UNIDA Gontor— Komitmen Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor dalam memperkuat kapasitas sumber daya manusia di bidang pengelolaan wakaf kembali diwujudkan melalui keberhasilan empat dosennya meraih Sertifikasi Kompetensi Nazhir Wakaf Tingkat Nasional. Pencapaian tersebut menjadi bagian dari langkah strategis universitas dalam memperkuat tata kelola wakaf yang profesional dan akuntabel. Program ini sekaligus menunjukkan keseriusan UNIDA Gontor sebagai Universitas Islam Terbaik yang terus mengembangkan kompetensi akademisi sesuai kebutuhan institusi dan masyarakat. Pelatihan dan sertifikasi tersebut diselenggarakan pada 15–16 Juli 2026 secara hybrid, dengan pembelajaran daring selama dua hari penuh yang kemudian dilanjutkan asesmen kompetensi secara luring di Jakarta.
Keikutsertaan para dosen merupakan tindak lanjut dari arahan Rektor UNIDA Gontor kepada Lembaga Amil Zakat, Infak, Sedekah, dan Wakaf (LAZISWAF) UNIDA Gontor untuk mempercepat pemenuhan berbagai persyaratan legalitas lembaga. Sebagai institusi pendidikan yang berlandaskan sistem wakaf, penguatan kompetensi pengelola wakaf menjadi kebutuhan yang sangat penting. Setelah sebelumnya mengirimkan sumber daya insani untuk mengikuti sertifikasi di bidang zakat, tahun ini UNIDA Gontor kembali mengutus empat dosen guna mengikuti pelatihan dan sertifikasi kompetensi nazhir wakaf yang diselenggarakan oleh Badan Wakaf Indonesia (BWI) bersama Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) BWI.
Empat dosen yang mewakili UNIDA Gontor dalam program tersebut adalah Dr. Syahruddin, M.Sc.Fin., ACCIA., Novan Fatchu Alafianta, M.H., Dr. Arie Rachmat Sunjoto, M.A., dan Achmad Fajaruddin, M.A.. Dr. Syahruddin, M.Sc.Fin., ACCIA., dan Novan Fatchu Alafianta, M.H., mengikuti pelatihan pada Kelas A yang berlokasi di Kampus Siman, sedangkan Dr. Arie Rachmat Sunjoto, M.A., bersama Achmad Fajaruddin, M.A., mengikuti Kelas C di Kampus Mantingan. Seluruh peserta mengikuti rangkaian pembelajaran secara daring sebelum melaksanakan asesmen akhir secara langsung di kawasan Harmoni, Jakarta Pusat.

Proses sertifikasi dilaksanakan melalui tiga tahapan penilaian yang dirancang untuk mengukur kompetensi peserta secara komprehensif. Tahap pertama berupa penyusunan proyek wakaf produktif yang mencakup perencanaan pengelolaan, strategi pengembangan aset wakaf, hingga penyusunan laporan program wakaf berkelanjutan. Tahapan berikutnya adalah ujian tertulis yang menguji pemahaman peserta terhadap teori maupun implementasi perwakafan. Selanjutnya, peserta mengikuti wawancara kompetensi bersama asesor guna menilai kemampuan analisis, pengambilan keputusan, serta kesiapan dalam menjalankan amanah sebagai nazhir wakaf profesional.
Berdasarkan hasil asesmen tersebut, keempat dosen utusan UNIDA Gontor dinyatakan kompeten oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Badan Wakaf Indonesia. Seluruh peserta yang lulus berhak memperoleh sertifikat kompetensi dari LSP BWI sekaligus sertifikat resmi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) yang berlaku secara nasional selama tiga tahun. Selain itu, mereka juga berhak menyandang gelar profesional Certified Waqf Competent (CWC) sebagai pengakuan atas kompetensi yang telah memenuhi standar nasional di bidang perwakafan.

Keberhasilan ini menjadi modal penting bagi LAZISWAF UNIDA Gontor dalam mempercepat proses legalisasi sebagai lembaga pengelola wakaf uang yang memperoleh izin resmi dari Badan Wakaf Indonesia. Dengan terpenuhinya persyaratan kompetensi sumber daya manusia, diharapkan proses perizinan dapat berjalan lebih optimal sehingga lembaga memiliki kewenangan untuk menghimpun dana wakaf dari masyarakat secara lebih luas. Berbagai program wakaf produktif yang telah dirancang juga diharapkan mampu memberikan manfaat yang berkelanjutan, baik dalam bidang pendidikan, sosial, maupun pemberdayaan ekonomi umat.
Peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui sertifikasi nasional ini menjadi bukti bahwa UNIDA Gontor tidak hanya berfokus pada pengembangan akademik, tetapi juga pada penguatan kompetensi profesional yang mendukung tata kelola institusi berbasis wakaf. Semangat tersebut semakin menegaskan posisi UNIDA Gontor sebagai Universitas Islam Terbaik yang terus menghadirkan inovasi, profesionalisme, serta kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan Islam dan kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan wakaf yang modern, amanah, dan berkelanjutan.
Penulis: Syahruddin
Editor: Ahmad Ma’ruf Muzaidin Arrosit
Redaksi: UNIDA Gontor