Mahasiswi Farmasi UNIDA Gontor Edukasi Kesehatan Diabetes melalui Thibbun Nabawi Islami

Mahasiswi Farmasi UNIDA Gontor Edukasi Kesehatan Diabetes melalui Thibbun Nabawi Islami

5 September 2026

UNIDA Gontor — Mahasiswi Program Studi Farmasi Universitas Darussalam Gontor (UNIDA Gontor) menyelenggarakan kegiatan penyuluhan edukasi kesehatan mengenai Diabetes Mellitus (DM) dengan mengangkat pendekatan Thibbun Nabawi. Kegiatan yang dilaksanakan pada Selasa, 11 Agustus 2026, pukul 20.00–21.00 WIB tersebut bertempat di Area Asrama Gedung Uzbekistan dan diikuti oleh para santriwati dalam suasana edukatif, hangat, dan interaktif.

Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh mahasiswi Program Studi Farmasi UNIDA Gontor. Melalui kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pemahaman mengenai Diabetes Mellitus, pola hidup sehat, serta pentingnya menjaga kesehatan secara berkelanjutan. Penyampaian materi dilakukan secara komunikatif sehingga peserta dapat mengikuti pembahasan dengan mudah dan turut terlibat dalam sesi diskusi.

Materi penyuluhan membahas Diabetes Mellitus sebagai penyakit yang memerlukan perhatian terhadap pola makan, aktivitas fisik, pengobatan, serta pemantauan kondisi kesehatan. Tim pemateri juga memperkenalkan pendekatan Thibbun Nabawi dalam konteks menjaga kesehatan dengan tetap memperhatikan prinsip-prinsip kefarmasian dan ilmu kesehatan berbasis bukti. Pendekatan tersebut disampaikan sebagai bagian dari upaya mengenalkan nilai-nilai kesehatan dalam perspektif Islam secara proporsional dan bertanggung jawab.

Salah satu materi yang disampaikan adalah pemanfaatan bahan alami seperti habbatussauda (Nigella sativa) dan madu. Habbatussauda diperkenalkan sebagai salah satu bahan herbal yang banyak dikaji dalam penelitian kesehatan, sedangkan penggunaan madu pada penderita diabetes perlu memperhatikan jumlah konsumsi dan kandungan karbohidratnya karena madu tetap dapat memengaruhi kadar glukosa darah. Oleh karena itu, pemanfaatan bahan alami tidak dimaksudkan untuk menggantikan terapi medis yang telah direkomendasikan tenaga kesehatan.

Mahasiswi Farmasi UNIDA Gontor memberikan edukasi diabetes melalui Thibbun Nabawi

Selain itu, peserta juga memperoleh informasi mengenai bekam (hijamah) sebagai salah satu praktik kesehatan yang dikenal dalam tradisi pengobatan Islam. Penyampaian materi menekankan pentingnya aspek keamanan, kebersihan alat, kondisi kesehatan individu, serta konsultasi dengan tenaga kesehatan sebelum menjalani terapi komplementer, khususnya bagi penderita Diabetes Mellitus.

Antusiasme santriwati terlihat selama kegiatan berlangsung. Peserta aktif menyimak materi, memberikan tanggapan, serta mengajukan pertanyaan kepada tim pemateri. Interaksi dua arah tersebut membuat penyuluhan berlangsung secara dinamis dan membantu peserta memahami materi kesehatan yang disampaikan.

Kegiatan ini sekaligus mencerminkan komitmen UNIDA Gontor dalam mengembangkan pendidikan yang mengintegrasikan ilmu pengetahuan dengan nilai-nilai keislaman. Sebagai salah satu perguruan tinggi yang mengembangkan integrasi ilmu dan nilai Islam, UNIDA Gontor terus mendorong mahasiswa untuk berkontribusi melalui kegiatan edukatif di tengah masyarakat. Hal tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan peran Universitas Islam Terbaik yang tidak hanya berorientasi pada pengembangan akademik, tetapi juga kepedulian terhadap kesehatan dan kemaslahatan masyarakat.

Melalui kegiatan penyuluhan ini, para mahasiswi diharapkan semakin terampil dalam menyampaikan informasi kesehatan secara tepat, komunikatif, dan bertanggung jawab. Di sisi lain, peserta diharapkan memiliki kesadaran yang lebih baik mengenai pentingnya pencegahan dan pengelolaan Diabetes Mellitus melalui pola hidup sehat serta penggunaan terapi secara bijak.

Kegiatan tersebut ditutup pada pukul 21.00 WIB. Penyuluhan ini menjadi salah satu bentuk nyata kontribusi mahasiswa dalam memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat sekaligus memperkuat peran Universitas Islam Terbaik dalam mengembangkan kegiatan pengabdian yang memadukan keilmuan, kesehatan, dan nilai-nilai Islam.

Mahasiswi yang terlibat dalam kegiatan penyuluhan:

  1. Alyashiffa Meylana Shavia – 452024718012
  2. Alyshia Amanda Evriliana – 452024718022
  3. Davina Najwa Yusriyah – 452024718068
  4. Nadine Azzahra Ranadiva – 452024718074
  5. Nafisah Maulidiyah Aulia Adzim – 452024718035
  6. Nayla Khairunnisa – 452024718075
  7. Nurfitrah – 442023718049
  8. Nurlinta Maryama Khadijah – 452024718044
  9. Syafa Latifa Hani – 452024718005

Penulis: Mahmud Carica Dewi
Editor: Ahmad Ma’ruf Muzaidin Arrosit
Redaksi: UNIDA Gontor

Related