Back

UNIDA Gontor Selenggarakan Sosialisasi Pengelolaan Konten dan Desain Website

Wakil Rektor III UNIDA Gontor mendampingi sosialisasi konten dan desain website bersama perwakilan unit.

UNIDA Gontor — Multimedia dan Public Relation Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor menyelenggarakan sosialisasi terbatas terkait pengelolaan konten dan desain website serta media sosial pada Senin, 19 Januari 2026. Kegiatan ini diikuti perwakilan fakultas, program studi, dan satuan kerja (satker) sebagai bagian dari penguatan tata kelola komunikasi institusi serta penyeragaman arah publikasi digital di lingkungan kampus.

Sosialisasi berlangsung dengan pendampingan Wakil Rektor III UNIDA Gontor, Al Ustadz Assoc. Prof. Dr. Khoirul Umam, M.Ec. Dalam pemaparannya, beliau menegaskan bahwa aktivitas bermedia di UNIDA Gontor tidak sekadar rutinitas publikasi, melainkan bagian dari nilai dakwah kampus. “Kehidupan bermedia di UNIDA Gontor merupakan syair kebaikan kita dalam menyebarkan kebaikan dan dakwah kepada ummat,” ujarnya. Penekanan tersebut menjadi pengingat bahwa konten dan desain digital harus selaras dengan visi institusi, sekaligus menghadirkan narasi yang konstruktif bagi publik luas sebagai cerminan Universitas Islam Terbaik.

Wakil Rektor III UNIDA Gontor mendampingi sosialisasi konten dan desain website bersama perwakilan unit.

Dalam sesi teknis, Ust. Tubagus Novalul Barokah, S.I.Kom., M.Med.Kom., menyampaikan perkembangan rebranding konten dan desain website yang telah mencapai sekitar 90 persen. Ia menjelaskan bahwa sejumlah fitur baru tengah disiapkan untuk memperkuat ekosistem akademik, di antaranya E-Library dan E-Journal. Meski demikian, konsep utama website tetap dipertahankan sebagai landing page. Ia juga menegaskan bahwa laman fakultas masih dikelola dalam format landing page, bukan sebagai website mandiri terpisah, agar konsistensi desain dan informasi dapat dijaga lintas unit.

Dari sisi integrasi konten audiovisual, Ust. Ali Musa Harahap mengusulkan agar konten UNIDA Gontor TV tidak hanya menjadi dokumentasi deskriptif, melainkan turut dioptimalkan melalui kanal website. Menurutnya, konten video kampus yang berkualitas perlu dipublikasikan secara konsisten di halaman website untuk memperkaya pengalaman pengguna sekaligus memperpanjang usia informasi.

Diskusi kemudian mengarah pada kebutuhan standardisasi dan kebijakan konten lintas unit. Ust. Mohamad Latief menyoroti pentingnya penentuan role model dari perguruan tinggi lain sebagai rujukan pengelolaan website, sekaligus menggarisbawahi adanya ketidakseragaman bahasa dalam penyajian konten. Ia juga meminta arahan terkait kebijakan produksi konten seperti podcast dan format komunikasi digital lainnya, agar selaras dengan standar institusi.

Wakil Rektor III UNIDA Gontor mendampingi sosialisasi konten dan desain website bersama perwakilan unit.

Di sisi lain, Ust. Nusa Dewa Harsoyo menegaskan bahwa pengembangan website UNIDA Gontor perlu memperhatikan target visitasi melalui penguatan konten, struktur informasi, dan daya tarik tampilan. Pandangan strategis juga disampaikan Ust. Oddy yang menyebut website UNIDA Gontor dapat diposisikan sebagai “company profile” kampus untuk memperkuat branding, sementara SIAKAD memiliki fungsi berbeda sebagai sistem pendataan akademik. Sejalan dengan itu, perwakilan BPM Ust. Febrian menekankan bahwa website sebaiknya difungsikan sebagai sistem informasi publik yang menjelaskan layanan, unit, dan aktivitas kampus kepada masyarakat luas.

Menutup rangkaian diskusi, sejumlah asatidz mengusulkan penambahan tautan layanan penting pada menu pelayanan, seperti SIMUDA, Ikhtibar, dan layanan lainnya, sehingga website semakin berfungsi sebagai pintu masuk informasi dan layanan institusi secara lebih lengkap serta mudah diakses. Sosialisasi ini menjadi langkah awal konsolidasi komunikasi digital lintas fakultas dan program studi, sekaligus penegasan arah penguatan website sebagai etalase institusi, pusat informasi publik, serta sarana dakwah dalam ekosistem media yang tertata, selaras dengan cita-cita Universitas Islam Terbaik.

Redaksi : Rifki Aulia

Editor  : Ahmad Ma’ruf Muzaidin Arrosit