Back

Ramadhan Camp UNIDA Gontor Bentuk Karakter Spiritual dan Akademik Siswa SMP Negeri 4 Ponorogo

UNIDA Gontor — Universitas Darussalam Gontor kembali menunjukkan komitmennya dalam pembinaan generasi muda melalui penyelenggaraan Ramadhan Camp 3.0 Gelombang 1 yang diikuti oleh siswa dan siswi SMP Negeri 4 Ponorogo. Kegiatan ini dilaksanakan di lingkungan kampus UNIDA Gontor dengan sistem pembinaan berbasis asrama yang terstruktur, memadukan penguatan spiritual, akademik, dan pembentukan karakter dalam satu rangkaian program terpadu. Program ini menjadi bagian dari kontribusi nyata UNIDA Gontor sebagai salah satu Universitas Islam Terbaik dalam membina generasi yang berilmu dan berakhlak.

Kegiatan diawali dengan proses registrasi peserta, dilanjutkan dengan pembukaan resmi dan penyampaian materi Fiqh Shiyam yang berlangsung di Masjid UNIDA Gontor. Materi tersebut memberikan landasan pemahaman yang komprehensif mengenai ibadah puasa, baik dari aspek hukum maupun hikmah pelaksanaannya. Untuk mengukur tingkat pemahaman awal, peserta mengikuti pre-test sebelum memasuki sesi pembelajaran berjenjang yang dirancang secara sistematis. Metode pembelajaran ini bertujuan memastikan setiap peserta memperoleh pemahaman yang bertahap, terarah, dan terukur.

Selain aspek akademik, pembinaan spiritual menjadi fokus utama dalam kegiatan ini. Peserta dibiasakan melaksanakan shalat berjamaah lima waktu, shalat Dhuha, qiyamul lail, serta dzikir pagi dan petang secara konsisten. Kegiatan tadarrus Al-Qur’an, talaqqi bacaan Al-Fatihah, dan pembacaan Al-Ma’tsurat turut memperkuat kualitas ibadah peserta. Seluruh aktivitas tersebut tidak hanya bertujuan meningkatkan pemahaman keagamaan, tetapi juga membentuk kedisiplinan dan kesadaran spiritual yang berkelanjutan.

Dalam rangka mengembangkan kepercayaan diri dan jiwa kepemimpinan, peserta diberikan kesempatan untuk memimpin shalat berjamaah dan mengikuti berbagai kegiatan yang menanamkan nilai tanggung jawab. Sistem pembinaan berbasis asrama juga memberikan ruang bagi peserta untuk belajar hidup mandiri, tertib, dan disiplin di bawah bimbingan wali kamar. Selain itu, mutaba’ah harian digunakan sebagai sarana refleksi untuk membangun integritas dan kejujuran dalam kehidupan sehari-hari.

Pada tahap akhir, peserta mengikuti ujian praktik wudhu dan post-test sebagai bentuk evaluasi terhadap capaian pembelajaran. Kajian tematik yang disesuaikan dengan kebutuhan peserta, seperti pembinaan karakter dan pemahaman fiqh yang relevan, semakin memperkaya pengalaman edukatif yang mereka peroleh selama program berlangsung. Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi refleksi dan prosesi penutupan yang berlangsung dengan tertib dan penuh makna.

Secara keseluruhan, Ramadhan Camp 3.0 menjadi model pembinaan pendidikan yang mengintegrasikan nilai-nilai pesantren dengan pendekatan pendidikan modern. Melalui program ini, Universitas Darussalam Gontor kembali menegaskan perannya sebagai Universitas Islam Terbaik yang tidak hanya berfokus pada pendidikan akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter dan penguatan nilai-nilai keislaman generasi muda. Program ini diharapkan mampu memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi peserta, baik dalam aspek spiritual, intelektual, maupun pembentukan kepribadian yang unggul.

Redaksi : M. Khalid Brahmana

Editor  : Ahmad Ma’ruf Muzaidin Arrosit