Prodi HI UNIDA Gontor Perkuat Kepemimpinan Mahasiswa Berbasis Nilai Gontorian

Prodi HI UNIDA Gontor Perkuat Kepemimpinan Mahasiswa Berbasis Nilai Gontorian

18 September 2026

UNIDA Gontor —Fakultas Humaniora Universitas Darussalam Gontor melalui Himpunan Mahasiswa Program Studi Hubungan Internasional (HMP HI) menyelenggarakan International Relations Leadership Course (IRLC) sebagai upaya memperkuat kapasitas kepemimpinan mahasiswa. Kegiatan yang mengusung tema “Building Visionary Leaders: Strengthening Leadership, Organizational Governance and Gontorian Values for Future International Relations Leaders” tersebut dilaksanakan pada Kamis, 17 September 2026, di Hall Sirah Nabawiyah, Kampus Siman Universitas Darussalam Gontor.

Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa Program Studi Hubungan Internasional semester 2 hingga semester 8. Agenda tersebut dirancang sebagai ruang pembinaan kepemimpinan yang tidak hanya menekankan kemampuan organisatoris, tetapi juga membangun karakter, ketahanan mental, serta pemahaman terhadap nilai-nilai ke-Gontor-an yang menjadi bagian penting dalam kehidupan mahasiswa.

Dalam kegiatan tersebut, HMP HI menghadirkan Kifah Gibraltar Bey Fananie, B.A., M.K.P., sebagai narasumber utama. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan bahwa mahasiswa Hubungan Internasional perlu mempersiapkan diri secara menyeluruh untuk menghadapi kompleksitas dunia profesional dan kehidupan bermasyarakat. Penguasaan teori politik dan hubungan internasional, menurutnya, perlu berjalan seiring dengan kematangan sikap, kemampuan mengelola emosi, serta etika dalam menjalankan kepemimpinan.

Kifah juga mengingatkan mahasiswa bahwa dinamika organisasi dan kehidupan sosial kerap menghadirkan perbedaan pandangan, perubahan keputusan, maupun berbagai situasi yang tidak selalu sesuai dengan harapan. Oleh karena itu, seorang pemimpin perlu memiliki kedewasaan dalam menyikapi berbagai keadaan tanpa menjadikan persoalan organisasi sebagai beban dalam hubungan personal.

Salah satu pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut berkaitan dengan sikap dalam kehidupan sosial dan politik. “Pada umumnya bersosialisasi dan pada khususnya berpolitik hanya di tenggorokan, jangan dimasukkan ke dalam hati,” tutur Kifah. Pesan tersebut mengajak mahasiswa untuk mampu menempatkan persoalan secara proporsional serta tidak mudah terbawa oleh dinamika yang berkembang dalam organisasi maupun lingkungan sosial.

Selain membahas kepemimpinan, kegiatan IRLC juga memberikan perhatian khusus terhadap nilai-nilai Gontorian. Kifah menegaskan pentingnya memahami posisi lembaga pendidikan yang berdiri untuk semua golongan. Menurutnya, prinsip tersebut merupakan bagian dari identitas pendidikan Gontor yang perlu dipahami dan dijaga oleh mahasiswa maupun alumni.

International Relations Leadership Course HMP HI UNIDA Gontor

“Berdiri dan untuk semua golongan itu adalah Gontor sebagai lembaga pendidikan, karena pendidikan harus berdiri di atas dan untuk semua golongan. Namun, bukan berarti sebagai alumni kita tidak aktif dan tidak boleh masuk di lini partai politik atau ormas tertentu. Bergeraklah sebagai alumni,” jelasnya.

Pesan tersebut memberikan pemahaman kepada mahasiswa mengenai pentingnya menjaga prinsip kelembagaan sekaligus mempersiapkan diri untuk berkontribusi di tengah masyarakat setelah menyelesaikan pendidikan. Sebagai calon lulusan Hubungan Internasional, mahasiswa diharapkan mampu mengambil peran secara profesional di berbagai bidang dengan tetap membawa nilai, etika, dan identitas yang telah dibentuk selama menempuh pendidikan.

Kegiatan ini menjadi bagian dari ikhtiar Fakultas Humaniora dalam membekali mahasiswa dengan kompetensi kepemimpinan yang relevan dengan bidang Hubungan Internasional. Pembinaan tersebut sejalan dengan semangat Universitas Darussalam Gontor sebagai Universitas Islam Terbaik yang tidak hanya mengembangkan kemampuan akademik, tetapi juga membentuk karakter dan integritas mahasiswa.

Melalui International Relations Leadership Course, mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan pola pikir visioner, membangun kemampuan tata kelola organisasi, serta menghadapi berbagai dinamika dengan sikap yang dewasa dan bertanggung jawab. Bekal tersebut menjadi penting bagi mahasiswa Hubungan Internasional yang nantinya akan berhadapan dengan lingkungan nasional maupun internasional yang dinamis.

Antusiasme mahasiswa terlihat dari kehadiran peserta yang memenuhi Hall Sirah Nabawiyah selama kegiatan berlangsung. Agenda kemudian ditutup dengan sesi foto bersama dan penyerahan cenderamata kepada narasumber. Kegiatan tersebut diharapkan menjadi salah satu sarana pembentukan generasi muda yang berintegritas dan siap berkontribusi di tengah masyarakat.

Dengan pembinaan kepemimpinan yang terintegrasi dengan nilai-nilai Gontorian, Universitas Darussalam Gontor terus mendorong mahasiswa untuk menjadi insan akademik yang memiliki wawasan luas, karakter kuat, dan kesiapan berkontribusi. Hal ini sekaligus memperkuat peran UNIDA Gontor sebagai Universitas Islam Terbaik yang berkomitmen melahirkan generasi pemimpin yang berilmu, berakhlak, dan mampu memberikan kontribusi positif di tingkat nasional maupun internasional.

Penulis: Roudhoh Hannaaris Sa’id
Editor: Ahmad Ma’ruf Muzaidin Arrosit
Redaksi: UNIDA Gontor

Related