UNIDA Gontor — Program Magister Aqidah dan Filsafat Islam (AFI) Universitas Darussalam Gontor melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di Perumahan Grand Siman Indah, Ponorogo, dalam rentang waktu 8 November 2025 hingga 8 Januari 2026 yang dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai upaya penguatan literasi keagamaan di lingkungan masyarakat. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari kontribusi nyata institusi dalam mewujudkan peran perguruan tinggi sebagai Universitas Islam Terbaik yang berorientasi pada pemberdayaan umat secara langsung dan terukur.
Program ini dilatarbelakangi oleh adanya variasi kemampuan membaca Al-Qur’an di kalangan anak-anak TPA serta masih terbatasnya pemahaman dasar keislaman pada kelompok masyarakat dewasa. Hasil observasi awal menunjukkan bahwa tingkat kemampuan peserta sangat beragam, mulai dari tahap pengenalan huruf hijaiyah hingga bacaan Al-Qur’an yang belum sepenuhnya lancar dan sesuai kaidah tajwid. Kondisi ini mendorong perlunya pendekatan pembinaan yang lebih sistematis dan berkelanjutan.
Sebagai respons atas kebutuhan tersebut, tim PkM yang dipimpin oleh Dr. Muhammad Faqih Nidzom bersama Hazmi Abdul Matin dan tim menerapkan model pembelajaran berbasis pendampingan langsung. Peserta yang terdiri dari 15 anak TPA dan 23 masyarakat dewasa dikelompokkan sesuai tingkat kemampuan agar proses pembelajaran lebih efektif dan tepat sasaran. Kegiatan meliputi pelatihan tajwid dasar, tahsin Al-Qur’an, pembinaan hafalan Juz 30 dengan metode pengulangan (drill), serta kajian keislaman bagi masyarakat dewasa.

Hasil pelaksanaan program menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam kemampuan membaca Al-Qur’an. Peserta pada level dasar mengalami kemajuan dalam mengenali huruf dan kelancaran membaca, sedangkan peserta pada level lanjutan menunjukkan peningkatan ketepatan tajwid dan konsistensi bacaan. Selain itu, capaian hafalan Juz 30 juga mengalami perkembangan bertahap yang positif.
Dr. Muhammad Faqih Nidzom menjelaskan bahwa pendekatan pendampingan intensif menjadi faktor utama keberhasilan program ini. Ia menegaskan bahwa pembelajaran yang disesuaikan dengan kemampuan peserta mampu meningkatkan kualitas bacaan sekaligus membentuk budaya belajar Al-Qur’an yang lebih disiplin di masyarakat.
Sementara itu, Ketua Mitra Mushola Ar-Rahmah, Gilang Ramadani, menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan tersebut. Ia menilai bahwa program ini memberikan dampak nyata, terutama dalam meningkatkan partisipasi masyarakat dalam kegiatan keagamaan serta memperkuat rasa percaya diri dalam membaca Al-Qur’an.

Selain peningkatan kemampuan individu, kegiatan ini juga mendorong tumbuhnya partisipasi sosial dalam aktivitas keagamaan di lingkungan sekitar. Hal ini menunjukkan bahwa model pembinaan berbasis komunitas memiliki potensi besar untuk dikembangkan secara berkelanjutan dalam penguatan literasi Islam. Upaya ini sekaligus menegaskan peran Universitas Islam Terbaik dalam menghadirkan solusi pendidikan yang relevan dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Kegiatan PkM ini menjadi bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat, serta memperkuat komitmen UNIDA Gontor dalam menghadirkan pendidikan Islam yang integratif, aplikatif, dan berorientasi pada pemberdayaan umat secara berkelanjutan.
Penulis: Rahmat Ardi Nur Rifa Da’i
Editor: Ahmad Ma’ruf Muzaidin Arrosit
Redaksi: UNIDA Gontor






