. Prof. Dr. Syamsuri, S.H.I., M.A. selaku Ketua MHES, Assoc. Prof. Agus Yasin, S.Fil.I., M.Pd.I., Ph.D., selaku Ketua MPBA, Dr. Ali Mahfuz Munawar, Lc., M.Hum. selaku Ketua MIQT, serta Ustadzah Dr. Syarifah, M.Pd.I. selaku Ketua MPAI.
Rangkaian acara dipandu oleh Nisaul Mahmudah MAFI (Semester 4). sebagai pembawa acara dan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang dilantunkan oleh Mirza Ainun Nabil MHES (Semester 4). Suasana kegiatan berlangsung khidmat dan menjadi pembuka bagi rangkaian agenda akademik Pascasarjana pada semester genap.
Dalam sesi pengarahan, Al-Ustadz Fairuz Subakir menyampaikan pesan mengenai pentingnya membangun idealisme, orientasi hidup, dan ketahanan mental dalam menuntut ilmu. Menurut beliau, keberhasilan tidak dapat dilepaskan dari karakter dan keteguhan jiwa yang dimiliki seseorang dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan. Pendidikan yang dijalani tidak semestinya hanya diarahkan pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan pribadi yang mampu memegang prinsip kebenaran serta menjaga kehormatan perilaku.

Beliau juga menekankan bahwa keberhasilan sejati bukan semata-mata diukur melalui pencapaian materi, kedudukan, maupun prestasi, tetapi melalui proses menjadi pribadi yang lebih matang dan lebih baik. Ketika menghadapi persoalan, gesekan sosial, kritik, maupun berbagai ujian kehidupan, seorang penuntut ilmu diharapkan mampu menunjukkan kesabaran, kedewasaan, dan rasa syukur. Nilai-nilai tersebut menjadi bagian penting dari pendidikan karakter yang menjadi ciri khas lingkungan pendidikan Gontor.
Sementara itu, Assoc. Prof. Dr. Jarman Arroisi, S.Ag., M.Ud. menyampaikan sambutan sekaligus laporan mengenai dinamika akademik Pascasarjana Universitas Darussalam Gontor Kelas C. Beliau mengajak mahasiswa untuk memasuki semester baru dengan kesungguhan dan komitmen yang lebih kuat, terutama dalam menyelesaikan seluruh tahapan studi secara tepat waktu.
Menurut beliau, pergantian semester hendaknya tidak dipandang sebagai rutinitas akademik semata. Momentum tersebut perlu dimanfaatkan mahasiswa untuk memperbarui niat, memperjelas orientasi studi, serta meningkatkan kesungguhan dalam menjalani setiap proses pembelajaran. Kesungguhan secara menyeluruh atau kaffah diperlukan agar mahasiswa mampu memperoleh hasil akademik yang optimal sekaligus berkembang menjadi insan berilmu dan berkarakter.
Lebih lanjut, beliau mengingatkan bahwa pencapaian akademik tidak akan memiliki makna yang utuh apabila tidak disertai akhlak dan tanggung jawab keilmuan. Di tengah berbagai tantangan moral dalam kehidupan modern, pendidikan tinggi memiliki tanggung jawab untuk melahirkan lulusan yang tidak hanya memiliki kompetensi intelektual, tetapi juga mampu menggunakan ilmunya secara bertanggung jawab di tengah masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, beliau menegaskan tiga bentuk tanggung jawab keilmuan yang perlu diperhatikan mahasiswa, yaitu Mas’uliyatul Ilmi fii Khidmah atau tanggung jawab ilmu dalam pengabdian, Mas’uliyatul Ilmi fii Bahs atau tanggung jawab ilmu dalam penelitian, serta Mas’uliyatul Ilmi fii Ta’lim atau tanggung jawab ilmu dalam pengajaran. Ketiga aspek tersebut diharapkan menjadi landasan mahasiswa dalam mengembangkan keilmuan sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat.

Sebagai bentuk apresiasi terhadap capaian mahasiswa, acara dilanjutkan dengan pengumuman mahasiswa berprestasi berdasarkan pencapaian IPK dan IPKs tertinggi. Penghargaan tersebut diberikan kepada Nisa’ul Mahmudah MAFI (Semester 4), Imas Rahmawati MHES (Semester 4), Anita Soba dan Azzah Mufidah MPBA (Semester 4), Afidati Hilwa Ibtisamah MPAI (Semester 4), serta Halimatusa’diah MIQT (Semester 2). Sementara itu, penghargaan khusus untuk kategori publikasi ilmiah terbanyak diraih oleh Rosendah Dwi Maulaya MPAI (Semester 4).
Memasuki agenda utama, Al-UstadzAssoc. Prof. Dr. Mohammad Kholid Muslih, Lc., M.A., selaku Direktur Pascasarjana menyampaikan Kuliah Umum Perdana. Materi yang disampaikan memberikan penguatan kepada mahasiswa mengenai pentingnya penyempurnaan diri melalui pengelolaan dan optimalisasi fungsi akal. Dalam pemaparannya, beliau menekankan perlunya keseimbangan antara pengembangan intelektual, kedalaman akademik, dan kematangan spiritual.
Pembinaan tersebut sejalan dengan visi pendidikan tinggi yang tidak hanya berorientasi pada penguasaan ilmu pengetahuan, tetapi juga pembentukan kepribadian yang berlandaskan nilai-nilai Islam. Dengan demikian, lingkungan Pascasarjana Universitas Darussalam Gontor terus diarahkan untuk mencetak insan akademik yang memiliki kompetensi, integritas, serta tanggung jawab moral. Hal ini menjadi salah satu bagian dari ikhtiar mewujudkan Universitas Islam Terbaik yang mampu melahirkan generasi berilmu dan berakhlak.
Seluruh rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh Assoc. Prof. Dr. Abu Darda, M.Ag. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan pertemuan masing-masing program studi untuk membahas berbagai agenda dan strategi akademik yang akan dilaksanakan selama satu semester mendatang.
Pembukaan semester genap ini diharapkan menjadi titik awal bagi mahasiswa Pascasarjana Universitas Darussalam Gontor Kelas C untuk meningkatkan kesungguhan dalam belajar, penelitian, pengabdian, dan pengembangan diri. Dengan mengintegrasikan tradisi keilmuan dan pembentukan akhlak, mahasiswa diharapkan mampu menjalankan amanah akademik secara optimal serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Semangat tersebut menjadi bagian dari komitmen Pascasarjana Universitas Darussalam Gontor dalam memperkuat peran perguruan tinggi sebagai Universitas Islam Terbaik yang berorientasi pada kemajuan ilmu pengetahuan dan kemaslahatan umat.
Penulis: Difa Ilavy Kustiwa
Editor: Ahmad Ma’ruf Muzaidin Arrosit
Redaksi: UNIDA Gontor