UNIDA Gontor— Mahasiswi Program Studi Tadris Bahasa Inggris (TBI) Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor kembali menunjukkan kiprah akademiknya melalui forum ilmiah internasional. Dua mahasiswi TBI UNIDA Gontor, Mega Putri Anjani dan Nabila Nova Ardhiana, berkesempatan mempresentasikan hasil penelitian mengenai pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam pembelajaran bahasa Inggris pada The 1st Annual International Conference on Islamic Studies, Society, and Humanities (ICISSH) 2026 yang diselenggarakan oleh Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu pada Rabu, 15 Juli 2026, secara daring melalui platform Zoom Meeting.
Konferensi internasional tersebut menjadi ruang akademik bagi para dosen, peneliti, mahasiswa, dan praktisi pendidikan dari berbagai perguruan tinggi untuk berbagi gagasan, mempresentasikan hasil penelitian, serta mendiskusikan berbagai isu terkini dalam bidang studi Islam, sosial, dan humaniora. Keikutsertaan mahasiswa TBI UNIDA Gontor dalam kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata keterlibatan mahasiswa dalam pengembangan budaya riset dan publikasi ilmiah di tingkat internasional.
Dalam sesi presentasi paralel, Mega Putri Anjani menyampaikan penelitian berjudul “Exploring the Potential of Character.AI for Global Englishes Oriented English Language Learning: A Qualitative Literature Review.” Kajian tersebut membahas potensi penggunaan platform Character.AI sebagai salah satu inovasi teknologi dalam pembelajaran bahasa Inggris berbasis pendekatan Global Englishes. Melalui metode kajian literatur kualitatif, penelitian ini mengungkapkan bahwa teknologi berbasis kecerdasan buatan memiliki peluang untuk mendukung peningkatan kemampuan komunikasi, pemahaman lintas budaya, serta menciptakan pengalaman belajar bahasa yang lebih interaktif dan kontekstual.

Sementara itu, Nabila Nova Ardhiana mempresentasikan penelitian berjudul “Reimagining English Language Education through Artificial Intelligence and Islamic Educational Perspectives.” Penelitian tersebut mengkaji peluang integrasi teknologi AI dalam pendidikan bahasa Inggris dengan tetap mempertimbangkan nilai-nilai pendidikan Islam. Hasil kajian menunjukkan bahwa perkembangan teknologi dapat dimanfaatkan secara bijak untuk menciptakan pembelajaran yang inovatif, beretika, dan tetap berorientasi pada pembentukan karakter peserta didik.
Partisipasi kedua mahasiswi tersebut menjadi bukti bahwa mahasiswa UNIDA Gontor terus didorong untuk aktif dalam kegiatan akademik yang berskala nasional maupun internasional. Sebagai Universitas Islam Terbaik, UNIDA Gontor berkomitmen membangun lingkungan akademik yang mendukung pengembangan ilmu pengetahuan, kreativitas, serta kemampuan mahasiswa dalam menghadapi tantangan global melalui riset dan inovasi.
Melalui keikutsertaan dalam ICISSH 2026, Mega Putri Anjani dan Nabila Nova Ardhiana tidak hanya membawa nama baik Program Studi Tadris Bahasa Inggris, tetapi juga memperkuat peran UNIDA Gontor dalam kontribusi akademik di bidang pendidikan dan teknologi. Capaian ini menjadi bagian dari upaya UNIDA Gontor sebagai Universitas Islam Terbaik yang terus mengembangkan budaya ilmiah, memperluas jejaring internasional, serta mencetak generasi akademisi yang mampu memberikan solusi terhadap perkembangan zaman.
Penulis: Mega Putri Anjani
Editor: Ahmad Ma’ruf Muzaidin Arrosit
Redaksi: UNIDA Gontor