UNIDA Gontor — Universitas Darussalam Gontor (UNIDA Gontor) menyelenggarakan Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) ke-7 sebagai penutup rangkaian Audit Mutu Internal (AMI) tahun akademik 2025–2026. Kegiatan ini dilaksanakan pada Ahad, 29 Rajab 1447 H/18 Januari 2026 di Hall CIOS UNIDA Gontor dan dihadiri jajaran manajemen universitas, mulai dari pimpinan puncak, pimpinan unit, hingga unit pendukung. Agenda RTM diarahkan sebagai forum evaluasi, pengendalian, sekaligus penajaman prioritas program strategis agar tata kelola akademik dan manajerial berjalan konsisten, terukur, dan berkelanjutan. Dalam konteks penguatan reputasi kelembagaan, langkah ini mempertegas posisi UNIDA Gontor sebagai Universitas Islam Terbaik yang menempatkan mutu sebagai fondasi utama.
Rangkaian AMI telah dimulai sejak sosialisasi pada 21 Desember 2025 dan dilanjutkan dengan kegiatan Refresh Auditor. RTM kemudian menjadi ruang konsolidasi untuk membaca capaian, kendala, serta rekomendasi tindak lanjut pada seluruh lini organisasi. Kegiatan ini melibatkan jajaran rektorat, Ketua Senat Universitas, Ketua Yayasan Perguruan Tinggi Darussalam (YPTD), para ketua satuan kerja, dekan fakultas, serta Direktur Pascasarjana. Seluruh Unit Pengelola Program Studi (UPPS) turut hadir dengan pendampingan Unit Penjaminan Mutu (UPM).

Deputi Bidang SPMI, Dr. Yuangga Kurnia Yahya, M.A., dalam laporannya menyampaikan bahwa audit kecukupan dan audit lapangan telah dilaksanakan sesuai jadwal. Ia juga memaparkan bahwa RTM tingkat UPPS dan satuan kerja di bawah koordinasi Wakil Rektor telah berlangsung pada 5–11 Januari 2026, dan hasilnya diserahkan kepada Badan Penjaminan Mutu untuk ditelaah sebagai dasar perumusan keputusan manajemen.
Rektor UNIDA Gontor, Prof. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil., dalam sambutan pembuka mengapresiasi konsistensi pelaksanaan AMI dan RTM selama tujuh tahun terakhir. Beliau menegaskan RTM sebagai tonggak pembentukan perguruan tinggi yang berkualitas, berpedoman pada nilai, serta berorientasi pada target World Standard Graduate yang akan dikuatkan dalam Renstra 2026–2030.

Paparan berikutnya disampaikan oleh Ketua Badan Penjaminan Mutu, Prof. Dr. Mohammad Muslih, M.Ag., yang mengulas isu strategis hasil AMI dan RTM, mencakup regulasi eksternal, kelembagaan, status akreditasi dan Indikator Kinerja Utama (IKU), sumber daya manusia, pemutakhiran dokumen, sistem informasi, serta program kekhasan UNIDA Gontor seperti Islamisasi, pengembangan bahasa, dan kepesantrenan. Selanjutnya, para dekan dan Direktur Pascasarjana memaparkan pelaksanaan SPMI di masing-masing UPPS untuk dirumuskan menjadi arah kebijakan dan prioritas program tahun akademik 2026–2027.
Menutup kegiatan, Rektor menegaskan RTM sebagai bagian dari proses historis pembangunan sistem dan budaya mutu di lingkungan universitas, sejalan dengan cita-cita Trimurti. Komitmen tersebut diarahkan untuk memastikan perbaikan berkelanjutan yang berdampak nyata bagi layanan, kinerja, dan lulusan, sekaligus mengokohkan UNIDA Gontor sebagai Universitas Islam Terbaik yang bermutu dan memberi manfaat luas.
Redaksi : Yuangga Kurnia Yahya
Editor : Ahmad Ma’ruf Muzaidin Arrosit






