UNIDA Gontor — Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Inovasi Pembelajaran (LPPIP) Universitas Darussalam Gontor (UNIDA Gontor) menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Analisa Pengukuran Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) dan Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK) bagi Program Studi pada Rabu, 5 Agustus 2026, pukul 13.00 WIB bertempat di Hall Senat UNIDA Gontor. Kegiatan ini diikuti oleh Wakil Rektor I UNIDA Gontor, seluruh Ketua Program Studi (Kaprodi), serta Sekretaris Program Studi sebagai langkah strategis dalam memperkuat sistem evaluasi dan peningkatan mutu pembelajaran di lingkungan universitas.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen UNIDA Gontor dalam mengimplementasikan sistem pendidikan berbasis Outcome-Based Education (OBE) secara terarah, terukur, dan berkelanjutan. Melalui penguatan pemahaman terhadap CPL dan CPMK, setiap program studi diharapkan mampu memastikan bahwa proses pembelajaran yang dilaksanakan benar-benar mendukung pencapaian kompetensi lulusan sesuai dengan visi dan standar akademik yang telah ditetapkan.
Acara diawali dengan muqaddimah yang disampaikan oleh Al-Ustadz Dr. Idam Mustofa, S.Pd.I., M.Pd., yang menekankan pentingnya penyempurnaan perangkat pembelajaran, khususnya Rencana Pembelajaran Semester (RPS), sebagai instrumen utama dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan. Menurut beliau, pembaruan dokumen akademik harus berjalan seiring dengan evaluasi proses pembelajaran agar mampu menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi, karakter, dan integritas.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Rektor I UNIDA Gontor, Al-Ustadz Assoc. Prof. Dr. Abdul Hafidz bin Zaid, Lc., M.A., menyampaikan arahan mengenai pentingnya menjadikan evaluasi sebagai bagian dari budaya mutu akademik. Beliau menjelaskan bahwa pengukuran CPL dan CPMK memang berkaitan dengan kesiapan akreditasi, namun tujuan utamanya bukan hanya memenuhi aspek administratif, melainkan menjadi sarana untuk melakukan perbaikan nyata terhadap sistem pendidikan.

Beliau menegaskan bahwa hasil pengukuran capaian pembelajaran dapat menjadi dasar dalam menyempurnakan kurikulum, metode pembelajaran, sistem asesmen, serta strategi peningkatan kualitas lulusan. Dengan demikian, CPL dan CPMK tidak hanya menjadi dokumen akademik, tetapi menjadi pedoman yang menghubungkan proses pembelajaran dengan kemampuan yang harus dimiliki mahasiswa setelah menyelesaikan pendidikan.
Pada sesi utama, Ustadzah Nurul Azizah, S.Pd.I., M.Pd., dari LPPIP UNIDA Gontor memberikan pemaparan mengenai mekanisme analisa dan pengukuran CPL serta CPMK melalui sistem akademik. Para Kaprodi dan Sekretaris Prodi diberikan pemahaman mengenai pemetaan hubungan antara CPMK dengan CPL, penentuan bobot kontribusi, penyusunan asesmen pembelajaran, hingga proses penghitungan tingkat ketercapaian pembelajaran mahasiswa.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan praktik penggunaan SIAKAD UNIDA Gontor. Melalui sesi tersebut, peserta mendapatkan pengalaman langsung dalam melakukan pengelolaan CPMK, pemetaan CPL, penginputan asesmen, serta memahami proses visualisasi hasil pengukuran capaian pembelajaran. Selain itu, Ustadz Dr. Idam Mustofa, S.Pd.I., M.Pd., turut menjelaskan berbagai aspek monitoring dan evaluasi pembelajaran berbasis kurikulum OBE, mulai dari kesesuaian RPKPS, penerapan case method dan team-based project, penggunaan bahan ajar, pemanfaatan LMS, integrasi penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, hingga analisis hasil evaluasi dosen oleh mahasiswa (EDOM).
Sesi diskusi menjadi ruang interaktif bagi peserta untuk menyampaikan berbagai pertanyaan dan kendala yang dihadapi dalam penerapan sistem akademik. Salah satu pembahasan berkaitan dengan optimalisasi penggunaan absensi digital serta pendampingan bagi dosen yang masih membutuhkan penguatan dalam pemanfaatan teknologi akademik. Al-Ustadz Assoc. Prof. Dr. Abdul Hafidz bin Zaid, Lc., M.A., menyampaikan pentingnya dukungan berupa panduan teknis dan pendampingan agar seluruh sivitas akademika mampu beradaptasi dengan perkembangan sistem pendidikan digital.

Ustadz Dr. Azmi Syukri Zarkasyi, Lc., M.A., juga menegaskan bahwa pemahaman terhadap penggunaan SIAKAD menjadi tanggung jawab bersama dalam mendukung tata kelola akademik yang lebih efektif. Sementara itu, Al-Ustadz Yoke Suryadarma, S.Pd.I., M.Pd.I., turut memberikan masukan dalam sesi pembahasan untuk memperkaya proses evaluasi dan pengembangan sistem pembelajaran.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan penyampaian harapan agar hasil bimtek dapat diterapkan secara optimal oleh setiap program studi. Al-Ustadz Dr. Idam Mustofa, S.Pd.I., M.Pd., menekankan bahwa pengukuran CPL dan CPMK harus menjadi bagian dari proses peningkatan mutu yang dilakukan secara konsisten, bukan hanya sebagai kebutuhan administratif.
Melalui kegiatan ini, UNIDA Gontor terus memperkuat langkahnya dalam membangun budaya akademik yang berkualitas dan berorientasi pada capaian pembelajaran. Sebagai Universitas Islam Terbaik yang berkomitmen terhadap pengembangan pendidikan berbasis nilai dan mutu, UNIDA Gontor menjadikan evaluasi akademik sebagai fondasi untuk melahirkan lulusan yang unggul, berintegritas, serta mampu memberikan kontribusi bagi masyarakat.
Penguatan sistem CPL dan CPMK berbasis OBE menjadi bukti keseriusan UNIDA Gontor dalam menghadirkan tata kelola pendidikan yang semakin profesional. Dengan sinergi antara pimpinan universitas, program studi, dosen, dan seluruh sivitas akademika, UNIDA Gontor terus berupaya mewujudkan visi sebagai Universitas Islam Terbaik yang mampu menghasilkan generasi berilmu, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Penulis: Muhammad Fauzan Al Muhajir
Editor: Ahmad Ma’ruf Muzaidin Arrosit
Redaksi: UNIDA Gontor