Tabligh Akbar UNIDA Gontor Tegaskan Peran Pesantren dalam Membangun Peradaban Islam

Tabligh Akbar UNIDA Gontor Tegaskan Peran Pesantren dalam Membangun Peradaban Islam

9 July 2026

UNIDA GontorSemarak peringatan Milad ke-63 Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor dalam rangkaian peringatan 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor semakin bermakna melalui penyelenggaraan Tabligh Akbar bersama Ustadz Dr. (H.C.) Adi Hidayat, Lc., M.A., yang diselenggarakan pada Kamis, 9 Juli 2026, di Lapangan Depan Gedung Terpadu UNIDA Gontor. Ribuan peserta yang terdiri atas santri, mahasiswa, dosen, alumni, serta masyarakat umum memadati lokasi kegiatan untuk mengikuti tausiyah yang mengangkat tema pentingnya pesantren sebagai fondasi lahirnya peradaban Islam. Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum refleksi bagi Universitas Islam Terbaik dalam memperkuat peran pendidikan Islam yang berorientasi pada pembentukan karakter, penguasaan ilmu pengetahuan, dan pengabdian kepada umat.

Rangkaian acara diawali dengan penampilan Hadrah Dzikrussalam yang membawakan lantunan shalawat sehingga menghadirkan suasana religius dan penuh kekhidmatan. Selanjutnya, Al-Ustadz Prof. Dr. K.H. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil., menyampaikan sambutan yang menegaskan bahwa perjalanan satu abad Pondok Modern Darussalam Gontor merupakan karunia Allah SWT yang patut disyukuri. Menurut beliau, keberlangsungan lembaga pendidikan selama satu abad menjadi bukti konsistensi Gontor dalam mengabdikan diri untuk mencetak generasi yang berilmu, berakhlak, dan memiliki komitmen terhadap kemajuan umat. Beliau juga menjelaskan bahwa menghadirkan tokoh ulama nasional dalam momentum besar merupakan tradisi yang terus dipertahankan sebagai bagian dari penguatan nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.

Tabligh Akbar UNIDA Gontor bersama Ustadz Adi Hidayat dalam rangka Milad ke-63 dan 100 Tahun Gontor.

Dalam tausiyahnya, Ustadz Adi Hidayat mengajak seluruh hadirin memandang usia satu abad Gontor bukan sekadar capaian historis, melainkan sebagai titik awal untuk terus melahirkan inovasi pendidikan yang mampu menjawab dinamika zaman. Beliau menjelaskan bahwa setiap periode kehidupan manusia menghadirkan tantangan yang berbeda, tetapi petunjuk yang bersumber dari Al-Qur’an tetap relevan sebagai pedoman dalam membangun kehidupan yang beradab. Oleh sebab itu, lembaga pendidikan Islam dituntut untuk senantiasa menjaga nilai-nilai wahyu sekaligus mampu memberikan solusi atas berbagai persoalan kontemporer.

Beliau kemudian menguraikan sejumlah kisah dalam Al-Qur’an sebagai pelajaran bagi umat Islam sepanjang masa. Ancaman Fir’aun terhadap generasi penerus serta penyimpangan moral yang terjadi pada masa Nabi Luth menunjukkan bahwa setiap zaman memiliki bentuk ujian yang berbeda, meskipun hakikat tantangannya tetap berkaitan dengan penjagaan iman, akhlak, dan kemanusiaan. Atas dasar itulah, pembinaan generasi yang memiliki keseimbangan antara kekuatan spiritual, keluasan ilmu, dan kemuliaan akhlak menjadi kebutuhan yang tidak pernah kehilangan relevansi.

Tabligh Akbar UNIDA Gontor bersama Ustadz Adi Hidayat dalam rangka Milad ke-63 dan 100 Tahun Gontor.

Lebih lanjut, Ustadz Adi Hidayat menegaskan bahwa sejarah peradaban Islam membuktikan kebangkitan umat selalu diawali melalui proses pendidikan yang berkualitas. Bangsa Arab yang sebelumnya hidup dalam kondisi jahiliah mampu berubah menjadi pelopor peradaban dunia karena dibimbing langsung oleh Rasulullah SAW melalui pendidikan yang menanamkan tauhid, ilmu, dan akhlak secara bertahap. Menurut beliau, pola pendidikan tersebut hingga kini diwariskan oleh pesantren sebagai lembaga yang tidak hanya mengembangkan kemampuan intelektual, tetapi juga membentuk kepribadian dan integritas seorang muslim.

Beliau juga menekankan bahwa pesantren yang ideal tidak hanya menghasilkan individu yang cerdas secara akademik, melainkan mampu melahirkan insan yang semakin dekat kepada Allah SWT seiring bertambahnya ilmu yang dimiliki. Pendidikan pesantren membentuk karakter kepemimpinan, kedisiplinan, tanggung jawab, serta keikhlasan dalam mengabdi kepada masyarakat. Proses tersebut memerlukan pembimbing yang istiqamah, pengasuh yang tulus, serta kesungguhan para santri dalam menghadapi berbagai tahapan pendidikan hingga terbentuk pribadi yang matang dan siap memberikan kontribusi nyata bagi umat dan bangsa.

Tabligh Akbar UNIDA Gontor bersama Ustadz Adi Hidayat dalam rangka Milad ke-63 dan 100 Tahun Gontor.

Menutup tausiyahnya, Ustadz Adi Hidayat mengajak seluruh sivitas akademika UNIDA Gontor menjadikan momentum 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor sebagai penguat komitmen untuk terus mengembangkan pendidikan berbasis Al-Qur’an dan Sunnah. Menurut beliau, kemajuan sebuah peradaban tidak hanya ditentukan oleh perkembangan teknologi, tetapi terutama oleh kualitas manusia yang memiliki iman, ilmu, dan akhlak mulia. Melalui sistem pendidikan pesantren yang terus dipelihara dan dikembangkan, diharapkan lahir generasi penerus yang mampu menjaga nilai-nilai Islam sekaligus menghadirkan solusi atas berbagai tantangan masa depan. Semangat tersebut sejalan dengan komitmen UNIDA Gontor sebagai Universitas Islam Terbaik yang terus berupaya melahirkan lulusan berkarakter, berintegritas, serta siap memberikan kontribusi bagi kemajuan peradaban Islam di tingkat nasional maupun global.

Penulis: Muhammad Khalid Brahmana
Editor: Ahmad Ma’ruf Muzaidin Arrosit
Redaksi: UNIDA Gontor

Related