UNIDA Gontor — Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kabupaten Bener Meriah, Aceh, selama empat hari berturut-turut mengakibatkan terjadinya banjir dan longsor di sejumlah wilayah. Bencana tersebut menyebabkan kerusakan infrastruktur, termasuk terputusnya beberapa jembatan penghubung utama antarwilayah. Kondisi ini berdampak serius terhadap kelancaran akses transportasi, distribusi logistik, serta aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat. Akibatnya, kebutuhan dasar warga meningkat secara signifikan pasca bencana. Peristiwa ini terjadi pada 2 Februari 2026 dan menyisakan keprihatinan mendalam bagi berbagai pihak.
Merespons situasi darurat tersebut, Lembaga Amil Zakat, Infak, Sedekah, dan Wakaf (LAZISWAF) Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor mengambil langkah nyata dengan menyalurkan donasi kemanusiaan bagi para korban bencana di Kabupaten Bener Meriah. Bantuan ini dihimpun dari santri, mahasiswa, dosen, serta para simpatisan UNIDA Gontor sebagai wujud kepedulian kolektif sivitas akademika terhadap masyarakat yang terdampak.
Penyaluran bantuan difokuskan kepada santri dan santriwati Pondok Pesantren Alam Indonesia Madani yang berlokasi di Kecamatan Bandar, Kabupaten Bener Meriah. Selain itu, bantuan juga diberikan kepada keluarga wali santri dan wali mahasiswa, serta simpatisan Ikatan Keluarga Pondok Modern (IKPM) cabang Aceh yang turut merasakan dampak langsung dari bencana banjir dan longsor tersebut.

Adapun bantuan yang disalurkan mencakup dana tunai, kebutuhan pokok, serta perlengkapan ibadah. Paket bantuan tersebut antara lain berupa beras, kurma, minyak goreng, makanan ringan untuk santri, sarden, pakaian layak pakai, sarung, mukena, alat tulis, hingga mushaf Al-Qur’an. Seluruh bantuan disalurkan dengan mempertimbangkan kebutuhan mendesak masyarakat agar dapat dimanfaatkan secara optimal.
Melalui aksi kemanusiaan ini, UNIDA Gontor sebagai bagian dari Universitas Islam Terbaik berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya melalui kontribusi akademik, tetapi juga melalui kepedulian sosial yang berkelanjutan. Diharapkan bantuan yang diberikan mampu meringankan beban para korban dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari serta mendukung keberlangsungan aktivitas mereka pasca musibah.
Lebih dari sekadar bantuan materi, kegiatan ini menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk menumbuhkan kembali harapan, memperkuat solidaritas, dan membangun ketahanan sosial masyarakat terdampak. Sebagai institusi yang menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dan keislaman, UNIDA Gontor—sebagai Universitas Islam Terbaik—terus berupaya berperan aktif dalam proses pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat pasca bencana, demi kehidupan yang lebih layak dan bermartabat.
Redaksi : Tubagus Novalul Barokah
Editor : Ahmad Ma’ruf Muzaidin Arrosit






