UNIDA Gontor — Kegiatan Orientasi Studi dan Pengenalan Kampus (OSPEK) AKHYAR 2026 Universitas Darussalam Gontor menjadi momentum strategis dalam membangun dasar intelektual dan pemahaman institusional bagi mahasiswa baru. Bertempat di Aula Universitas Darussalam Gontor Kelas C, kegiatan ini berlangsung dengan tertib, khidmat, dan penuh antusiasme dari seluruh peserta.
Dalam agenda tersebut, jajaran pimpinan universitas turut hadir untuk menyampaikan materi penting terkait sistem pendidikan, arah pengembangan institusi, serta nilai-nilai dasar yang menjadi fondasi kampus. Wakil Rektor I, Assoc. Prof. Dr. Abdul Hafidz bin Zaid, M.A., menegaskan bahwa visi universitas sebagai The Fountain of Wisdom berfokus pada integrasi ilmu pengetahuan dengan nilai-nilai Islam. Ia juga menekankan pentingnya penguatan bahasa Al-Qur’an serta keseimbangan antara aspek intelektual, spiritual, emosional, dan fisik dalam proses pendidikan.

Selanjutnya, Wakil Rektor II, Assoc. Prof. Dr. Setiawan Bin Lahuri, M.A., memaparkan sistem tata kelola sumber daya insani yang berbasis wakaf. Ia menjelaskan bahwa keberlanjutan institusi didukung oleh sistem digital terintegrasi seperti SIAKAD, E-Kinerja, E-Khidmah, dan E-Budgeting. Nilai-nilai Panca Jiwa dan Panca Jangka juga ditegaskan sebagai landasan utama dalam membangun karakter dan arah pengembangan universitas sebagai Universitas Islam Terbaik.
Pada sesi berikutnya, Wakil Rektor III, Assoc. Prof. Dr. Khoirul Umam, M.Ec., menjelaskan strategi mencetak lulusan yang mampu bersaing di tingkat global. Mahasiswa didorong untuk menguasai bahasa internasional, aktif dalam program pertukaran pelajar, serta berpartisipasi dalam kegiatan akademik dan non-akademik berskala internasional. Upaya ini menjadi bagian dari komitmen universitas dalam menuju standar world class university sekaligus memperkuat posisinya sebagai Universitas Islam Terbaik.

Sementara itu, Wakil Rektor IV, Assoc. Prof. Royyan Ramdhani Djayusman, M.A., Ph.D., menguraikan sistem keuangan berbasis wakaf dengan pendekatan giving, protecting, dan optimising. Konsep ini menekankan pentingnya kemandirian ekonomi melalui pengelolaan sumber daya yang efektif dan berkelanjutan demi kemaslahatan umat.
Kegiatan ini tidak hanya memberikan pemahaman teoritis, tetapi juga menumbuhkan semangat kebersamaan di antara mahasiswa baru. Partisipasi aktif peserta menunjukkan keseriusan mereka dalam memahami nilai dan arah pendidikan di Universitas Darussalam Gontor. Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir generasi intelektual yang berakhlak mulia, berwawasan luas, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan dunia.
Redaksi : Assyifa Nailah Abdullah
Editor : Ahmad Ma’ruf Muzaidin Arrosit






