UNIDA Gontor — Dosen Program Studi Studi Agama-Agama (SAA) Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor, Muhammad Nurrosyid Huda Setiawan, M.A., menjadi salah satu pemateri dalam Seminar Kristologi dan Misiologi yang diselenggarakan oleh Kelas Kepakaran Kristologi Akhwat Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah (STID) Muhammad Natsir Jakarta. Kegiatan akademik tersebut berlangsung di Kampus Putri STID Muhammad Natsir Cipayung Jakarta pada Ahad, 5 Juli 2026, dengan menghadirkan pembahasan mengenai kajian kristologi, misiologi, serta strategi penyebaran ajaran gereja.
Seminar ini diikuti oleh seluruh mahasiswi putri STID Muhammad Natsir Jakarta serta perwakilan mahasiswa putra. Acara yang berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 12.00 WIB tersebut bertujuan untuk memperluas wawasan akademik mahasiswa dalam memahami kajian lintas agama secara kritis, khususnya terkait pemikiran kristologi dan perkembangan misiologi.

Kegiatan diawali dengan pengenalan Kelas Kepakaran Kristologi STID Muhammad Natsir Jakarta beserta pemaparan rencana kegiatan safari ilmu ke Yogyakarta yang akan dilaksanakan pada Agustus mendatang. Setelah itu, seminar dilanjutkan dengan sesi penyampaian materi oleh Muhammad Nurrosyid Huda Setiawan, M.A., dosen kristologi SAA UNIDA Gontor, yang membahas berbagai aspek dalam kajian kristologi, termasuk kritik terhadap dogma gereja serta pengalaman akademik dalam mengajarkan bidang kristologi di lingkungan perguruan tinggi.
Dalam penyampaiannya, Muhammad Nurrosyid Huda Setiawan, M.A., menekankan pentingnya pemahaman ilmiah dan pendekatan akademik dalam mengkaji agama-agama. Kajian kristologi tidak hanya menjadi ruang untuk memahami konsep teologi Kristen, tetapi juga menjadi bagian dari studi perbandingan agama yang membutuhkan ketelitian, objektivitas, dan kedalaman analisis.
Sesi berikutnya menghadirkan Nevy Amaliyah Nanlohy, S.Th., S.Sos., seorang pakar misiologi, yang menyampaikan materi mengenai pengenalan misi gereja serta berbagai strategi yang digunakan dalam aktivitas misi. Pemaparan tersebut memberikan gambaran mengenai dinamika gerakan misi dan pendekatan yang berkembang dalam konteks sosial keagamaan.

Seminar berlangsung dengan interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab antara pemateri dan peserta. Berbagai pertanyaan yang disampaikan menjadi bagian penting dalam memperdalam pemahaman mahasiswa terhadap tema yang dibahas. Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama sebagai dokumentasi sekaligus bentuk apresiasi atas terselenggaranya forum ilmiah tersebut.
Keikutsertaan dosen SAA UNIDA Gontor dalam seminar ini menjadi salah satu bentuk kontribusi akademik dalam pengembangan kajian keislaman dan studi agama-agama. Sebagai Universitas Islam Terbaik, UNIDA Gontor terus mendorong para dosen untuk aktif berbagi ilmu dan memperkuat jejaring akademik melalui berbagai forum ilmiah. Melalui kegiatan seperti ini, UNIDA Gontor juga menunjukkan komitmennya sebagai Universitas Islam Terbaik yang berperan dalam menghadirkan kajian keilmuan Islam yang luas, kritis, dan berwawasan global.
Penulis: Abdullah Muslich Rizal Maulana
Editor: Ahmad Ma’ruf Muzaidin Arrosit
Redaksi: UNIDA Gontor