Empat Mahasiswa UNIDA Gontor Presentasikan Inovasi Anti-Bullying di ICISSH 2026

Empat Mahasiswa UNIDA Gontor Presentasikan Inovasi Anti-Bullying di ICISSH 2026

17 Juli 2026

UNIDA Gontor — Empat mahasiswa Universitas Darussalam Gontor (UNIDA Gontor) berhasil membawa gagasan inovatif mengenai pencegahan perundungan melalui forum akademik internasional dalam ajang ICISSH 2026 International Conference yang diselenggarakan oleh Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara hybrid pada Rabu, 15 Juli 2026, dengan sesi presentasi akademik yang diikuti oleh peserta dari berbagai perguruan tinggi dan lembaga pendidikan dari sejumlah daerah.

Delegasi UNIDA Gontor yang berpartisipasi dalam konferensi tersebut terdiri atas Muhammad Azrul Amirullah, mahasiswa Program Studi Perbandingan Madzhab dan Hukum semester 7; Nabil Hafidz Alkhair, mahasiswa Program Studi Perbandingan Madzhab dan Hukum semester 3; Rayhan Arifandi, mahasiswa Program Studi Perbandingan Madzhab dan Hukum semester 1; serta Noer Fazar, mahasiswa Program Studi Perbandingan Madzhab dan Hukum semester 1. Dalam kesempatan tersebut, mereka mempresentasikan karya ilmiah berjudul “Pocket Book Innovation as a Guide to Prevent Bullying in Elementary School” yang mengangkat pendekatan edukatif dalam mencegah tindakan bullying di lingkungan sekolah dasar.

Empat mahasiswa UNIDA Gontor mempresentasikan inovasi buku saku anti-bullying pada ICISSH 2026

Melalui karya tersebut, para mahasiswa menghadirkan inovasi berupa buku saku edukasi anti-perundungan yang dirancang sebagai media pembelajaran preventif bagi siswa sekolah dasar. Buku saku ini mengintegrasikan nilai-nilai pendidikan karakter, moralitas, serta pemahaman mengenai perlindungan anak dengan penyajian bahasa yang mudah dipahami dan didukung oleh ilustrasi menarik. Kehadiran media edukatif tersebut diharapkan dapat membantu siswa mengenali dampak negatif bullying serta mendorong keterlibatan guru dan orang tua dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan inklusif.

Partisipasi mahasiswa UNIDA Gontor dalam konferensi internasional ini menjadi salah satu bentuk kontribusi akademik dalam menjawab permasalahan sosial melalui penelitian dan inovasi yang aplikatif. Sebagai perguruan tinggi yang terus mengembangkan budaya akademik dan riset, UNIDA Gontor berkomitmen memperkuat perannya sebagai Universitas Islam Terbaik yang melahirkan generasi intelektual dengan kepedulian terhadap berbagai isu kemasyarakatan.

Gagasan yang dipresentasikan juga memiliki keterkaitan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya dalam bidang pendidikan berkualitas, kesetaraan, serta pembangunan masyarakat yang damai dan berkeadilan. Pendekatan berbasis edukasi tersebut menunjukkan bahwa pencegahan bullying tidak hanya membutuhkan aturan, tetapi juga pembentukan karakter dan kesadaran bersama sejak usia dini.

Empat mahasiswa UNIDA Gontor mempresentasikan inovasi buku saku anti-bullying pada ICISSH 2026

Keikutsertaan dalam ICISSH 2026 International Conference menjadi pengalaman berharga bagi para mahasiswa Program Studi Perbandingan Madzhab dan Hukum UNIDA Gontor untuk meningkatkan kemampuan akademik, memperluas jaringan keilmuan, serta memperkenalkan hasil pemikiran kepada komunitas ilmiah internasional. Capaian ini diharapkan mampu memotivasi mahasiswa lainnya untuk terus aktif dalam kegiatan penelitian, publikasi ilmiah, dan forum akademik berskala global.

Melalui berbagai prestasi dan kontribusi akademik yang berkelanjutan, UNIDA Gontor terus berupaya memperkuat eksistensinya sebagai Universitas Islam Terbaik yang tidak hanya unggul dalam pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga berperan aktif dalam memberikan solusi bagi berbagai tantangan sosial di masyarakat.

Penulis: Muhammad Azrul Amirullah
Editor: Ahmad Ma’ruf Muzaidin Arrosit
Redaksi: UNIDA Gontor

Related