Sarasehan Guru Besar Alumni Gontor Teguhkan Sistem Nilai Menuju World Class University

Sarasehan Guru Besar Alumni Gontor Teguhkan Sistem Nilai Menuju World Class University

11 July 2026

UNIDA GontorUniversitas Darussalam (UNIDA) Gontor kembali memperkuat perannya sebagai Universitas Islam Terbaik melalui penyelenggaraan Sarasehan Guru Besar dan Doktor Alumni Gontor yang mengangkat tema “Sistem dan Nilai Gontor sebagai Fondasi Pengembangan UNIDA Gontor Menuju World Class University”, yang pada Sabtu, 11 Juli 2026, diselenggarakan di Universitas Darussalam Gontor. Forum ilmiah tersebut menjadi wadah strategis untuk mempertemukan para guru besar, doktor, akademisi, serta alumni Gontor dalam merumuskan arah pengembangan universitas yang tetap berpijak pada sistem pendidikan pesantren sekaligus mampu menjawab tuntutan perguruan tinggi berkelas dunia menjelang abad kedua Pondok Modern Darussalam Gontor.

Kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Hymne Oh Pondokku, kemudian dibuka secara resmi melalui sambutan Rektor Universitas Darussalam Gontor, Prof. Dr. K.H. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A., Ed., M.Phil. Dalam arahannya, beliau menegaskan bahwa kekuatan utama Gontor tidak semata diukur dari besarnya jumlah alumni, melainkan dari kokohnya sistem nilai yang membentuk karakter, semangat pengabdian, serta jejaring ukhuwah yang terus berkembang di berbagai bidang kehidupan. Beliau juga menyampaikan bahwa saat ini UNIDA Gontor telah memiliki 127 dosen bergelar doktor sebagai modal penting dalam meningkatkan kualitas akademik sekaligus mempercepat transformasi menuju perguruan tinggi bertaraf internasional.

Lebih lanjut, Prof. Dr. K.H. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A., Ed., M.Phil., mengajak seluruh sivitas akademika untuk mulai mendokumentasikan berbagai sistem pendidikan Gontor yang selama ini berkembang melalui praktik dan keteladanan. Menurut beliau, banyak mekanisme pendidikan yang telah berjalan secara efektif namun belum terdokumentasi secara ilmiah. Oleh karena itu, penulisan sistem-sistem tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat fondasi kelembagaan sekaligus memperkaya khazanah keilmuan pendidikan Islam. Beliau juga menjelaskan bahwa Gontor tengah menyusun Rencana Strategis (Renstra) menuju abad kedua serta mempersiapkan sebuah karya bertajuk Hadiah Gontor untuk Indonesia sebagai bentuk kontribusi pemikiran bagi pembangunan bangsa. Dalam kesempatan tersebut, beliau menyampaikan harapan agar alumni Gontor mampu menjadi kekuatan intelektual yang berperan aktif dalam memajukan masyarakat melalui pendidikan yang bermutu dan berdaya saing global.

Sarasehan Guru Besar dan Doktor Alumni Gontor di Universitas Darussalam Gontor membahas sistem dan nilai Gontor menuju World Class University.

Sesi ilmiah pertama menghadirkan Dr. Saifudin Asrori, M.Si., dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta yang membahas tema Modernisme Islam Kaum Santri: Reproduksi dan Variasi Pendidikan Islam Pondok Pesantren Alumni Gontor. Beliau menjelaskan bahwa warisan terbesar Gontor bukan hanya berupa kurikulum, melainkan tata bahasa pendidikan (grammar of education) yang melahirkan beragam bentuk pengembangan pesantren sesuai kebutuhan masyarakat di berbagai daerah. Sistem tersebut tercermin dalam penerapan disiplin selama 24 jam, penggunaan bahasa sebagai budaya kehidupan, Panca Jiwa, Panca Jangka, motto, visi, misi, hingga organisasi santri yang terus direproduksi oleh para alumni di Indonesia maupun di luar negeri.

