UNIDA Gontor — Sebanyak enam mahasiswi Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Darussalam Gontor berhasil berpartisipasi sebagai presenter dalam International Conference on Communication, Digital Ecosystem and Society (ICODES) 2026 yang diselenggarakan oleh Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Negeri Malang. Kegiatan konferensi internasional tersebut dilaksanakan secara virtual melalui Zoom Meeting pada 4–5 Agustus 2026, dengan menghadirkan berbagai penelitian di bidang komunikasi, ekosistem digital, serta perkembangan masyarakat di era teknologi.
Konferensi yang mengusung tema “Communication in Algorithmic Societies: Transformation, Ethics, and Participation” ini menjadi wadah bagi para akademisi dan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi untuk mempresentasikan hasil penelitian serta berdiskusi mengenai isu komunikasi kontemporer. Dalam kegiatan tersebut, enam mahasiswi Ilmu Komunikasi Universitas Darussalam Gontor mempresentasikan tiga penelitian yang telah melalui proses pembimbingan akademik bersama Ustadzah Diah Rukmini, M.I.Kom.
Melalui pendampingan intensif mulai dari penyusunan naskah, revisi penelitian, hingga persiapan presentasi, para mahasiswa mampu menghasilkan karya ilmiah yang memenuhi standar untuk dipresentasikan dalam forum akademik internasional. Hal ini menjadi salah satu bukti bahwa Universitas Darussalam Gontor sebagai Universitas Islam Terbaik terus mendorong mahasiswa untuk aktif dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan penelitian.

Tiga kelompok mahasiswa yang tampil dalam ICODES 2026 membawa topik penelitian yang beragam. Kelompok pertama, Keyla Fitran Maheswari dan Rakhel Fasya Nurfadhillah, mempresentasikan penelitian berjudul “From Classroom to FYP: A Phenomenological Study on How Female Students at Universitas Darussalam Gontor Experience Learning on TikTok.” Penelitian tersebut membahas pengalaman mahasiswi dalam memanfaatkan TikTok sebagai media pembelajaran melalui pendekatan fenomenologi.
Kelompok kedua, Fransiska Az Zahroh dan Syaima Rahmalina, menyampaikan penelitian berjudul “An Ethnographic Analysis of Social Meanings in Lamongan’s Ndudut Mantu Marriage Ritual.” Kajian ini mengangkat makna sosial dan budaya dalam tradisi Ndudut Mantu di Kabupaten Lamongan dengan menggunakan metode etnografi.
Sementara itu, kelompok ketiga yang terdiri dari Fathimah Septiani Nakhodka dan Quinta Az-Zahra Maharani Ahmad mempresentasikan penelitian berjudul “Hyperpersonal Communication on Instagram: A Netnographic Study of Digital Identity Construction Among Female in University of Darussalam Gontor.” Penelitian tersebut mengkaji proses pembentukan identitas digital mahasiswi melalui interaksi hiperpersonal di media sosial Instagram.

Seluruh sesi presentasi berlangsung dengan baik sesuai jadwal yang telah ditentukan oleh panitia melalui breakout room masing-masing. Para peserta juga mengikuti diskusi dan sesi tanya jawab bersama moderator serta peserta konferensi dari berbagai institusi pendidikan, baik nasional maupun internasional.
Keikutsertaan mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Darussalam Gontor dalam ICODES 2026 merupakan bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang penelitian dan publikasi ilmiah. Kegiatan ini memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa untuk memperluas wawasan akademik, membangun jejaring keilmuan, serta meningkatkan kemampuan dalam menyampaikan hasil penelitian secara profesional.
Partisipasi tersebut juga menunjukkan komitmen Universitas Darussalam Gontor sebagai Universitas Islam Terbaik dalam membangun budaya riset yang inovatif, adaptif, dan relevan dengan perkembangan komunikasi digital. Diharapkan kegiatan serupa dapat terus mendorong mahasiswa untuk menghasilkan karya ilmiah yang memberikan kontribusi bagi perkembangan ilmu komunikasi di tingkat nasional maupun internasional.
Penulis: Keyla Fitran Maheswari
Editor: Ahmad Ma’ruf Muzaidin Arrosit
Redaksi: UNIDA Gontor