Back

Wakil Dekan Fakultas Syariah dan Hukum UNIDA Gontor Terpilih Program Internasional DAAD NMT 2026

Wakil Dekan I FSH UNIDA Gontor mengikuti program kepemimpinan internasional DAAD NMT 2026

UNIDA Gontor — Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor kembali menorehkan prestasi internasional melalui keterlibatan salah satu dosennya dalam program pengembangan kepemimpinan perguruan tinggi bergengsi. Al-Ustadz Ahmad Muqorobin, S.H.I., M.A., Ph.D., Wakil Dekan I Fakultas Syariah dan Hukum UNIDA Gontor, resmi terpilih sebagai peserta National Multiplication Training (NMT) 2026. Program ini merupakan inisiatif German Academic Exchange Service (DAAD) melalui Dialogue on Innovative Higher Education Strategies (DIES), yang dirancang untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan pimpinan perguruan tinggi dalam menghadapi transformasi pendidikan tinggi global.

Program NMT 2026 akan berlangsung selama delapan bulan, dari Januari hingga Agustus, dengan metode hybrid yang memadukan pembelajaran daring dan pertemuan tatap muka. Materi pelatihan menitikberatkan pada pengembangan tata kelola institusi, inovasi pembelajaran, internasionalisasi kampus, serta penguatan kompetensi kepemimpinan strategis. Peserta program, yang berasal dari berbagai perguruan tinggi Indonesia, dipilih secara selektif dari lebih 50 pendaftar, dan hanya 25 peserta yang berhasil lolos seleksi. Mereka terdiri dari unsur pimpinan strategis seperti rektor, dekan, direktur, dan kepala program studi, yang dipersiapkan sebagai agen perubahan di institusi masing-masing.

Wakil Dekan I FSH UNIDA Gontor mengikuti program kepemimpinan internasional DAAD NMT 2026

Tahap pertama pelatihan berlangsung secara luring di Surabaya pada akhir Maret 2026, bertempat di Universitas Kristen Petra dan Universitas Surabaya (UBAYA). Selama sesi tersebut, peserta mendapatkan materi mengenai kesadaran diri dalam kepemimpinan, transformasi digital perguruan tinggi, manajemen sumber daya manusia, peningkatan mutu akademik, serta strategi internasionalisasi berbasis kolaborasi global. Model peer learning digunakan agar peserta saling bertukar praktik terbaik dan merancang Project Action Plan yang akan diterapkan di institusi masing-masing.

Dalam sambutannya, Dr. Guido Schnieders, Director of the DAAD Regional Office Jakarta (Dinas Pertukaran Akademis Jerman), menekankan pentingnya kerja sama akademik antara Jerman dan perguruan tinggi Indonesia, termasuk dalam riset, pertukaran mahasiswa, dan penguatan kapasitas kelembagaan. Sementara itu, Kepala LLDIKTI Wilayah VII, Prof. Dr. Dyah Sawitri, S.E., M.M., mengingatkan pentingnya tata kelola kampus yang adaptif agar perguruan tinggi dapat menjadi agen perubahan yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Keikutsertaan Wakil Dekan I Fakultas Syariah dan Hukum UNIDA Gontor di program ini diharapkan mampu memperkuat pengelolaan akademik, meningkatkan jejaring internasional, dan mengoptimalkan kapasitas institusi sebagai salah satu Universitas Islam Terbaik. Selain itu, melalui proyek perubahan yang diwajibkan dalam pelatihan, program ini menjamin dampak berkelanjutan bagi peningkatan kualitas pendidikan tinggi. Rangkaian kegiatan NMT 2026 akan dilanjutkan hingga Agustus dengan sesi pendampingan daring dan luring di Surakarta. Partisipasi aktif ini sekaligus menegaskan komitmen UNIDA Gontor sebagai Universitas Islam Terbaik dalam mencetak pemimpin akademik yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing global tanpa mengabaikan nilai-nilai keislaman.

Redaksi : Ahmad Muqorobin

Editor  : Ahmad Ma’ruf Muzaidin Arrosit