Nasihat sekaligus pengarahan kemudian disampaikan oleh Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor sekaligus Presiden Universitas Darussalam Gontor, Al-Ustadz K.H. Hasan Abdullah Sahal. Beliau menjelaskan bahwa kekuatan pesantren tidak hanya dibangun melalui kurikulum atau sarana fisik, tetapi bertumpu pada keteladanan para pendidik yang mengabdikan diri dengan penuh keikhlasan. Menurut beliau, banyak nilai dan sistem pendidikan Gontor yang hidup melalui praktik keseharian tanpa harus selalu dituangkan dalam dokumen tertulis. Beliau juga menekankan bahwa seluruh aktivitas pendidikan di Gontor berorientasi pada pertanggungjawaban kepada Allah SWT sehingga nilai amanah, keikhlasan, dan pengabdian menjadi landasan utama dalam menjalankan setiap amanah pendidikan. Menutup arah pengembangan Gontor, beliau menegaskan tekad besar untuk menjadikan Gontor sebagai pusat lahirnya pemikiran dan pendidikan yang memberikan kontribusi bagi dunia.

Sarasehan Guru Besar dan Doktor Alumni Gontor di Universitas Darussalam Gontor membahas sistem dan nilai Gontor menuju World Class University.

Rangkaian presentasi berikutnya menghadirkan Dr. Alex Nanang Agus Sifa, S.Fil.I., M.Pd., yang memaparkan konsep integrasi ilmu agama dan ilmu kontemporer melalui Worldview Islam sebagai dasar pengembangan kurikulum Universitas Darussalam Gontor. Beliau menjelaskan bahwa integrasi tersebut diwujudkan melalui penyusunan kurikulum universitas, kurikulum fakultas, proses pembelajaran, pembinaan mahasiswa, hingga budaya akademik yang menghasilkan pendidikan secara menyeluruh melalui pengembangan intelektual, spiritual, emosional, dan jasmani.

Selanjutnya, Dr. Mufti Afif, Lc., M.A., memaparkan konsep Khidmah Profesional dalam Pengelolaan Wakaf Model Gontor. Beliau menjelaskan bahwa pengelolaan wakaf harus dibangun di atas nilai ibadah, profesionalisme, dan pengabdian kepada Allah SWT. Menurut beliau, Panca Jiwa menjadi fondasi kelembagaan yang membentuk budaya kerja berbasis amanah, keberkahan, dan kemaslahatan bersama. Sementara itu, Dr. Usmanul Khakim, M.Ag., menjelaskan sistem penanaman kompetensi mahasiswa UNIDA Gontor melalui integrasi kegiatan akademik, kehidupan asrama, organisasi kemahasiswaan, masjid, dan pembinaan kepemimpinan. Sistem tersebut tidak hanya menghasilkan lulusan yang memiliki kemampuan profesional, tetapi juga membentuk karakter, integritas moral, serta kecakapan dalam mengambil keputusan berdasarkan nilai-nilai Islam.

Sarasehan Guru Besar dan Doktor Alumni Gontor di Universitas Darussalam Gontor membahas sistem dan nilai Gontor menuju World Class University.

Diskusi yang berlangsung secara interaktif menghasilkan beragam gagasan mengenai peluang pengembangan sistem pendidikan Gontor pada tingkat nasional maupun internasional. Seluruh peserta menunjukkan tekad bersama untuk terus mendokumentasikan, mengembangkan, dan menyebarluaskan sistem pendidikan Gontor sebagai kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan Indonesia. Melalui sarasehan ini, Universitas Darussalam Gontor semakin meneguhkan posisinya sebagai Universitas Islam Terbaik yang mengintegrasikan tradisi pesantren dengan pengembangan ilmu pengetahuan modern dalam mewujudkan visi sebagai World Class University yang tetap berakar kuat pada nilai-nilai Pondok Modern Darussalam Gontor.

Penulis: Muhammad Fauzan Al Muhajir
Editor: Ahmad Ma’ruf Muzaidin Arrosit
Redaksi: UNIDA Gontor

Related