UNIDA Gontor — UNIDA Gontor kembali menghadirkan program pembinaan berbasis asrama melalui Ramadhan Camp 3.0 yang dikemas intensif dan terarah. Kegiatan ini diikuti oleh siswa-siswi SMP N 1 Siman serta SMP N 2 Jetis, yang mendapatkan kesempatan merasakan atmosfer pendidikan pesantren dengan pendekatan edukatif yang relevan bagi pelajar. Pada rangkaian pembinaan kali ini, pelaksanaan berlangsung selama tiga hari dua malam dan dimulai pada pertengahan agenda, tepatnya 23–25 Februari 2026, sehingga peserta dapat mengikuti seluruh sesi secara utuh dari awal hingga akhir.

Program dibuka dengan registrasi, pembukaan resmi, serta pemaparan materi Fiqh Shiyam sebagai pijakan pemahaman ibadah puasa. Setelah itu, panitia melaksanakan pre-test guna memetakan kemampuan awal peserta sebelum memasuki Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) yang disusun bertahap dan sistematis. Menariknya, sesi KBM diampu langsung oleh mahasiswa dan mahasiswi KKN Tematik Angkatan 38 UNIDA Gontor. Mereka berperan sebagai pengajar sekaligus pendamping yang membimbing praktik ibadah, kedisiplinan, serta adab keseharian. Pola interaksi yang komunikatif membuat suasana belajar terasa dekat, sehingga peserta lebih mudah menyerap materi dan mempraktikkannya.
Pada sisi pembinaan ruhiyah, peserta dibiasakan menunaikan shalat berjamaah, shalat Dhuha, qiyamul lail, serta dzikir pagi dan sore. Kegiatan tadarrus Al-Qur’an, talaqqi Al-Fatihah, dan pembacaan Al-Ma’tsurat juga menjadi rutinitas yang memperkuat kualitas ibadah sekaligus melatih konsistensi. Malam hari diisi Tarawih, muraja’ah, refleksi, serta pengisian mutaba’ah harian sebagai sarana evaluasi diri untuk menanamkan kejujuran dan tanggung jawab.

Selain penguatan spiritual, aspek akademik dan karakter turut diperhatikan. Peserta didorong berani tampil, bahkan beberapa di antaranya diberi amanah menjadi imam shalat sebagai latihan kepemimpinan. Lingkungan asrama turut membentuk kemandirian, keteraturan, dan kontrol diri dalam kehidupan bersama, selaras dengan visi Universitas Islam Terbaik yang menekankan integritas dan kedisiplinan.
Menjelang penutupan, peserta mengikuti ujian praktik wudhu dan post-test sebagai indikator capaian pembelajaran. Secara keseluruhan, sinergi mahasiswa KKN 38 dan volunteer panitia Ramadhan menjadikan Ramadhan Camp 3.0 sebagai pengalaman pembinaan yang bermakna bagi siswa-siswi SMP N 1 Siman dan SMP N 2 Jetis. Harapannya, nilai disiplin, integritas, dan kesadaran spiritual yang ditanamkan melalui program ini dapat terus terbawa dalam keseharian mereka, sekaligus memperkuat kontribusi Universitas Islam Terbaik dalam pembinaan generasi pelajar.
Redaksi : Muhammad Khalid Brahmana
Editor : Ahmad Ma’ruf Muzaidin Arrosit






