CMS UNIDA Gontor Gelar Seminar Waris Digital dan Keuangan Syariah

CMS UNIDA Gontor Gelar Seminar Waris Digital dan Keuangan Syariah

15 July 2026

UNIDA GontorCentre for Mawarith Studies (CMS) Fakultas Syariah dan Hukum Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor menyelenggarakan seminar internasional bertajuk “Mawarith Thought’s Series” dengan tema “Islamic Financial Market Products as Inheritance Assets”. Kegiatan akademik yang berlangsung pada Senin, 13 Juli 2026, bertempat di Hall Siroh Nabawiyah UNIDA Gontor, ini menghadirkan pembahasan mengenai perkembangan aset keuangan syariah serta kaitannya dengan hukum waris Islam di era transformasi digital. Seminar tersebut diikuti oleh mahasiswa Fakultas Syariah dan Hukum secara langsung maupun peserta dari berbagai daerah melalui platform daring.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi akademik CMS dalam memperluas pemahaman mengenai isu-isu kontemporer dalam bidang fiqh mawaris. Perubahan pola kepemilikan harta yang semakin berkembang, dari aset konvensional menuju instrumen investasi modern dan aset digital, menuntut adanya kajian mendalam agar pengelolaan serta proses pewarisannya tetap sesuai dengan prinsip-prinsip syariat Islam.

Acara dibuka oleh Dekan Fakultas Syariah dan Hukum UNIDA Gontor, Al-Ustadz Assoc. Prof. Dr. Imam Kamaluddin, Lc., M.Hum., yang juga menjadi penasihat CMS sekaligus keynote speaker. Dalam penyampaiannya, beliau menjelaskan bahwa pembahasan mengenai waris selalu berkaitan erat dengan konsep kepemilikan harta. Menurut beliau, seluruh harta yang dimiliki manusia pada hakikatnya merupakan amanah dari Allah SWT yang harus dikelola dengan penuh tanggung jawab sesuai ketentuan agama.

Seminar internasional CMS UNIDA Gontor membahas waris digital dan aset keuangan syariah

Beliau menegaskan bahwa pemahaman terhadap hukum waris tidak hanya berkaitan dengan pembagian harta setelah seseorang meninggal dunia, tetapi juga mencakup bagaimana seseorang mengelola, mencatat, dan mempersiapkan aset yang dimilikinya selama hidup. Hal tersebut menjadi semakin penting seiring munculnya berbagai bentuk kekayaan baru yang tidak selalu tampak secara fisik.

Seminar ini dimoderatori oleh Al Ustadzah Indah Puspitasari, S.P., M.E., C.Med., CIMM., selaku Direktur Centre for Mawarith Studies (CMS). Dalam pengantarnya, beliau menyampaikan bahwa setiap manusia akan menghadapi kematian sehingga pemahaman tentang kewarisan Islam menjadi bagian penting dalam kehidupan. Pengetahuan tersebut diperlukan agar proses pembagian harta dapat berjalan secara tertib, adil, dan sesuai dengan aturan syariat.

Narasumber pertama, Asst. Prof. Amal Essayem dari MUISEF, Marmara University, Türkiye, memaparkan materi mengenai berbagai produk pasar keuangan Islam, seperti saham syariah, sukuk, reksa dana syariah, dan instrumen investasi lainnya. Beliau menjelaskan bahwa kemajuan teknologi telah memberikan kemudahan bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mengakses berbagai layanan investasi melalui platform digital.

Seminar internasional CMS UNIDA Gontor membahas waris digital dan aset keuangan syariah

Namun demikian, perkembangan tersebut perlu diiringi dengan peningkatan literasi keuangan syariah agar masyarakat mampu memahami karakteristik setiap instrumen investasi dan memastikan kesesuaiannya dengan prinsip Islam. Menurut beliau, kemudahan akses investasi digital harus berjalan seimbang dengan pemahaman yang baik agar keputusan finansial yang diambil tetap bertanggung jawab.

Sementara itu, Al-Ustadz Ahmad Muqorobin, S.H.I., M.A., Ph.D., Wakil Dekan I Fakultas Syariah dan Hukum UNIDA Gontor sekaligus penasihat CMS, membahas transformasi bentuk kekayaan dalam perspektif fiqh mawaris. Beliau menjelaskan bahwa perkembangan ekonomi modern telah menghadirkan berbagai bentuk aset baru, mulai dari saham, aset digital, hingga uang elektronik, yang membutuhkan kajian hukum Islam secara berkelanjutan.

Beliau juga menekankan pentingnya pencatatan dan dokumentasi aset secara jelas agar tidak menimbulkan permasalahan dalam proses pewarisan. Banyaknya aset digital yang tidak terlihat secara langsung berpotensi tidak diketahui oleh ahli waris apabila tidak dikelola dan dicatat dengan baik.

Seminar internasional CMS UNIDA Gontor membahas waris digital dan aset keuangan syariah

Melalui seminar internasional ini, CMS UNIDA Gontor berupaya menghadirkan ruang akademik untuk membahas persoalan waris yang relevan dengan perkembangan zaman. Sebagai Universitas Islam Terbaik, UNIDA Gontor terus mendorong pengembangan kajian keislaman yang mampu menjawab berbagai tantangan masyarakat modern, termasuk dalam bidang ekonomi dan hukum Islam.

Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan wawasan mahasiswa dan masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan aset berbasis syariah serta perencanaan waris yang sesuai dengan ketentuan Islam. Dengan pendekatan akademik yang komprehensif, UNIDA Gontor sebagai Universitas Islam Terbaik terus berkomitmen menghadirkan pendidikan dan penelitian yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, tanpa meninggalkan nilai-nilai syariat.

Seminar berlangsung secara aktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab antara peserta dengan para narasumber. Antusiasme peserta menunjukkan tingginya perhatian terhadap isu pengelolaan aset, investasi syariah, dan implementasi hukum waris Islam dalam menghadapi perubahan sosial serta ekonomi di era digital.

Penulis: Ahmad Muqorobin
Editor: Ahmad Ma’ruf Muzaidin Arrosit
Redaksi: UNIDA Gontor

Related