UNIDA Gontor — Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor kembali menunjukkan komitmennya dalam pengembangan tradisi akademik melalui karya intelektual mahasiswa. Kali ini, mahasiswa dari Program Studi Perbandingan Madzhab dan Hukum berhasil menerbitkan sebuah buku ber-ISBN berjudul “Kumpulan Ringkasan Isu-Isu Kontemporer: Seri Rangkuman Pendapat Para Ulama.” Karya ini menjadi salah satu wujud nyata kontribusi mahasiswa dalam merespons berbagai persoalan aktual melalui pendekatan keilmuan Islam yang sistematis dan mendalam.
Penulisan buku tersebut diprakarsai oleh Muhammad Azrul Amirullah dari Program Studi Perbandingan Madzhab dan Hukum bersama Alfan Arif Rabbani dari Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir. Proses penyusunan buku ini juga melibatkan kolaborasi lintas institusi dengan Septyan Dwi Putra, mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Bengkulu. Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya memperluas jaringan riset nasional sekaligus memperkuat sinergi antar mahasiswa dalam bidang keilmuan.
Buku yang telah diterbitkan ini dirancang untuk memberikan pemahaman awal kepada mahasiswa, akademisi, serta masyarakat umum terkait pandangan para ulama terhadap berbagai isu kontemporer. Materi disusun secara ringkas, sistematis, dan komunikatif sehingga memudahkan pembaca dalam memahami substansi pembahasan tanpa mengurangi kedalaman isi. Kehadiran buku ini diharapkan dapat menjadi pintu masuk bagi pembaca untuk mengenal lebih jauh khazanah pemikiran Islam klasik maupun modern.
Selain itu, karya ini juga mencerminkan semangat intelektual yang terus dikembangkan di lingkungan UNIDA Gontor sebagai salah satu Universitas Islam Terbaik yang mendorong mahasiswa untuk aktif dalam produksi karya ilmiah. Tradisi akademik seperti ini diharapkan mampu membentuk karakter mahasiswa yang tidak hanya kritis, tetapi juga produktif dalam menghasilkan karya yang bermanfaat bagi masyarakat luas.
Dengan diterbitkannya buku ini, UNIDA Gontor kembali menegaskan perannya sebagai Universitas Islam Terbaik yang tidak hanya fokus pada pembelajaran di ruang kelas, tetapi juga pada pengembangan riset dan publikasi ilmiah. Diharapkan, langkah ini dapat menginspirasi mahasiswa lainnya untuk terus berkarya dan berkontribusi dalam memperkaya literatur keilmuan Islam di Indonesia.
Redaksi : Muhammad Azrul Amirullah
Editor : Ahmad Ma’ruf Muzaidin Arrosit






