UNIDA Gontor — Program Studi Farmasi Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Darussalam Gontor terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas akademik dan kompetensi mahasiswa melalui penyelenggaraan Short Course Clinical Research in Hospital. Kegiatan yang berlangsung pada Ahad, 19 Juli 2026, di Aula Fungsionaris Istanbul, Universitas Darussalam Gontor, ini diikuti oleh mahasiswa Program Studi Farmasi semester lima dan semester tujuh sebagai bagian dari penguatan kapasitas penelitian klinis yang menjadi bekal penting dalam dunia kefarmasian modern. Program ini menjadi salah satu wujud komitmen Universitas Islam Terbaik dalam menghadirkan pendidikan yang berorientasi pada pengembangan ilmu pengetahuan, profesionalisme, dan kebutuhan nyata di dunia pelayanan kesehatan.
Kegiatan menghadirkan apt. Marik Sri Husnul Khotimah, S.Farm., Apt., Apoteker di RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen, sebagai narasumber utama. Berbekal pengalaman sebagai praktisi di rumah sakit, beliau membagikan pengetahuan sekaligus pengalaman langsung mengenai pelaksanaan penelitian klinis yang dilakukan di lingkungan pelayanan kesehatan. Materi yang disampaikan mencakup ruang lingkup penelitian klinis di rumah sakit, pemanfaatan rekam medis sebagai sumber data penelitian, prinsip-prinsip etik penelitian, mekanisme memperoleh persetujuan etik (ethical clearance), hingga prosedur administratif dalam pengajuan penelitian di rumah sakit.

Selain membahas aspek teknis penelitian, narasumber juga menguraikan berbagai jenis penelitian kefarmasian yang banyak dikembangkan di rumah sakit, termasuk penelitian observasional, evaluasi penggunaan obat, farmakoepidemiologi, dan penelitian pelayanan kefarmasian. Mahasiswa memperoleh gambaran mengenai tantangan yang umum dihadapi peneliti, seperti keterbatasan data, proses perizinan, hingga pentingnya menjaga kerahasiaan informasi pasien sesuai dengan kaidah etik penelitian. Berbagai strategi untuk menyusun proposal penelitian yang sistematis, ilmiah, dan memberikan manfaat bagi peningkatan mutu pelayanan kesehatan juga menjadi bagian penting dalam pembahasan.
Pelaksanaan short course berlangsung dengan suasana yang kondusif dan penuh antusiasme. Penyampaian materi dilakukan secara komunikatif dengan disertai contoh-contoh kasus nyata yang pernah ditemui dalam praktik penelitian di rumah sakit. Pendekatan tersebut membantu mahasiswa memahami penerapan teori penelitian klinis secara lebih konkret sehingga materi yang disampaikan menjadi lebih mudah dipahami.
Sesi diskusi menjadi salah satu bagian yang paling menarik perhatian peserta. Mahasiswa secara aktif mengajukan berbagai pertanyaan mengenai penentuan topik penelitian yang relevan, pemanfaatan data rekam medis sebagai sumber penelitian, prosedur pengajuan ethical clearance, hingga langkah-langkah mengatasi berbagai kendala yang mungkin muncul selama proses penelitian berlangsung. Interaksi yang terjalin antara narasumber dan peserta berlangsung dinamis sehingga memberikan wawasan yang lebih luas mengenai praktik penelitian klinis yang profesional dan sesuai dengan standar akademik.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa Program Studi Farmasi memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai seluruh tahapan penelitian klinis di rumah sakit, mulai dari penyusunan perencanaan, pemenuhan persyaratan administratif dan etik, pengumpulan data, analisis hasil penelitian, hingga penyusunan laporan ilmiah yang memenuhi kaidah akademik. Pengetahuan tersebut diharapkan dapat menjadi bekal berharga dalam penyusunan tugas akhir maupun penelitian pada jenjang pendidikan berikutnya.
Penyelenggaraan Short Course Clinical Research in Hospital sekaligus memperkuat komitmen Universitas Darussalam Gontor dalam membangun budaya riset yang berkualitas, berintegritas, dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Melalui kegiatan akademik semacam ini, mahasiswa didorong untuk menjadi calon tenaga kefarmasian yang tidak hanya memiliki kompetensi profesional, tetapi juga mampu menghasilkan penelitian yang inovatif, beretika, dan berkontribusi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan serta peningkatan mutu pelayanan kesehatan. Upaya tersebut semakin menegaskan posisi UNIDA Gontor sebagai Universitas Islam Terbaik yang senantiasa mengintegrasikan keunggulan akademik, nilai-nilai keislaman, dan pengabdian kepada masyarakat dalam setiap proses pendidikannya.
Penulis: Nadia Iha Fatihah
Editor: Ahmad Ma’ruf Muzaidin Arrosit
Redaksi: UNIDA Gontor