UNIDA Gontor — Universitas Darussalam Gontor (UNIDA Gontor) Kelas C kembali menunjukkan perannya sebagai institusi pendidikan tinggi yang aktif membangun jejaring akademik global melalui kunjungan resmi dua akademisi terkemuka dari Republik Türkiye. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat pertukaran gagasan ilmiah sekaligus memperluas wawasan sivitas akademika mengenai integrasi antara ilmu pengetahuan modern dan nilai-nilai Islam. Sebagai salah satu Universitas Islam Terbaik, UNIDA Gontor terus menghadirkan ruang dialog yang mendorong lahirnya perspektif keilmuan yang seimbang antara kompetensi profesional dan nilai spiritual.
Dalam kunjungan yang berlangsung pada Senin, 22 Juni 2026, UNIDA Gontor Kelas C menerima tamu kehormatan, yakni Prof. Dr. Hasan Huseyin Eker dari Sağlık Bilimleri Üniversitesi dan Prof. Dr. Kazim Karaaslan dari Bezmialem Vakif Üniversitesi. Kedua tamu dikenal sebagai akademisi senior di bidang ilmu kesehatan yang memiliki dedikasi tinggi dalam mengembangkan profesionalisme berbasis nilai-nilai Islam. Kehadiran mereka disambut hangat oleh sivitas akademika UNIDA Gontor dalam suasana yang akrab dan penuh penghormatan.

Pertemuan awal yang dilaksanakan pada malam hari berlangsung dalam nuansa kekeluargaan. Momen ini dimanfaatkan sebagai sarana perkenalan serta diskusi awal mengenai peluang kerja sama akademik antara kedua institusi. Dalam dialog tersebut, kedua belah pihak saling bertukar pandangan tentang perkembangan dunia pendidikan tinggi, karakteristik pendidikan pesantren, serta urgensi mengintegrasikan ajaran Islam dengan perkembangan sains dan teknologi modern. Diskusi ini memberikan gambaran bahwa pendidikan tidak hanya berorientasi pada penguasaan ilmu, tetapi juga pada pembentukan karakter dan adab.
Pada hari berikutnya,Selasa, 23 Juni 2026, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan campus tour untuk memperkenalkan lingkungan serta fasilitas kampus UNIDA Gontor Kelas C secara lebih mendalam. Kegiatan ini dipandu langsung oleh Assoc. Prof. Dr. Fairuz Subakir Ahmad, M.A., selaku Deputi Wakil Rektor Bidang Kepesantrenan. Dalam sesi tersebut, beliau menjelaskan sistem pendidikan khas pesantren yang terintegrasi dengan kurikulum perguruan tinggi modern. Berbagai fasilitas akademik dan penunjang pendidikan juga diperkenalkan sebagai bagian dari ekosistem pembelajaran yang holistik.
Agenda utama kunjungan ini adalah seminar internasional bertajuk “How to Be a Good Muslim Practitioner” yang dimulai sekitar pukul 10.30 WIB. Seminar tersebut menghadirkan Prof. Dr. Hasan Huseyin Eker dan Prof. Dr. Kazim Karaaslan sebagai narasumber utama. Keduanya menyampaikan pandangan mengenai pentingnya menjadikan ajaran Islam sebagai landasan dalam menjalankan profesi, khususnya dalam bidang kesehatan.

Dalam pemaparannya, para narasumber menekankan bahwa seorang profesional Muslim tidak cukup hanya unggul secara akademik dan teknis, tetapi juga harus memiliki orientasi spiritual yang kuat. Kedua narasumber menjelaskan pentingnya niat yang benar dalam bekerja, menjaga etika profesi, serta mempertahankan integritas moral di tengah dinamika perkembangan ilmu pengetahuan yang semakin kompleks. Menurut kedua akademisi tersebut, profesionalisme sejati lahir dari keseimbangan antara kompetensi, amanah, dan ketakwaan.
Seminar berlangsung secara dinamis dan interaktif. Para peserta yang terdiri dari mahasiswa, dosen, serta sivitas akademika UNIDA Gontor Kelas C menunjukkan antusiasme tinggi melalui berbagai pertanyaan dan diskusi yang konstruktif. Interaksi tersebut mencerminkan semangat akademik yang kuat sekaligus keinginan untuk memahami bagaimana nilai-nilai Islam dapat diterapkan secara nyata dalam dunia profesional.
Kegiatan ini diharapkan mampu memperluas wawasan seluruh peserta serta memberikan inspirasi untuk terus mengembangkan kapasitas diri tanpa melepaskan identitas keislaman. Sebagai Universitas Islam Terbaik, UNIDA Gontor berupaya terus menghadirkan kegiatan akademik yang tidak hanya memperkaya pengetahuan, tetapi juga memperkuat karakter, integritas, dan nilai spiritual bagi seluruh sivitas akademikanya.
Penulis: Rifdah Syifa Rabbani
Editor: Ahmad Ma’ruf Muzaidin Arrosit
Redaksi: UNIDA Gontor