UNIDA Gontor — Mahasiswi Program Studi Ekonomi Islam, Fakultas Ekonomi dan Manajemen Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor pada Selasa, 25 November 2025, mengikuti kegiatan public education di Indonesia Stock Exchange (IDX) Surabaya yang berlokasi di Jl. Kusuma Bangsa No. 19, Surabaya. Sebagai salah satu Universitas Islam Terbaik di Indonesia, UNIDA Gontor terus mendorong mahasiswinya untuk memperoleh pengalaman langsung di dunia industri keuangan, khususnya pada sektor pasar modal syariah.
Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswi Semester 4 Program Studi Ekonomi Islam UNIDA Gontor bersama mahasiswa dari Universitas Sepuluh November, sehingga tercipta suasana pembelajaran lintas-institusi yang dinamis dan kolaboratif. Kehadiran dua perguruan tinggi ini memperkaya diskusi dan memperluas jejaring akademik para peserta. Rombongan UNIDA Gontor didampingi langsung oleh dosen pembimbing akademik, Miftahul Huda, M.E., dan Ahmad Suminto, S.H., M.E., yang turut mengarahkan mahasiswa untuk memaksimalkan manfaat dari sesi edukasi ini.
Sebagai narasumber, Asikin Ashar memaparkan sejarah perkembangan Bursa Efek Indonesia sekaligus menegaskan bahwa Indonesia bukan pemain baru dalam industri pasar modal. Ia menjelaskan bagaimana peran pasar modal dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional melalui penyajian data yang komprehensif. Melalui ringkasan Indonesian at a glance dan indikator conductive investment climate, dipaparkan posisi Indonesia sebagai Investment Grade Country dengan peringkat Fitch (BBB) stable outlook, S&P (BBB) stable outlook, dan Moody’s (Baa2) stable outlook. Pada level kawasan, Indonesia juga digambarkan sebagai ASEAN region powerhouse dengan kontribusi signifikan terhadap populasi, luas wilayah, dan Produk Domestik Bruto (PDB) ASEAN.
Tagar “#AkuInvestorSaham” diperkenalkan sebagai pintu masuk untuk menumbuhkan kesadaran berinvestasi secara sehat dan bertanggung jawab di kalangan mahasiswa. Peserta diperkenalkan pada berbagai instrumen investasi seperti emas, tanah, sukuk/obligasi, saham, deposito, dan reksa dana sebagai alternatif strategis pengelolaan keuangan. Asikin menekankan bahwa keberhasilan investasi tidak hanya ditentukan oleh pemahaman produk, tetapi juga oleh kesiapan psikologis investor dalam mengelola emosi, mengendalikan spekulasi berlebih, serta mengambil keputusan secara rasional dan terukur.

Dalam ranah pembelajaran praktis, pengenalan aplikasi IDX Mobile menjadi salah satu sesi penting. Melalui platform ini, peserta diajak memahami mekanisme transaksi di pasar modal, mulai dari simulasi buy/sell saham hingga latihan membaca data fundamental emiten. Mahasiswa dilatih untuk menilai kinerja perusahaan, mempertimbangkan prospek usaha, dan membedakan strategi investasi jangka pendek, menengah, dan panjang. Pendekatan ini diharapkan membentuk cara pandang yang kritis dan analitis terhadap dinamika pasar modal syariah.
Sesi public education ditutup dengan diskusi interaktif dan tanya jawab yang melibatkan seluruh peserta. Isu-isu yang dibahas mencakup mekanisme transaksi, peluang dan risiko investasi, hingga aspek regulasi yang mengatur pasar modal di Indonesia. Salah satu topik yang menarik perhatian adalah pembahasan mengenai legal standing investasi cryptocurrency, terutama terkait perlindungan investor, regulasi, serta tantangan edukasi bagi masyarakat luas. Diskusi ini memperkaya wawasan peserta tentang pentingnya kehati-hatian dan literasi regulasi sebelum terjun ke instrumen investasi berisiko tinggi.
Melalui kegiatan ini, mahasiswi Ekonomi Islam UNIDA Gontor tidak hanya memperoleh pemahaman konseptual tentang pasar modal syariah, tetapi juga pengalaman empiris yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Komitmen UNIDA Gontor sebagai Universitas Islam Terbaik tercermin dari upaya berkelanjutan dalam mengintegrasikan teori dan praktik, sehingga lulusan yang dihasilkan diharapkan memiliki kompetensi akademik, etika keislaman, dan kesiapan profesional yang seimbang.
Redaksi: Miftahul Huda
Editor : Ahmad Ma’ruf Muzaidin Arrosit






