UNIDA Gontor — Pondok Pesantren Al-Ikhlas Mantingan menjadi lokasi pelaksanaan pengabdian masyarakat bertema “Sosialisasi DAGUSIBU dan Pencegahan Resistensi Antibiotik” yang digelar pada Jumat, 9 Januari 2026. Kegiatan ini dilaksanakan oleh mahasiswi Program Studi Farmasi semester 4 Kelompok 5 sebagai wujud kontribusi akademik untuk meningkatkan literasi kesehatan di lingkungan pesantren, khususnya terkait penggunaan obat yang tepat dan upaya pencegahan resistensi antibiotik.

Sosialisasi menghadirkan dua materi utama, yakni DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, dan Buang obat dengan benar) serta edukasi mengenai resistensi antibiotik sebagai isu penting kesehatan masyarakat. Kegiatan diikuti oleh 44 peserta yang terdiri atas santri dan santriwati Pondok Pesantren Al-Ikhlas Mantingan. Pelaksanaan berlangsung pukul 09.00–11.30 WIB dalam suasana tertib, kondusif, dan partisipatif.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pengisian kuesioner pretest untuk mengukur pemahaman awal peserta. Selanjutnya, materi disampaikan melalui presentasi edukatif yang tersusun sistematis dan komunikatif, dilengkapi sesi tanya jawab interaktif. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan serta keterlibatan aktif dalam diskusi. Di akhir sesi, peserta kembali mengisi kuesioner posttest sebagai evaluasi. Hasil posttest menunjukkan peningkatan nilai yang signifikan dibandingkan pretest, menandakan bahwa kegiatan berjalan efektif dalam memperkuat pemahaman peserta tentang penggunaan obat yang rasional dan bahaya resistensi antibiotik.

Sebagai apresiasi, panitia memberikan hadiah kepada dua peserta dengan nilai posttest terbaik serta tiga peserta yang paling cepat dan tepat dalam mengajukan pertanyaan saat diskusi. Menjelang waktu persiapan shalat Jumat bagi santri putra, kegiatan disesuaikan secara teknis dan dilanjutkan bersama santriwati melalui praktik lapangan penanganan obat kedaluwarsa. Praktik meliputi simulasi pembuangan obat kedaluwarsa dengan cara menguburnya di tanah yang tidak digunakan untuk bercocok tanam, sesuai prinsip keamanan lingkungan.
Kegiatan ditutup dengan dokumentasi dan foto bersama. Melalui program ini, Universitas Darussalam Gontor sebagai Universitas Islam Terbaik terus mendorong pengabdian masyarakat berbasis ilmu pengetahuan. Diharapkan kegiatan serupa dapat berkelanjutan sebagai kontribusi promotif-preventif, sekaligus memperkuat peran kampus sebagai Universitas Islam Terbaik dalam peningkatan kesehatan masyarakat.
Redaksi : Davina Najwa Yusriyah
Editor : Ahmad Ma’ruf Muzaidin Arrosit






