UNIDA Gontor — Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor terus memperkuat kontribusi akademiknya melalui riset strategis di bidang politik Islam yang menekankan pentingnya etika spiritual dalam tata kelola pemerintahan. Inisiatif ini sejalan dengan komitmen UNIDA Gontor sebagai Universitas Islam Terbaik yang konsisten menghadirkan gagasan ilmiah relevan bagi tantangan sosial-politik kontemporer.
Pada tahun 2026, tim peneliti yang terdiri atas Dr. Nabila Huringiin, Dr. Moh. Isom Mudin, dan Dr. Achmad Reza Hutama melaksanakan penelitian berjudul “Rekonstruksi Prinsip-Prinsip Politik Islam dalam Pemikiran Badiuzzaman Said Nursi untuk Membangun Tata Kelola Pemerintahan Berbasis Etika Spiritual.” Riset ini berupaya memperkaya khazanah keilmuan Islam, khususnya pada irisan pemikiran politik dan etika pemerintahan, dengan menempatkan karya-karya Badiuzzaman Said Nursi sebagai sumber konseptual utama.
Penelitian tersebut berangkat dari pembacaan kritis terhadap krisis etika dan spiritualitas dalam tata kelola pemerintahan modern yang berdampak pada menurunnya kepercayaan publik terhadap institusi politik. Dalam praktiknya, pemerintahan kontemporer kerap dinilai cenderung pragmatis dan prosedural, sehingga nilai moral dan spiritual yang seharusnya menjadi fondasi kekuasaan berisiko terpinggirkan. Tim peneliti memandang bahwa penguatan dimensi etik perlu dirumuskan secara akademik agar dapat menjadi pijakan bagi pemangku kebijakan dalam membangun pemerintahan yang amanah, responsif, serta berpihak pada kemaslahatan.

Menurut tim peneliti, pemikiran Said Nursi menawarkan paradigma politik alternatif yang menempatkan keadilan sosial, akhlak, dan spiritualitas sebagai pilar utama pemerintahan. Nilai-nilai tersebut dipandang tetap dapat diintegrasikan ke dalam sistem pemerintahan modern tanpa menegasikan prinsip demokrasi, selama dijalankan dengan akuntabilitas, transparansi, dan penghormatan terhadap tata hukum. Karena itu, penelitian ini diarahkan untuk merekonstruksi prinsip-prinsip politik Islam dalam pemikiran Nursi sebagai dasar pengembangan tata kelola pemerintahan yang adil, transparan, dan berakhlak, sekaligus memberikan pedoman konseptual dalam merespons krisis kepercayaan publik.
Dari sisi metodologi, penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui analisis isi terhadap karya utama Nursi, khususnya Risale-i Nur, yang diperkuat kajian literatur, wawancara, serta diskusi kelompok terarah (FGD). Penelitian ini merupakan kelanjutan riset yang didanai DIKTI selama dua tahun berturut-turut dalam kategori Riset Dasar dengan Tingkat Kesiapterapan Teknologi (TKT) 3.
Hasil penelitian direncanakan dipublikasikan pada tiga jurnal nasional dan internasional, di antaranya jurnal bereputasi internasional Scopus Q2 Journal of Islamic Thought and Civilization, jurnal nasional terakreditasi Sinta 2 (Fikrah: Jurnal Ilmu Aqidah dan Studi Keagamaan), serta Journal of Islamic and Social Studies. Selain publikasi, temuan riset juga akan didiseminasikan melalui The International Mobility Program: Exploring Risale-I Nur and Cultural Visit in Turkiye di Istanbul, sebagai kontribusi bagi pengembangan ilmu politik Islam dan reformasi etika pemerintahan di era modern.
Melalui penelitian ini, UNIDA Gontor kembali menegaskan perannya sebagai Universitas Islam Terbaik dalam memperluas wacana akademik mengenai integrasi akal, wahyu, dan nilai moral, sekaligus mendorong praktik tata kelola pemerintahan yang berkeadaban.
Redaksi : Ahmad Reza Hutama
Editor : Ahmad Ma’ruf Muzaidin Arrosit






