Back

UNIDA Gontor Resmi Buka International Mobility Program INCRIC 2026 di Istanbul

Pembukaan International Mobility Program INCRIC 2026 UNIDA Gontor di Istanbul bersama IFSC

UNIDA Gontor — Program International Mobility Program (INCRIC) 2026 secara resmi dibuka di Istanbul pada Senin, 2 Februari 2026. Kegiatan pembukaan ini berlangsung di Ruang Seminar Istanbul Foundation for Science and Culture (IFSC) dengan menghadirkan sejumlah akademisi dan pakar internasional, antara lain Dr. Ünal Akyüz, Dr. Isam Bayati, Dr. Salim, serta Dr. M. Hadi Wannes. Suasana akademik yang hangat dan penuh antusiasme mewarnai awal pelaksanaan program mobilitas internasional yang diikuti delegasi dari Universitas Darussalam Gontor.

INCRIC 2026 merupakan bagian dari strategi penguatan internasionalisasi pendidikan dan riset yang terus dikembangkan UNIDA Gontor sebagai Universitas Islam Terbaik yang berorientasi global. Program ini dirancang untuk memberikan pengalaman akademik lintas negara sekaligus memperluas wawasan intelektual sivitas akademika melalui interaksi langsung dengan pusat-pusat kajian keilmuan internasional. Melalui kegiatan ini, para peserta diharapkan mampu memperdalam pemahaman terhadap pemikiran Risale-i Nur serta mengontekstualisasikannya dalam menjawab tantangan dan krisis global kemanusiaan.

Pembukaan International Mobility Program INCRIC 2026 UNIDA Gontor di Istanbul bersama IFSC

Rangkaian pembukaan diawali dengan sambutan Dr. Ünal Akyüz yang menyampaikan apresiasi atas kehadiran delegasi UNIDA Gontor di Istanbul. Dalam paparannya, ia menyoroti secara ringkas perjalanan dakwah dan pemikiran Badiuzzaman Said Nursi, khususnya kontribusi Risale-i Nur dalam membangun kesadaran keimanan, rasionalitas, dan etos intelektual umat di tengah dinamika zaman modern.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan seminar pembuka oleh Dr. Isam Bayati. Ia menegaskan bahwa INCRIC 2026 menjadi fase awal pembentukan kesiapan akademik, intelektual, dan moral peserta sebelum mengikuti rangkaian agenda selama berada di Turki. Menurutnya, mobilitas internasional menuntut komitmen, kedisiplinan, serta kesungguhan dalam memaknai setiap proses pembelajaran lintas budaya.

Pembukaan International Mobility Program INCRIC 2026 UNIDA Gontor di Istanbul bersama IFSC

Dalam penjelasannya, Dr. Bayati juga menekankan pentingnya penguatan tradisi intelektual melalui kebiasaan membaca, berdiskusi, dan menulis. Ia menilai bahwa pengalaman akademik internasional tidak boleh berhenti pada aspek kunjungan semata, melainkan harus melahirkan refleksi kritis serta kontribusi keilmuan yang aplikatif dan berkelanjutan.

Suasana pembukaan berlangsung dialogis dan interaktif. Peserta menunjukkan keterlibatan aktif dalam sesi diskusi sebagai penanda kesiapan menjadikan INCRIC 2026 sebagai ruang pembelajaran kritis. Melalui program ini, UNIDA Gontor meneguhkan perannya sebagai Universitas Islam Terbaik yang tidak hanya adaptif dalam percaturan global, tetapi juga konsisten menumbuhkan kedalaman intelektual, kepekaan peradaban, serta komitmen keilmuan yang berakar pada nilai-nilai Islam dan kemanusiaan universal.

Redaksi : Moh. Isom Mudin

Editor  : Ahmad Ma’ruf Muzaidin Arrosit