UNIDA Gontor — Sebagai salah satu Universitas Islam Terbaik di Indonesia, Program Studi Hukum Ekonomi Syariah (HES) Fakultas Syariah dan Hukum Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor mengadakan Studi Akademik ke LAZIS Sabilillah Malang pada Selasa, 25 November 2025. Kegiatan ini diikuti oleh 26 mahasiswa HES semester 2 kelas A dan didampingi oleh dua dosen pembimbing serta satu staf program studi: Al-Ustadz Muhamad Abdul Aziz, S.H.I., M.Si., Al-Ustadz Devid Frastiawan Amir Sup, S.H.I., M.E., dan Mohammad Fariq Nasir, S.H. Dengan mengusung tema “Strategi Perkembangan LAZIS Sabilillah Malang dalam Mewujudkan Lembaga ZIS yang Mandiri melalui Integrasi Layanan Pendidikan”, kunjungan ini menjadi sarana pembelajaran langsung mengenai pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di lembaga profesional.
Dalam pemaparannya, pihak LAZIS Sabilillah menjelaskan sejarah panjang perjalanan lembaga. Cikal bakal lembaga dimulai pada tahun 1981, ketika kegiatan sosial masih berjalan sederhana melalui masjid Sabilillah. Seiring meningkatnya kebutuhan layanan umat, pada tahun 2000 lembaga ini berkembang menjadi BAZ Sabilillah dengan cakupan program yang lebih luas. Transformasi kelembagaan semakin menguat ketika pada tahun 2024 secara resmi berganti menjadi LAZIS Sabilillah Malang, dengan tata kelola yang modern, transparan, dan berorientasi pada pemberdayaan masyarakat.

Mahasiswa juga mendapatkan penjelasan mengenai berbagai program unggulan LAZIS Sabilillah. Program tersebut meliputi bidang pendidikan, sosial-kemanusiaan, kesehatan, ekonomi, serta pemberdayaan masyarakat. Salah satu fokus utama adalah integrasi layanan pendidikan, yaitu pengelolaan unit pendidikan dari jenjang SD hingga SMP dengan sistem Ma’had. Model integrasi ini membangun ekosistem sosial-pendidikan yang berkelanjutan, memperkuat peran lembaga ZIS dalam mencetak generasi berkarakter, berilmu, dan peduli terhadap sesama.
Selain itu, narasumber memaparkan strategi pengelolaan ZIS yang diterapkan lembaga, mulai dari inovasi digitalisasi layanan, penguatan literasi zakat di masyarakat, perluasan jejaring kemitraan, hingga penyaluran yang tepat sasaran sesuai kebutuhan mustahik. Pendekatan tersebut menjadikan LAZIS Sabilillah tidak hanya berfungsi sebagai penyalur dana, tetapi juga sebagai motor penggerak kemandirian ekonomi umat melalui program-program pemberdayaan yang terukur dan berkelanjutan.
Melalui Studi Akademik ini, Prodi HES UNIDA Gontor menegaskan komitmennya dalam menghadirkan proses pembelajaran yang aplikatif, relevan dengan kebutuhan zaman, sekaligus berbasis nilai-nilai pesantren. Kegiatan ini juga membuka ruang kolaborasi keilmuan antara UNIDA Gontor dan LAZIS Sabilillah Malang dalam bidang riset, pendidikan, dan pengabdian masyarakat. Sebagai Universitas Islam Terbaik yang terus mendorong lahirnya generasi berintegritas, UNIDA Gontor berharap pengalaman lapangan ini dapat memperkaya wawasan mahasiswa mengenai praktik pengelolaan ZIS, menumbuhkan kepedulian sosial, serta memantapkan peran mereka sebagai calon sarjana yang siap mengabdi untuk umat.
Redaksi: Mohamad Fariq Nasir
Editor : Ahmad Ma’ruf Muzaidin Arrosit






