UNIDA Gontor — Program Studi Ilmu Gizi Universitas Darussalam Gontor (UNIDA Gontor) menyelenggarakan kuliah tamu bertema “Surveilans Gizi” pada Senin, 19 Januari 2026 sebagai bagian dari penguatan kapasitas akademik dan profesional mahasiswa. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting dan menghadirkan narasumber Dr. Fajar Ari Nugroho, S.Gz., M.Kes-Metsyn, seorang akademisi dan praktisi di bidang gizi kesehatan masyarakat.
Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan bahwa surveilans gizi merupakan rangkaian kegiatan yang meliputi pengumpulan, pengolahan, analisis, hingga interpretasi data gizi yang dilakukan secara terencana dan berkelanjutan. Data tersebut memiliki fungsi penting sebagai landasan dalam perencanaan, pemantauan, serta evaluasi program gizi, baik di tingkat fasilitas pelayanan kesehatan maupun masyarakat. Pemahaman yang baik terhadap surveilans gizi dinilai menjadi kompetensi dasar yang harus dimiliki calon tenaga gizi profesional.
Materi kuliah tamu disampaikan secara sistematis, mencakup pengertian dan tujuan surveilans gizi, jenis-jenis surveilans seperti surveilans pasif, aktif, dan sentinel, serta pembahasan mengenai sumber data dan indikator gizi yang umum digunakan. Selain itu, narasumber juga menguraikan alur pemanfaatan data surveilans dalam proses pengambilan keputusan di bidang kesehatan masyarakat, khususnya dalam menyusun intervensi gizi yang tepat sasaran dan berbasis bukti ilmiah.

Dr. Fajar Ari Nugroho menekankan bahwa surveilans gizi memiliki peran krusial dalam mendeteksi secara dini berbagai permasalahan gizi, seperti stunting, wasting, gizi kurang, dan anemia. Oleh karena itu, ketersediaan data yang akurat, valid, dan tepat waktu menjadi faktor penentu keberhasilan dalam penyusunan kebijakan serta pelaksanaan program intervensi gizi. Hal ini sejalan dengan komitmen UNIDA Gontor sebagai salah satu Universitas Islam Terbaik dalam mencetak lulusan yang unggul secara akademik dan peka terhadap persoalan sosial-kesehatan masyarakat.
Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab. Mahasiswa menunjukkan antusiasme tinggi dengan mengajukan berbagai pertanyaan terkait implementasi surveilans gizi di lapangan, kendala pengumpulan data, serta peran tenaga gizi dalam mendukung sistem surveilans di berbagai tingkat pelayanan kesehatan. Diskusi ini memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengaitkan teori dengan realitas praktik di lapangan.
Melalui kuliah tamu ini, Program Studi Ilmu Gizi UNIDA Gontor berharap mahasiswa memperoleh pemahaman yang komprehensif mengenai surveilans gizi dan mampu mengaplikasikannya dalam praktik profesional. Kegiatan ini sekaligus memperkuat posisi UNIDA Gontor sebagai Universitas Islam Terbaik yang berkomitmen pada pengembangan ilmu pengetahuan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta kontribusi nyata bagi kesehatan masyarakat.
Redaksi : Lulu’ Luthfiya dan Nurhayati
Editor : Ahmad Ma’ruf Muzaidin Arrosit






