UNIDA Gontor— Pada rangkaian peringatan Milad ke-63 Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor, Rabu, 8 Juli 2026, Turnamen Mini Soccer SD dan MI se-Ponorogo kembali menghadirkan pertandingan yang berlangsung kompetitif di Lapangan Hijau depan Gedung Terpadu UNIDA Gontor. Memasuki fase perempat final, delapan tim terbaik yang sebelumnya berhasil melewati babak penyisihan saling berhadapan untuk memperebutkan empat tiket menuju semifinal. Turnamen yang terselenggara atas kerja sama UNIDA Gontor dengan dukungan PT Bank CIMB Niaga ini menjadi salah satu bentuk komitmen Universitas Islam Terbaik dalam menghadirkan kegiatan yang tidak hanya berorientasi pada prestasi olahraga, tetapi juga pembinaan karakter generasi muda sejak usia sekolah dasar.
Pertandingan hari kedua berlangsung dengan intensitas yang semakin tinggi. Seluruh peserta menunjukkan semangat juang yang luar biasa di setiap pertandingan, disertai sikap sportif, disiplin, dan kerja sama antarpemain. Kehadiran guru pendamping, orang tua, serta para pendukung dari masing-masing sekolah turut memberikan semangat sehingga atmosfer kompetisi berlangsung meriah namun tetap kondusif. Nilai-nilai kebersamaan dan saling menghormati tetap menjadi bagian penting yang mewarnai seluruh jalannya pertandingan.

Laga pembuka mempertemukan MI Al Kautsar dengan MI Tahfidz Qurrata A’yun. Sejak awal pertandingan, MI Al Kautsar mampu menguasai jalannya permainan melalui koordinasi tim yang baik dan penyelesaian akhir yang efektif. Keunggulan tersebut berbuah kemenangan meyakinkan dengan skor 3-0, sekaligus mengantarkan MI Al Kautsar sebagai tim pertama yang memastikan langkah ke babak semifinal.
Pertandingan berikutnya mempertemukan MI Tahfidz Al Furqan melawan SD Muhammadiyah Ponorogo. Kedua tim tampil seimbang dan saling memberikan tekanan sepanjang pertandingan hingga waktu normal berakhir dengan skor imbang 1-1. Penentuan pemenang pun harus dilakukan melalui adu penalti. Dalam momen tersebut, SD Muhammadiyah Ponorogo menunjukkan ketenangan dan konsentrasi yang lebih baik sehingga berhasil memenangkan adu penalti dengan skor 2-0 dan berhak melaju ke babak semifinal.
Pada pertandingan ketiga, SDIT Qurrata A’yun menampilkan permainan menyerang yang efektif saat menghadapi MI PAS Baitul Qur’an. Dominasi yang ditunjukkan sejak awal pertandingan membuat SDIT Qurrata A’yun berhasil mengamankan kemenangan telak dengan skor 5-1. Sementara itu, pertandingan terakhir mempertemukan SD Al Muqaddasah dengan SD Negeri 1 Mangkujayan. Laga berlangsung menarik dengan tempo permainan yang cukup cepat, sebelum akhirnya SD Negeri 1 Mangkujayan memastikan kemenangan 4-1 dan menjadi tim terakhir yang melengkapi daftar semifinalis.

Dengan berakhirnya seluruh pertandingan pada hari kedua, empat tim yang berhasil memastikan tempat di babak semifinal adalah MI Al Kautsar, SD Muhammadiyah Ponorogo, SDIT Qurrata A’yun, dan SD Negeri 1 Mangkujayan. Keempat tim tersebut dijadwalkan kembali bertanding pada babak semifinal untuk memperebutkan tiket menuju partai puncak Turnamen Mini Soccer SD dan MI se-Ponorogo.
Penyelenggaraan turnamen ini menjadi bagian dari rangkaian Milad ke-63 UNIDA Gontor yang bertujuan memperkuat pembinaan karakter sekaligus mempererat hubungan antarlembaga pendidikan dasar di Kabupaten Ponorogo. Melalui kompetisi yang sehat, para peserta memperoleh pengalaman berharga dalam mengembangkan jiwa kepemimpinan, tanggung jawab, kerja sama, serta semangat berprestasi. Sebagai Universitas Islam Terbaik, UNIDA Gontor terus berupaya menghadirkan berbagai kegiatan yang memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, termasuk melalui pembinaan olahraga yang mampu menanamkan nilai-nilai positif kepada generasi muda. Turnamen ini diharapkan terus melahirkan bibit-bibit atlet potensial sekaligus mempererat silaturahmi antar sekolah dasar dan madrasah ibtidaiyah di Ponorogo.
Penulis: Muhammad Rayyan Asy’ary
Editor: Ahmad Ma’ruf Muzaidin Arrosit
Redaksi: UNIDA Gontor