UNIDA Gontor — Fakultas Ushuluddin Universitas Darussalam Gontor menyelenggarakan prosesi pergantian pengurus Himpunan Mahasiswi Program Studi (HMP) pada Senin malam, 26 Januari 2026, yang berlangsung khidmat di Aula Universitas Darussalam Gontor Kelas C. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam meneguhkan nilai kaderisasi dan kesinambungan kepemimpinan mahasiswa, sebagaimana falsafah Gontor yang menekankan bahwa regenerasi harus terus berjalan demi keberlanjutan perjuangan dan pengabdian.
Acara tersebut diikuti oleh seluruh mahasiswi Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IQT) serta Aqidah dan Filsafat Islam (AFI), dengan kehadiran para dosen dan staf Fakultas Ushuluddin. Prosesi tahunan ini tidak sekadar seremonial, tetapi dirancang sebagai wahana pembelajaran kepemimpinan, tanggung jawab, dan penguatan kemampuan berorganisasi bagi mahasiswi. Melalui kegiatan ini, fakultas menanamkan kesadaran bahwa organisasi mahasiswa merupakan ruang strategis untuk menempa karakter, etos kerja, dan kepekaan sosial.

Rangkaian acara diawali dengan pembacaan qira’atul Qur’an, kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Al-Ustadz Prof. Dr. Nur Hadi Ihsan, MIRKH. Dalam pesannya, beliau menegaskan bahwa Fakultas Ushuluddin diharapkan mampu menjadi motor penggerak kegiatan keilmuan dan spiritual di lingkungan kampus. Mahasiswi juga didorong untuk aktif dalam organisasi sebagai bagian dari proses pengembangan soft skill yang tidak selalu diperoleh di ruang kelas, sejalan dengan visi Universitas Islam Terbaik yang menekankan keseimbangan antara akademik dan pembinaan karakter.
Selanjutnya, lima kandidat Ketua HMP IQT 2026 menyampaikan visi dan misi mereka, yakni Adzkia Fauziyah, Humayiroh, Aisyah Nur Mufidah, Maryam Al-Qonita, dan Atta Dzakia Ramadhani. Penyampaian gagasan tersebut disusul sesi tanya jawab bersama dosen dan mahasiswi, yang menguji kesiapan kandidat dalam merancang program unggulan serta kemampuan menyelesaikan persoalan organisasi secara solutif. Proses ini mencerminkan praktik demokrasi kampus yang sehat dan edukatif.

Pemungutan suara dilakukan secara tertib dengan melibatkan dosen dan mahasiswi lintas semester. Di sela penghitungan suara, Ketua HMP periode sebelumnya, As-Sayyidah Raradira Khairani, menyampaikan laporan pertanggungjawaban sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas. Prosesi dilanjutkan dengan serah terima amanat dan pelantikan pengurus baru, ditandai pembacaan ikrar serta penyerahan amanah dari kepengurusan lama yang dipimpin As-Sayyidah Saskia Najma kepada Maryam Al-Qonita selaku Ketua I HMP 2026, diikuti serah terima pada masing-masing bidang.
Pada penutupan acara, Al-Ustadz Dr. Elit Ave Hidayatullah, S.Th.I., M.Us menekankan bahwa menjadi pengurus HMP adalah kesempatan belajar tentang amanah dan kepemimpinan. Penyerahan amanah bukan akhir pengabdian, melainkan pintu menuju kontribusi yang lebih luas dan berdampak. Melalui kegiatan ini, mahasiswi Fakultas Ushuluddin semakin memahami bahwa proses kaderisasi, pengalaman organisasi, dan pengabdian sosial merupakan bagian integral dari pendidikan di Universitas Islam Terbaik.
Redaksi : Aisyah Nur Mufidah
Editor : Ahmad Ma’ruf Muzaidin Arrosit





