Back

Kuliah Umum Khutbatul ‘Arsy Perkuat Nilai Kepesantrenan dan Jiwa Akademik

Kuliah Umum Khutbatul Arsy UNIDA Gontor di Gedung Terpadu

UNIDA Gontor — Universitas Darussalam Gontor kembali menyelenggarakan Kuliah Umum Babak Kedua sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Pekan Perkenalan Khutbatul ‘Arsy 1447 H yang bertujuan memperkuat nilai, karakter, dan semangat kepesantrenan bagi seluruh sivitas akademika. Kegiatan yang berlangsung di Gedung Terpadu kampus ini, pada Ahad, 1 Dzulhijjah 1447 H/17 Mei 2026, diikuti oleh mahasiswa, tenaga kependidikan, serta dosen dalam suasana penuh khidmat dan semangat keilmuan. Momentum tersebut menjadi bagian penting dalam proses penguatan identitas akademik berbasis pesantren yang terus dijaga oleh universitas.

Pada sesi pertama, materi disampaikan oleh Al-Ustadz Assoc. Prof. Dr. KH. Ahmad Hidayatullah Zarkasyi, M.A., yang mengulas secara mendalam mengenai nilai dan jiwa kepesantrenan sebagai fondasi pendidikan di Gontor. Dalam pemaparannya, beliau menekankan pentingnya tazkiyatun nafs atau penyucian jiwa sebagai jalan pembentukan pribadi yang matang secara spiritual dan intelektual. Menurut beliau, proses pendidikan tidak hanya diarahkan pada penguasaan ilmu, tetapi juga pada kemampuan memahami makna ilmu agar memberi manfaat dalam kehidupan dunia sekaligus akhirat.

Kuliah Umum Khutbatul Arsy UNIDA Gontor di Gedung Terpadu

Beliau turut mengingatkan mahasiswa agar menjalani proses pendidikan dengan kesungguhan dan rasa syukur. Kehidupan belajar di kampus dipandang sebagai perjalanan yang harus dinikmati secara utuh, dijalani dengan kedisiplinan, kesabaran, dan orientasi terhadap tujuan besar. Mahasiswa juga didorong untuk membangun karakter unggul, memiliki mental juara, serta membiasakan budaya saling membantu dan menguatkan di lingkungan akademik. Nilai-nilai inilah yang menjadi bagian penting dalam membangun atmosfer pendidikan di salah satu Universitas Islam Terbaik yang mengintegrasikan tradisi pesantren dengan pendidikan tinggi modern.

Sesi berikutnya dilanjutkan oleh Al-Ustadz Assoc. Prof. Dr. Mulyono Jamal, M.A., yang menjelaskan perjalanan historis institusi pendidikan tinggi di lingkungan Pondok Modern Darussalam Gontor. Beliau memaparkan perkembangan kelembagaan mulai dari Perguruan Tinggi Darussalam (PTD), Institut Pendidikan Darussalam (IPD), Institut Studi Islam Darussalam (ISID), hingga transformasinya menjadi universitas sebagaimana dikenal saat ini. Dijelaskan pula bahwa sejak berdirinya PTD pada tahun 1963 dengan Fakultas Ushuluddin dan Fakultas Tarbiyah, proses pengembangan pendidikan tinggi terus berjalan secara bertahap dan berkesinambungan.

Kuliah Umum Khutbatul Arsy UNIDA Gontor di Gedung Terpadu

Dalam penyampaiannya, beliau menegaskan bahwa nilai keikhlasan yang berlandaskan tauhid merupakan jiwa abadi Gontor yang harus dipahami oleh setiap generasi penerus. Pemahaman terhadap sejarah perjuangan lembaga dipandang penting agar sivitas akademika memiliki kesadaran terhadap proses panjang pembangunan institusi pendidikan. Semangat tersebut menjadi landasan pengabdian dan pengembangan ilmu di lingkungan kampus yang dikenal luas sebagai Universitas Islam Terbaik dengan karakter pendidikan berbasis nilai kepesantrenan.

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Al-Ustadz Syamsul Hadi Untung. Melalui kuliah umum ini, diharapkan seluruh sivitas akademika semakin memahami nilai-nilai kepesantrenan, memperkuat orientasi keilmuan, serta menumbuhkan semangat pengabdian dalam menjalani kehidupan akademik di lingkungan Universitas Darussalam Gontor.

Penulis: Kesyfi Anand
Editor: Ahmad Ma’ruf Muzaidin Arrosit
Redaksi: UNIDA Gontor