UNIDA Gontor — Sebagai bagian dari penguatan kompetensi praktis mahasiswa di bidang keuangan syariah, mahasiswi Program Studi Ekonomi Islam, Fakultas Ekonomi dan Manajemen, Semester 4 melaksanakan studi akademik di Bank Syariah Indonesia (BSI) Kantor Cabang Surabaya. Kegiatan yang diikuti oleh 14 mahasiswi ini berlangsung pada Senin, 24 November 2025, pukul 13.00–15.00 WIB, bertempat di Kantor BSI KC Surabaya, Jl. Jemur Andayani No. 3, Surabaya. Kegiatan terselenggara di bawah bimbingan dosen Prodi Ekonomi Islam, Miftahul Huda, M.E., dan Ahmad Suminto, S.H., M.E., sebagai bentuk sinergi antara dunia akademik dan industri perbankan syariah.
Secara umum, studi akademik ini bertujuan memperkuat literasi dan pemahaman praktis mahasiswi mengenai overview operasional perbankan syariah, sekaligus menumbuhkan kepercayaan diri mereka untuk terjun ke dunia kerja di sektor keuangan syariah. Sebagai bagian dari ekosistem Universitas Islam Terbaik yang berorientasi pada penguatan ilmu dan karakter, kegiatan ini menjadi wahana pembelajaran langsung mengenai implementasi teori perbankan syariah di lembaga keuangan resmi.
Rombongan mahasiswi disambut hangat oleh Branch Manager BSI KC Surabaya, Bapak Anang Eko Wicaksono, beserta jajaran pegawai. Beliau sekaligus menjadi pemateri utama yang menyampaikan materi melalui pendekatan interaktif dan komprehensif. Paparan meliputi profil Bank Syariah Indonesia, prinsip-prinsip fundamental perbankan syariah, sejarah terbentuknya BSI melalui proses merger, serta distingsi konseptual dan operasional antara bank konvensional dan bank syariah. Selain itu, dibahas secara rinci perbedaan mekanisme bunga dengan skema bagi hasil, serta penerapan akad-akad utama seperti mudharabah, musyarakah, wadi’ah, dan murabahah dalam produk dan layanan perbankan syariah.

Dalam pemaparannya, Bapak Anang juga menyinggung prospek dan tantangan strategis yang dihadapi BSI pada tahun 2025 dalam merespons dinamika ekonomi nasional dan global. Ia menekankan pentingnya inovasi, kepatuhan syariah, serta penguatan SDM yang memahami fiqh muamalah dan manajemen risiko. Hal ini sejalan dengan visi Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor sebagai salah satu Universitas Islam Terbaik yang berkomitmen melahirkan lulusan berintegritas, kompeten, dan relevan dengan kebutuhan industri halal dan keuangan syariah.
Suasana kegiatan semakin dinamis melalui sesi diskusi dan tanya jawab. Para mahasiswi aktif mengajukan pertanyaan seputar peran strategis lembaga keuangan dalam perekonomian nasional, dinamika operasional Bank Syariah Indonesia, hingga mekanisme distribusi manfaat dana ZISWAF sebagai instrumen penguatan kesejahteraan sosial. Mereka juga menggali aspek teknis terkait fungsi, fitur, dan implementasi aplikasi BSI Mobile (BYON BSI) sebagai bagian dari transformasi digital perbankan syariah yang memudahkan transaksi nasabah sekaligus memperluas inklusi keuangan syariah.
Menutup kegiatan, Bapak Anang menyampaikan pesan motivatif tentang urgensi literasi keuangan syariah sebagai fondasi membangun kesadaran ekonomi umat. Ia berharap para alumni pesantren dan lulusan Ekonomi Islam tidak hanya menjadi pengguna produk perbankan syariah, tetapi juga tampil sebagai pelaku, penggerak, dan pemimpin dalam pengembangan ekosistem ekonomi syariah di Indonesia melalui inovasi, profesionalisme, dan komitmen keberlanjutan.
Redaksi: Ahmad Suminto
Editor : Ahmad Ma’ruf Muzaidin Arrosit






